KARIMUN (gokepri.com) – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Teluk Singkil mulai melakukan pelayaran dari Pelabuhan Parit Rempak, Karimun ke Pelabuhan Tanjung Mengkapan, Buton, Riau pada Sabtu, 29 Maret 2025 dini hari.
KMP Teluk Singkil mulai berlayar dari Buton sejak Kamis, 27 Maret 2025 sekitar pukul 20.00 WIB dan sampai di Karimun Jumat pada pukul 08.00 WIB, kapal tersebut melanjutkan pelayaran ke Telaga Punggur, Batam.
Dari Batam, KMP Teluk Singkil balik lagi ke Karimun mulai pukul 20.00 WIB dengan estimasi waktu sampai ke Karimun sekitar pukul 03.00 WIB.
Selang satu jam melakukan muatan kendaraan, KMP Teluk Singkil kembali melanjutkan pelayaran ke Buton sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.
Pelayaran dari Karimun ke Buton merupakan lintasan pertama yang dilakukan KMP Teluk Singkil. Biasanya, jalur perlintasan tersebut menggunakan KMP Tandemand.
Namun, kapal tersebut masih docking di PT Karimun Marine Shipyard (KMS) akibat insiden kebakaran yang terjadi pada 24 Oktober 2024 silam.
“Ini merupakan lintasan pertama yang dilakukan KMP Teluk Singkil dari Karimun ke Buton,” ujar Supervisi Lintasan ASDP Tanjungbalai Karimun, Barlias Huseri, Jumat 28 Maret 2025 malam.
Keterangan tersebut disampaikan Huseri didampingi Kepala Bidang Angkutan Pelayaran Dinas Perhubungan Karimun, Daud Syafrial Octorio.
Huseri mengatakan, untuk keberangkatan pertama ini KMP Teluk Singkil mengangkut 25 unit mobil pribadi dan 32 sepeda motor.
“Di pelabuhan Roro Parit Rempak sudah standby 35 unit mobil pribadi dan 7 mobil lori. Namun, yang bisa diangkut hanya 25 unit mobil saja, sementara yang sisanya 10 unit mobil lagi akan diangkut pada trip kedua bersamaan dengan 7 unit lori,” jelasnya.
Sementara, untuk jumlah penumpang perorangan belum diketahui secara pasti, karena data penumpang akan diketahui beberapa saat sebelum keberangkatan.
Huseri menyebut, estimasi pelayaran KMP Teluk Singkil dari Karimun ke Buton sekitar 12 jam. Diperkirakan kapal tersebut akan sampai di Buton pada pukul 16.00 WIB.
Penulis: Ilfitra









