BATAM (gokepri.com) – Sejumlah warga Batam memanfaatkan libur tahun baru dengan mengunjungi pantai-pantai indah yang ada di Batam. Pantauan Gokepri.com, ribuan pengunjung terlihat memadati berbagai destinasi wisata pantai seperti Pantai Nongsa, Pantai Melayu dan pantai-pantai di kawasan Rempang, Galang.
Suasana di kawasan pantai tampak ramai dengan pengunjung yang datang bersama keluarga, teman, hingga pasangan. Banyak di antara mereka yang menikmati udara segar dan keindahan pemandangan laut, ada yang berenang, bermain pasir, serta menikmati hidangan laut khas Batam.
“Libur tahun baru kali ini saya dan keluarga memilih pantai sebagai tempat untuk bersantai,” kata Atika salah satu pengunjung pantai Elyora yang berada di ujung Jembatan Raja Kecik atau Jembatan 6 Batam, Rabu (1/1/2025).
Baca Juga: Empat Pantai Jadi Lokasi Gowes Wisata Batam
Menurut Atika, liburan ke pantai adalah pilihan yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Alasannya, kata dia, biaya yang murah.
“Bisa masak sendiri dari rumah. Sampai di pantai makan-makan sama keluarga. Bisa lebih hemat. Paling bayar uang masuk aja,” jelas dia.
Disinggung soal kawasan Rempang – Galang sedang dilanda ketegangan akibat konflik antara warga dan pihak berwenang terkait proyek pengembangan, ia mengaku, tetap memilih untuk menghabiskan waktu liburan tahun baru di pantai-pantai sekitar.
“Tahu sih lagi ada konflik. Tapi sepertinya aman ya, soalnya sudah biasa ke sini,” kata dia.
Kata dia, pihak pengelola juga terus meningkatkan pengawasan di kawasan tersebut untuk memastikan kenyamanan pengunjung. Meskipun konflik terjadi di sebagian area, pengelola wisata dan petugas setempat mengonfirmasi bahwa destinasi wisata pantai tetap aman untuk dikunjungi.
“Kami tahu ada konflik di sekitar Rempang, tetapi situasi di pantai tetap kondusif dan jauh dari keributan,” kata dia.

Sementara itu, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Batam optimis kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) akan meningkatkan di akhir tahun 2024.
“Melihat data kunjungan hingga Oktober yang ada di angka 1 juta, yakin dan optimis target wisman 1,5 juta tercapai,” ujar Ardi belum lama ini.
Menurut Ardi, keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan daya tarik wisata Batam. Lokasi strategis Batam yang dekat dengan Singapura dan Malaysia menjadi salah satu keunggulan utama.
Ditambah lagi, kebijakan Visa on Arrival (VOA) memberikan kemudahan bagi wisatawan dari negara-negara seperti Jepang, India, China, dan Korea Selatan untuk mengunjungi Batam.
“Kami terus mendorong kelonggaran akses bagi wisatawan dari pasar-pasar potensial ini. Dengan koordinasi bersama pemerintah pusat, diharapkan semakin banyak negara yang dapat menikmati kemudahan masuk ke Batam,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









