350 Kapling Rumah di Tanjung Banun Rampung Akhir November

Rempang eco city
Hunian sementara yang disiapkan BP Batam di Tanjung Banon, Batam, menjadi tempat tinggal baru bagi warga Rempang terdampak proyek Rempang Eco-City. Foto: BP Batam

BATAM (gokepri) – Pemerintah menargetkan penyiapan lahan untuk 350 kapling rumah di Kawasan Permukiman Tanjung Banun, Batam, rampung pada akhir November 2025. Kawasan ini disiapkan sebagai lokasi relokasi bagi warga terdampak proyek Rempang Eco City.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dewi Chomistriana, mengatakan pembangunan dilakukan dalam bentuk pematangan lahan dan penyediaan fasilitas dasar. “Insya Allah selesai di akhir November untuk 350 kapling rumah. Kami menyiapkan lahan dan infrastruktur dasar,” ujarnya di Bekasi, Senin, 27 Oktober 2025.

Dewi menjelaskan, pembangunan rumah di atas lahan tersebut akan dilakukan oleh Kementerian Transmigrasi, yang kini mulai membangun rumah tipe 45 lengkap dengan jaringan utilitas. Sementara Kementerian PUPR menyiapkan infrastruktur dasar seluas 36,77 hektar, mencakup jalan lingkungan, drainase, jaringan air bersih, sanitasi, penerangan jalan umum, ruang publik, serta puskesmas pembantu.

HBRL

Nilai pembangunan kawasan ini mencapai Rp164,78 miliar melalui anggaran Direktorat Jenderal Cipta Karya. Selain menyiapkan lahan dan infrastruktur, kementerian juga membangun fasilitas umum seperti ruang terbuka hijau dan akses layanan kesehatan.

Proyek Tanjung Banun termasuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digarap secara kolaboratif oleh Kementerian PUPR, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Transmigrasi, serta Badan Pengusahaan (BP) Batam. Kawasan ini dirancang sebagai permukiman baru yang terintegrasi dan produktif, dengan memanfaatkan lahan bekas perkebunan, tambak, dan peternakan di sekitar Kampung Melayu Tanjung Banun dan Kuala Buluh.

Pemerintah berharap pembangunan ini dapat mempercepat proses relokasi warga Rempang sekaligus memperkuat infrastruktur dasar di kawasan pesisir. “Kami menyiapkan fondasi awal agar warga dapat segera menempati rumah dengan fasilitas dasar yang memadai,” kata Dewi. ANTARA

Baca Juga: Tanjung Banon Jadi Model Desa Mandiri Impian Presiden Prabowo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait