303 Pelanggan Air Bersih Alami Lonjakan Tagihan

sutedi
Direktur PT Moya Indonesia, Sutedi Raharjo saat memaparkan terkait lonjakan tagian air pelanggan. (FOTO/gokepri.com/ard)

Batam (gokepri.com) – PT Moya Indonesia mencatat ada sekitar 303 pelanggan air bersih di Batam yang mengalami kenaikan tagihan pada Januari 2021.

Direktur PT Moya Indonesia, Sutedi Raharjo mengatakan ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan melonjaknya tagihan air pelanggan.

“Selain jumlah pemakaian yang tinggi, faktor lainnya juga mungkin ada kebocoran pada pipa dalam rumah pelanggan,” kata Sutedi di BP Batam, Kamis (7/1/2021).

Dijelaskan Sutedi sistem pencatatan meteran air saat ini sudah menggunakan foto meteran. Artinya, jumlah pemakaian yang ditagihkan kepada pelanggan berdasarkan angka yang ada di dalam meteran air pelanggan.

Kecuali, jika petugas pencatat meter air tidak bisa masuk atau tidak dapat akses untuk melakukan pencatatan dan foto meteran air pelanggan. Karena disebabkan pintu pagar terkunci atau hal lainnya.

“Karena itu kita selalu ingatkan kepada pelanggan untuk memberikan kemudahan bagi petugas,” katanya.

Terkait banyaknya keluhan dari pelanggan yang mengalami lonjakan tagihan, pihaknya mengimbau agar melaporkan ke kantor SPAM Batam. Agar nantinya pihaknya bisa melakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Kebocoran setelah meteran adalah tanggung jawab pelanggan, tapi kami akan tetap turunkan petugas untuk mengecek langsung,” katanya.

Sementara disinggung apakah kemungkinan akan ada keringanan bayar, Sutedi mengaku tidak memiliki kewenangan untuk itu. Pasalnya tagihan air pelanggan sudah tercatat sebagai penghasilan negara bukan pajak (PNBP).

“Sepanjang tidak ada kesalahan dari pihak kami, maka kita tidak bisa untuk mengurangi tagihan pelanggan,” jelasnya .

Namun, PT Moya Indonesia akan tetap memberikan solusi terbaik. Salah satu yang memungkinkan adalah dengan pembayaran mencicil, hanya saja tentu menunggu atas persetujuan BP Batam.

“Tapi pasti tidak semua akan diberikan keringanan mencicil, mungkin yang hanya naiknya ratusan ribu atau yang satu jutaan,” katanya.

Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam Binsar Tambunan mengatakan ada banyak faktor yang menyebabkan naiknya tagihan air bersih sejumlah pelanggan di Batam. Biasanya yang sering terjadi adalah karena adanya kebocoran di dalam rumah.

“Untuk melihat bocor atau tidak, pelanggan bisa cek sediri. Caranya matikan seluruh kran air, kalau masih mutar meteran airnya berarti ada yang bocor,” kata Binsar.

(ARD)

BAGIKAN