104 Prajurit TNI AU Lanud Hang Nadim Jalani Tes Urine Dadakan

Lanud Hang Nadim
TNI AU Pangkalan Udara Hang Nadim, Batam, menggelar tes urine mendadak, Kamis 22 Februari 2024. Foto: Dok. Lanud Hang Nadim

Batam (gokepri) – Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Danlanud) Hang Nadim, Letkol Pnb Sony Aji Pramono, S.T., M.I.Pol., menggelar tes urine mendadak kepada seluruh prajurit TNI AU di Lanud Hang Nadim, Batam, pada Kamis (22/2/2024).

Tes ini dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI AU dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal.

“Pemeriksaan ini kami laksanakan sebelum sosialisasi bahaya narkoba oleh Tim Satgas Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) TNI AU. Ini merupakan langkah antisipasi dini terhadap peredaran narkoba di lingkungan Lanud Hang Nadim,” jelas Sony, yang merupakan lulusan AAU tahun 2003.

Baca Juga: PWI Kepri Silaturahmi ke Lanud Hang Nadim Batam

Sebanyak 104 prajurit, mulai dari perwira, bintara, hingga tamtama, mengikuti tes urine yang berlangsung di Mako Lanud Hang Nadim, Nongsa, Batam. Sony menegaskan tes ini merupakan bentuk komitmen TNI AU dalam menjaga kebersihan dan profesionalisme prajurit.

“Harapannya, dengan tes urine ini, para prajurit menjadi lebih mawas diri dan menjauhi segala bentuk narkoba. TNI AU tidak mentoleransi personel yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Bila terbukti, mereka akan diproses dan dipecat sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Kegiatan tes urine ini diiringi dengan sosialisasi bahaya narkoba yang disampaikan oleh Tim Satgas P4GN TNI AU. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan mendalam tentang narkotika dan akibat yang ditimbulkannya dari aspek hukum, kesehatan, dan mental.

Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Udara (Danpuspomau), Marsma TNI Pipik Krispiarto, selaku Komandan Satgas P4GN TNI AU, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kolonel POM Tatiet Rozadi, CTMP., menegaskan peredaran dan penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu permasalahan nasional yang serius dan dapat merusak moral bangsa.

“Oleh karena itu, TNI AU berkomitmen untuk memerangi narkoba di lingkungan internal. Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para prajurit dan PNS TNI AU tentang bahaya narkoba dan mendorong mereka untuk menjauhinya,” kata Pipik.

Berdasarkan data dari Satuan POM Lanud Hang Nadim Batam, pada tahun 2023, berhasil digagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu lebih dari 6.000 gram yang diselundupkan melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Data dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2023, BNNP Kepri berhasil menyita narkoba seberat 93.466,96 gram sabu.

Tingginya peredaran narkoba di Kepri menjadi alasan penting bagi TNI AU untuk terus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan internal. Upaya ini diharapkan dapat membantu mewujudkan lingkungan TNI AU yang bersih dan profesional, serta bebas dari narkoba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BAGIKAN