Batam (gokepri.com) – Esports Indonesia kian dilirik investor internasional karena cuannya berlipat ganda. Salah satunya tim Esports yang berbasis di Jakarta, EVOS Esports.
Dilansir Reuters Sabtu (17/10/2020), tahun ini EVOS memperoleh suntikan dana USD12 juta untuk putaran pendanaan Seri B, yang dipimpin Korea Investment Partners dan Insignia Ventures Partners. Keduanya menggandeng mitra investasi baru di Mirae Asset Ventures, Woowa Brothers dan Indogen Capital.
Esports yang didirkan Ivan Yeo ini di bawah perusahaan induk Attention Holdings Pte Ltd. Mereka mengklaim sudah menjadi merek Esports terbesar keenam dunia dan nomor satu di Asia Tenggara.

EVOS Esports, sebelumnya dikenal sebagai Zero Latitude, saat ini memiliki tim di Counter-Strike: Global Offensive, Dota 2, FIFA, dan League of Legends. Berbasis di Jakarta, Indonesia.
Kurang dari setahun yang lalu, EVOS Esports memiliki putaran pembiayaan Seri A yang mengumpulkan USD4,4 juta.
Attention Holdings mengatakan pendapatannya dari streaming langsung meningkat dua kali lipat sejak awal 2020, seperti dilansir Reuters.
EVOS adalah sebuah organisasi esports multidivisi yang didirikan oleh Ivan Yeo pada Agustus 2016. EVOS berbasis di Jakarta, Indonesia. EVOS memiliki misi untuk membentuk tim-tim profesional di berbagai ranah kompetitif gaming , dan awalnya disponsori oleh Traveloka, Tokopedia, Lenovo, dan GO-JEK. (can)
Editor: Candra Gunawan
Sumber: Reuters
Baca Juga:









