KARIMUN (gokepri.com) – Bupati Karimun Iskandarsyah secara reguler mulai mendistribusikan kartu bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) jenjang Sekolah Dasar (SD).
Untuk tahap pertama, kartu PIP secara simbolis diserahkan di SDN 006 Karimun. Di sekolah yang dulunya disebut SD Inpres ini, Bupati Iskandarsyah menyerahkan 17 kartu PIP kepada siswa kurang mampu.
Bantuan PIP tersebut diserahkan satu kali semester dengan total bantuan sebesar Rp450 ribu per tahun. Artinya, satu kali semester siswa menerima bantuan sebesar Rp225 ribu.
Penyaluran bantuan dari pemerintah pusat ini terlaksana berkat kerja sama Pemerintah Kabupaten Karimun dengan Bank BRI Cabang Tanjungbalai Karimun.
Penyerahan bantuan kartu PIP tersebut didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun, Grandy Regel Tuerah bersama Plt Kepala SDN 006 Karimun, Hj Sri Hajar Kholifah.
Di hadapan siswa dan wali murid, Bupati Iskandarsyah menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah pusat atas keberlanjutan program bantuan ini.
Iskandarsyah mengatakan, pada penyaluran tahap I tahun 2026 ini, tercatat sebanyak 5.506 siswa-siswi di Kabupaten Karimun yang terakomodasi sebagai penerima bantuan PIP.
“Kami berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik mungkin sesuai dengan kebutuhan dan keperluan pendidikan anak,” ujar Iskandarsyah.
Dirinya menyebut sangat penting bagi orang tua untuk memastikan dana ini tepat sasaran dan jangan sampai disalahgunakan.
“Jangan seperti daerah lain, ada yang menggunakan bantuan ini oleh orang tua siswa untuk judol,” katanya.
Pelaksana tugas Kepala SDN 006 Karimun, Hj Sri Hajar Kholifah, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran langsung orang nomor satu di Karimun tersebut.
Di sela-sela kegembiraan penyaluran bantuan kartu PIP, ia juga menyampaikan kondisi infrastruktur sekolah yang memerlukan perhatian mendesak.
“Terima kasih atas kedatangannya, Pak. Beginilah kondisi sekolah kami yang sangat sederhana,” kata Sri.
Dirinya menyebut, ada beberapa ruang kelas yang bocor. Untuk itu, dia memohon dukungan Pemerintah Kabupaten agar SDN 006 Karimun bisa lebih layak dan nyaman untuk proses belajar mengajar.
Pernyataan Sri mendapat respons dari Bupati, dirinya kemudian meninjau sejumlah ruangan kelas termasuk perpustakaan dengan kondisi yang miris di belakang sekolah.
Penulis: Ilfitra









