Revitalisasi Dua Puskesmas Selesai, Pelayanan Kesehatan Harus Lebih Baik

UPT Puskesmas Baloi Permai
Gedung Baru UPT Puskesmas Baloi Permai. (FOTO/gokepri.com/ARD)

Batam (gokepri.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam meresmikan gedung baru Puskesmas Tanjungsengkuang, Batuampar dan Puskesmas Baloi Permai, Batam Center.

Revitalisasi dua puskesmas tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020, masing-masing anggaranya sekitar Rp7 miliar.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan dengan berdirinya gedung megah tersebut, harus diiringi pelayanan maksimal.

HBRL

Ia berpesan kepada dokter dan perawat dapat memberikan pelayanan prima sehingga masyarakat datang untuk berobat bisa sembuh dan puas.

“Satu persatu kita selesaikan, hal itu dilakukan tentu tidak lain untuk Batam menjadi lebih baik,” kata Rudi saat meresmikan UPT Puskesmas Baloi Permai, Senin (25/1/2021).

Rudi meminta baik UPT Puskesmas Tanjungsengkuang ataupun UPT Puskesmai Baloi Permai, untuk segera menata bagian parkir hingga taman dalam kurun waktu enam bulan ke depan.

Ia ingin pagar dibangun indah dan dilengkapi taman dan pohon agar keberadaan gedung dua tingkat itu makin enak dipandang.

“Enam bulan ke depan saya akan datang lagi, dan ingin melihat semuanya sudah tertata rapi dan hijau,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan untuk Puskesmas Tanjungsengkuang direvitalisasi menjadi dua lantai.

Ia mengaku, revitalisasi gedung tersebut menyesuaikan fasilitas dan perlengkapan yang sudah bagus.

“Selama ini pelayanan dan fasilitas kesehatan sudah memadai sehingga gedung pun harus menyesuaikan agar lebih sempurna,” ujarnya.

Untuk anggaran, pembangunan Puskesmas Tanjungsengkuang bersumber DAK Rp7 miliar lebih. Ia mengaku, dengan gedung sebesar itu sudah memenuhi pelayanan bagi masyarakat di sekitar yang berkisaran 80 ribu warga.

“Saat ini Puskesmas Tanjungsengkuang dilayani 12 dokter dan itu sudah sangat memadai,” katanya.

Sementara untuk Puskesmas Baloi Permai mengacu pada prototype dari Kemenkes. Sehingga memang desainnya berbeda jika dibandingkan dengan Puskesmas yang ada di Tanjungsengkuang.

“UPT Puskesmas Baloi Permai ini relokasi, karena gedung yang lama tidak representatif untuk dikembangkan,” katanya.

(ard)

Pos terkait