PTM Digelar di SMAN 14 Batam Terapkan Prokes Ketat

Tim Prokes SMAN 14 Batam mengecek kelengkapan prokes saat siswa sedang mengikuti pembelajaran tatap muka di dalam kelas, Rabu (13/10). Penerapan prokes di sekolah ini cukup ketat./f_gokepri.com
Tim Prokes SMAN 14 Batam mengecek kelengkapan prokes saat siswa sedang mengikuti pembelajaran tatap muka di dalam kelas, Rabu (13/10). Penerapan prokes di sekolah ini cukup ketat./f_gokepri.com

Batam (gokepri.com) – Pembelajaran tatap muka (PTM) digelar SMAN 14 Batam dimulai sejak 1 Oktober lalu, berjalan lancar. Pelaksanaan PTM di sekolah ini menerapkan disiplin protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. Bahkan Tim Satgas Prokes sekolah setiap hari rutin mengecek kelengkapan prokes siswa dan guru saat pembelajaran berlangsung.

Untuk pelaksanaan PTM diterapkan SMAN 14 Batam ini terbagi dalam dua sesi dengan sistem kelas pararel. Begitu pula dengan kehadiran siswa mencapai 90 persen dan sisanya masih dilayani dengan PJJ daring.

Para siswa sendiri menyambut antusias dengan digelarnya Pembelajaran tatap muka ini. Seperti diungkapkan Robby Cahyo Nugroho dan Felicia Reva Aryati siswa kelas 10. Mereka mengaku senang bisa kembali belajar di sekolah dan bertemu dengan teman-teman serta belajar juga lebih maksimal.

Menurut Kepala Sekolah SMAN 14 Batam, Hermiarni SPd, bahwa penerapan prokes itu dilakukan sejak anak didik masuk lingkungan sekolah, mulai dari cek suhu tubuh, cuci tangan, memakai hand sanitizer hingga kelengkapan masker. Begitu pula saat anak didik berada di ruang kelas, selain tempat duduk diatur jaraknya, juga tim satgas prokes sekolah rutin memeriksa kelengkapan prokes siswa.

Penerapan prokes di sekolahnya, kata Hermiarni, telah sesuai dengan 6 ceklist disyaratkan oleh SKB 4 menteri. Bahkan guru dan anak didik semuanya dipastikan telah divaksinasi.

“Kita menggelar PTM sejak 1 Oktober selama ini berjalan lancar dan anaknya juga terlihat senang karena sudah lama mereka ikut PJJ daring terus,” ujarnya.

Diakuinya bahwa PTM ini jauh lebih bagus dibandingkan dengan PJJ daring, karena ketika PTM ini selain adanya interaksi antara guru dan siswa, juga materi yang disampaikan lebih maksimal. “Terutama untuk kelas 10 yang sejauh ini belum merasakan tatap muka, tentunya satu sama lain belum saling mengenal. Nah dengan adanya PTM mereka saling mengenal,” katanya. (aat)

Baca juga: Jalin Sinergi dengan Pers, Alumni SMAN 3 Batam Gelar Fun Futsal

BAGIKAN