Tanjungpinang (gokepri.com) – Pemerintah Kota Tanjungpinang memperkuat upaya penanganan stunting melalui peluncuran Program Atasi Masalah Gizi dan Stunting (Pro Amazing) di Kecamatan Bukit Bestari, Senin 21 Oktober 2024.
Program ini diharapkan menjadi langkah inovatif dalam menekan angka stunting, yang masih menjadi masalah serius di Tanjungpinang.
Dalam sambutannya Pj Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mengatasi stunting yang menurutnya memerlukan tindakan segera.
Baca Juga: Tanjungpinang Pertahankan Angka Stunting Terendah di Kepri
“Stunting adalah masalah serius yang harus segera kita atasi bersama,” tegasnya, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.
Menurut data terbaru pada September 2024, tercatat 290 anak di Tanjungpinang mengalami stunting, tersebar di empat kecamatan. Di Kecamatan Bukit Bestari sendiri, 77 anak teridentifikasi mengalami masalah gizi ini, dengan sebaran di beberapa kelurahan seperti Tanjung Unggat, Sei Jang, Tanjungpinang Timur, Tanjung Ayun Sakti, dan Dompak.
Dalam pelaksanaan Pro Amazing, pemerintah kota melibatkan berbagai pihak, mulai dari Puskesmas, Ibu-ibu PKK, hingga Kader Posyandu, dalam memberikan makanan tambahan dan edukasi kesehatan.
Selain itu, kerjasama dengan BUMN melalui program CSR juga menjadi bagian dari upaya pemkot untuk membantu anak-anak yang mengalami stunting.
Salah satu inovasi unik dari Pro Amazing adalah Sedulur (sedekah berupa telur), yang diluncurkan bertepatan dengan acara di Kecamatan Bukit Bestari.
Program ini diharapkan dapat memberikan tambahan gizi bagi anak-anak yang mengalami stunting, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam membantu sesama.
“Sedulur ini adalah langkah sederhana namun berdampak besar. Selain membantu anak-anak yang kekurangan gizi, program ini juga membangun kesadaran sosial dan semangat gotong royong di masyarakat,” jelas Andri Rizal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









