Batam (gokepri.com) – Proyek pelebaran jalan Southlink-Tiban atau Jalan Gajah Mada, Kota Batam, ditargetkan selesai tahun ini.
Walikota Batam ex officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi mengungkapkan proyek pelebaran dan penataan jalan arteri itu dikerjakan sekaligus oleh Pemko dan BP Batam. Proyek itu mulai dikerjakan sejak Juli 2022.
“Tahun ini kami targetkan siap,” ungkap Rudi di kantornya, Selasa 2 Agustus 2022.
Pelebaran tahap kedua ini mencakup lima jalur dari Tiban Center hingga Southlink. Proyek pelebaran dimulai dari SPBU Vitka, Tiban sampai Pura Agung Amerta Bhuana. Berdasarkan informasi, proyek ini menelan anggaran Rp32,83 miliar.
Di lokasi sendiri, bukit di sebelah kiri sebelum Southlink tengah dipangkas sehingga akses jalan ditutup. Lalu lintas kendaraan dari Sekupang dan Tiban menuju Batam Center dan Nagoya pun dialihkan ke jalur kanan mulai dari U-Turn Southlink sampai Pura Agung.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur mengatakan pengerjaan di Jalan Gajah Mada ini dilaksanakan bersama dengan proyek milik BP Batam.
“Pelebaran ini memang terjadi di jalan utama. Sehingga akan ada pengalihan arus lalu lintas, agar kendaraan tetap bisa melintas, meski ada kemacetan pada jam tertentu,” kata dia.
Ia menyebut penataan untuk pelebaran jalan sudah direncanakan sejak sebelum pandemi. Pengerjaan jalan ini akan dikerjakan dengan tiga tahun jamak atau multiyears. Yumasnur tak menjelaskan lebih rinci soal anggaran itu.
Ia bilang rencananya untuk jalan di depan Pasar Tiban Center akan dipasang traffic light atau lampu merah, sebelum U-Turn menuju arah Tiban Mentarau.
“Target kami tentu tahun ini sesuai rencana sampai Desember mendatang,” kata Yumasnur.
Penulis: Engesti








