Kadin Prediksi Ekspor RI ke AS Bisa Berlipat Ganda

Tarif ekspor ri ke as
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie (kiri). Foto: Kadin

JAKARTA (gokepri) – Kadin Indonesia memprediksi ekspor produk domestik ke AS bisa meningkat dua kali lipat berkat penurunan tarif bea masuk menjadi 19 persen. Pelaku industri dalam negeri, seperti tekstil dan alas kaki, disiapkan untuk memenuhi lonjakan permintaan.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakri, mengatakan hasil negosiasi pemerintah Indonesia dengan AS lebih baik dibanding banyak negara lain. Ini sekaligus menjadi peluang bagi peningkatan ekspor nasional.

Menurut Anindya, keberhasilan tersebut patut diapresiasi karena tercapai di tengah posisi Indonesia yang memang mencatat surplus perdagangan dengan AS. “Pertama, selamat kepada pemerintah. Karena menurut saya, apa yang telah disepakati itu bagus untuk Indonesia,” kata Anindya yang akrab disapa Anin itu.

HBRL

Anin menilai wajar jika banyak pihak mempertanyakan mengapa tarif tidak bisa ditekan lebih rendah lagi. Namun, dibanding kondisi global, tarif ini dianggap lebih ringan.

Ia mencontohkan tarif Indonesia lebih rendah daripada Meksiko yang dikenakan 35 persen dan China sebesar 30 persen. Ia juga membandingkan dengan Inggris yang hanya dikenai tarif 10 persen, namun neraca dagangnya dengan AS justru defisit, berbeda dengan Indonesia yang surplus.

Kesepakatan itu, kata Anin, dinilai dapat mendorong kenaikan signifikan nilai perdagangan bilateral antara AS dengan Indonesia. “Kalau saya lihat, perdagangan yang tadinya 40 miliar dolar AS, dalam lima tahun bisa mencapai 80 miliar dolar AS. Kita mesti lihat bukan hanya untungnya buat mereka, tapi apa untungnya buat kita,” ujarnya.

Untuk memanfaatkan peluang tersebut, Anin mengatakan Kadin berencana segera menggelar rapat dengan pelaku industri dalam negeri, khususnya sektor tekstil, garmen, alas kaki, dan elektronik. Ini guna memastikan kapasitas produksi untuk memenuhi lonjakan permintaan. ANTARA

Baca Juga: Tarif Ekspor Turun, Ekonom Soroti Risiko Impor AS ke Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait