Bulog Tanjungpinang Tak Lagi Jual Daging Beku

Kepala Bulog Tanjungpinang Arief Alhadihaq. Foto: ANTARA

Tanjungpinang (gokepri.com) – Bulog Tanjungpinang kini tidak lagi menjual daging sapi beku setelah pemerintah pusat memutuskan untuk menyerahkan penjualan komoditas tersebut kepada pihak swasta.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq. Ia megatakan saat ini penjualan daging beku bukan lagi tanggung jawab Bulog.

“Sesuai arahan dari pemerintah pusat. Kini pengelolaannya diserahkan kepada pihak swasta,” kata Arief, Jumat 18 Oktober 2024.

HBRL

Baca Juga: Bulog Tanjungpinang: Harga Beras Stabil, Stok Cukup hingga Akhir Tahun

Stok daging sapi beku di gudang Bulog Tanjungpinang telah habis selama tiga bulan terakhir, dan tidak ada pasokan tambahan sejak itu.

Permintaan daging beku, terutama selama momen besar seperti Ramadan dan Idul Fitri, cukup tinggi di Tanjungpinang dan Bintan. Arief menambahkan, sebelumnya Bulog menjual daging beku seharga Rp80 ribu per kilogram.

Meski begitu, Bulog Tanjungpinang masih aktif menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras medium SPHP, beras premium, gula pasir, serta minyak goreng kemasan Minyakita.

“Stok beras medium SPHP saat ini tersisa 800 ton, dan akan ditambah 2.000 ton lagi hingga November 2024,” ujar Arief.

Sementara itu, stok beras premium tersisa tujuh ton, minyak goreng kemasan 3.000 liter, dan gula pasir 1.500 ton. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait