BATAM (gokepri.com)– Badan Pengusahaan (BP) Batam menargetkan investasi sebesar Rp115 triliun per tahun selama periode 2025-2030. Target ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen.
“Kami optimistis Batam bisa menjadi destinasi investasi unggulan di Indonesia. Dengan perencanaan yang matang, pertumbuhan ekonomi Batam dapat kembali melampaui 7,04 persen,” ujar Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, di Batam, Minggu 15 Desember 2024.
Rudi menekankan pentingnya pembangunan ekonomi yang selaras dengan pelestarian budaya. Menurutnya, sebagai kota dengan keragaman budaya, Batam bisa menjadi contoh bagaimana budaya dan ekonomi saling mendukung.
Baca Juga: Investasi di Batam Tumbuh 18 Persen, Rudi: Ekonomi Bangkit
“Budaya yang terjaga dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi. Sebaliknya, ekonomi yang kuat mampu melestarikan budaya,” kata Rudi.
Selama satu dekade terakhir, sektor kebudayaan di Batam menunjukkan perkembangan signifikan. Pemerintah Kota Batam, kata Rudi, terus berkomitmen menjaga keberagaman ini sebagai bagian dari identitas dan daya tarik kota.
“Dengan menjaga budaya, kita memperkuat jati diri sekaligus meningkatkan potensi pariwisata dan pendapatan asli daerah,” ujarnya.
Pembangunan Infrastruktur Penunjang Investasi
Pembangunan infrastruktur menjadi strategi utama BP Batam untuk meningkatkan daya tarik investasi. Rudi percaya, infrastruktur modern yang didukung desain kota menarik dan budaya yang terjaga akan menjadikan Batam sebagai destinasi investasi dan pariwisata unggulan.
“Jika infrastruktur memadai, budaya terjaga, dan ekonomi kuat, Batam akan menarik lebih banyak investor dan wisatawan. Kehadiran mereka langsung mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Rudi.
Sebagai kota dengan keberagaman suku, agama, dan adat istiadat, Batam merepresentasikan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Di Hari Jadi Kota Batam ke-195, mari kita jaga keberagaman dan budaya yang ada. Kolaborasi ini akan menjadikan Batam kota yang maju, modern, dan berbudaya,” kata Rudi. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









