BATAM (gokepri.com) – Program makan siang gratis yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan dimulai pada 2 Januari 2025. Program ini juga telah dianggarkan dananya di Batam.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam, Muhammad Mustofa mengatakan, telah menganggarkan dana untuk program makan siang gratis sebesar Rp65 milar.
“Program makan siang gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo-Gibran bisa dinikmati dari sekolah tingkat PAUD, SD, SMP yang terdata di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam. SMA anggarannnya dari APBD Provinsi Kepri,” ujar Mustofa, Kamis 24 Oktober 2024.
Baca Juga: Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp71 Triliun di RAPBN 2025
Diakuinya aturan makan siang gratis ini dilakukan berdasarkan dari surat Kemandagri yang sudah diterima oleh DPRD Kota Batam. Setiap daerah diwajibkan memberikan dana pendamping sebesar 10 persen dari kebutuhan.
“Kemarin di pembahasan kita kebutuhan uang untuk makan siang gratis mencapai Rp650 milar. Secara aturan setiap daerah diminta dana pendamping. Sekitar 10 persen atau Rp65 miliar,” katanya.
Mustofa mengatakan sumber dana Rp65 miliar dari APBD ini berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam. Sementara kekurangannya diambil dari APBN, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) atau Dana Alokasi Umum (DAU).
“Jadi sudah diketok ada dua sumber dana APBD dan APBN,” jelas dia.
Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Kota Batam, Andi Agung mengatakan anggaran program makan siang gratis sudah dibahas di APBD Kota Batam.
“Untuk petunjuk teknis seperti apa belum ada aturannya,” kata Andi Agung.
Ia menilai dengan adanya program makan siang gratis akan mendongkrak perekonomian. Hal ini dikarenakan untuk pelaksanaannya akan melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Tapi memang harus terjamin gizi dan kebersihannya. Kalau ini terjadi, maka ekonomi akan bangkit lagi,” kata Andi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








