Si-RAJA Bumil, Inovasi Baru Pantau Kesehatan Ibu Hamil

si-raja bumil
Kegiatan pengenalan aplikasi Si-RAJA Bumil di Kampung Bugis, Tanjungpinang. Foto: ANTARA

Tanjungpinang (gokepri.com) – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Program Studi Kebidanan memperkenalkan aplikasi Si-RAJA Bumil kepada para ibu hamil di Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Kebidanan Poltekkes Kemenkes RI Tanjungpinang, Darwitri mengatakan setiap dosen wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

HBRL

Baca Juga: Pemprov Kepri Beri Bantuan Nelayan dan Ibu Hamil di Tanjungpinang

“Salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa 23 September 2024.

Menurut Darwitri, kegiatan tersebut fokus utama mengoptimalkan kesehatan janin melalui pemantauan mandiri oleh ibu hamil.

Aplikasi Si-RAJA Bumil diperkenalkan sebagai solusi atas peningkatan kasus anemia di kalangan ibu hamil di Kampung Bugis. Pada tahun 2023, tercatat 12 dari 63 ibu hamil mengalami anemia, dan dari Januari hingga April 2024, ditemukan sembilan kasus baru.

“Angka ini menunjukkan pentingnya layanan perawatan kehamilan yang lebih baik untuk mencegah komplikasi seperti Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR),” tambah Darwitri.

Aplikasi ini memungkinkan ibu hamil memantau kondisi kesehatan janinnya, seperti taksiran berat janin (TBJ) dan kadar hemoglobin, serta mendapatkan panduan dari tenaga kesehatan. Para ibu hamil diajarkan cara menggunakan aplikasi tersebut, termasuk mencatat tinggi fundus uteri dan kadar hemoglobin mereka.

Kegiatan tersebut melibatkan 20 ibu hamil yang juga diberikan edukasi tentang pentingnya asupan gizi dan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) secara rutin. Selain itu, dibentuk grup WhatsApp sebagai sarana komunikasi dan monitoring secara berkala.

“Pemanfaatan aplikasi Si-RAJA Bumil memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi ibu hamil dalam menjaga kesehatan janin mereka,” kata Darwitri. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait