Jaga Keberlanjutan Lingkungan, Yayasan Citramas dan Tamarin Lestarikan Hutan Mangrove

Yayasan citramas
Yayasan Citramas dan Tamarin menelusuri hutan mangrove di Sungai Nongsa, Kota Batam, Jumat 27 Oktober 2023. Foto: Dok. Citramas

Batam (gokepri) – Yayasan Citramas dan Nongsa Digital Park (Tamarin) berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan hutan mangrove di Sungai Nongsa, Batam. Komitmen ini diwujudkan dengan berbagai langkah konkret, antara lain pembibitan dan penanaman mangrove, patroli gabungan untuk menjaga keamanan dan kebersihan area mangrove, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya hutan mangrove.

“Hutan mangrove adalah aset lingkungan yang berharga dan kritis yang mendukung keanekaragaman hayati, melindungi pesisir dari erosi dan berkontribusi pada kualitas air,” ujar Ketua Yayasan Citramas, Danche Wijaya, Jumat 28 Oktober 2023.

Ia mengatakan hutan mangrove di Nongsa, Batam adalah salah satu ekosistem pesisir yang sangat penting. Meskipun sering terancam oleh pembangunan dan kerusakan lingkungan.

HBRL

Baca Juga: INFOGRAFIS: Aplikasi Monitoring Hutan Mangrove MonMang

Yayasan citramas
Yayasan Citramas dan Tamarin menelusuri hutan mangrove di Sungai Nongsa, Kota Batam, Jumat 27 Oktober 2023. Foto: Dok. Citramas

“Kami yakin bahwa perusahaan-perusahaan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan dan kesejahteraan lingkungan. Oleh karena itu kami telah memutuskan untuk mengambil tindakkan konkret untuk melestarikan hutan mangrove di daerah ini,” kata Danche.

Kegiatan kepedulian atas kelestarian hayati hutan mangrove di Kawasan Pariwisata Nongsa sudah dimulai sejak tahun 2008 oleh Citramas Group melalui PT Kawasan Pembangunan Nongsa (PT KPN).

Pada tahun 2020, PT KPN menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pengamanan sekitar 95 hektar hutan lindung mangrove di Nongsa dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Batam.

Dampak dari Pandemi Covid-19 selama tiga tahun belakangan menyebabkan PT KPN berhenti beroperasi. Namun, Tamarin melanjutkan komitmen untuk menjaga dan melestarikan hutan mangrove di Nongsa dengan berbagai langkah-langkah konkret.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah dalam upaya untuk menjaga keberlanjutan hutan mangrove di Nongsa, Batam,” kata Danche.

“Bersama-sama, kita dapat menciptakan perubahan positif yang berdampak baik pada lingkungan dan masyarakat setempat,” imbuhnya.

Berikut adalah langkah-langkah konkret yang akan dilakukan Yayasan Citramas dan Tamarin untuk menjaga dan melestarikan hutan mangrove di Nongsa:

1. Pembibitan dan penanaman mangrove: Pihaknya berencana untuk melakukan program penanaman mangrove di wilayah Nongsa, Batam dengan dukungan dan kerjasama bersama komunitas lokal dan organisasi lingkungan.

2. Menjaga keamanan dan kebersihan area mangrove: Caranya dengan melakukan patroli gabungan menggunakan boat menyusuri Sungai Nongsa.

3. Edukasi kepada masyarakat: Pihaknya akan melibatkan masyarakat setempat dalam pendidikan dan kesadaran lingkungan tentang pentingnya hutan mangrove dan cara menjaganya.

Upaya yang dilakukan oleh Yayasan Citramas dan Tamarin ini merupakan langkah positif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Upaya ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk mengambil tindakkan yang serupa dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup umat manusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait