Disdik Tanjungpinang Bentuk Satgas Pencegahan Bullying di Sekolah

satgas pencegahan bullying
Kasi Peserta didik SMP Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Indri Zamar. Foto: Gokepri.com/Engesti

Tanjungpinang (gokepri.com) – Dinas Pendidikan Tanjungpinang membentuk satuan tugas (Satgas) Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di satuan Pendidikan guna mencegah kasus bullying di sekolah.

Kasi Peserta didik SMP Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Indri Zamar mengatakan, Satgas tersebut nantinya melibatkan seluruh warga sekolah di tiap satuan pendidikan.

“Satgas itu nanti melibatkan satuan pendidikan baik guru maupun orang tua,”  kata dia saat ditemui di Tanjungpinang, Senin 9 Oktober 2023.

HBRL

Baca Juga: Disdik Kepri Angkat Tangan Soal Kasus Bullying di Batam

Menurutnya, pembentukan satgas penting untuk membuat sistem pengaduan yang dapat melindungi korban dan saksi, serta penanganan yang melibatkan psikolog, baik dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak maupun lembaga lain, agar pelaku kekerasan tidak mengulangi perbuatan yang sama.

“Satgas dan sistem pengaduan yang diamanatkan oleh Permendikbud 82/2015 belum banyak diimplementasikan di sekolah-sekolah,” jelas dia.

Kata dia, pembentukan satgas itu saat ini masuk dalam tahap sosialisasi dan akan diterapkan dalam waktu dekat.

“SK nya sudah ada tinggal jalankan saja. Ini pembaharuan dari Permendikbud tahun 2015,” kata dia.

Karena sudah melibatkan seluruh warga sekolah, pihak sekolah dilarang untuk mengabaikan pelaporan kasus bullying atau perundungan yang terjadi di sekolah.

“Jadi dalam aturan itu kalau menyangkut terhadap kekerasan anak harus koordinasi jadi tidak bisa ambil keputusan sendiri,” kata dia.

Ia menyampaikan, kasus bullying pada siswa di Tanjungpinang tidak terlalu banyak. Sebagian besar kasus-kasus kekerasan itu masih bisa ditangani dengan mediasi. Ia berharap, penerapan satgas TPPU mampu mencegah kasus bullying di sekolah.

“Ya. Karena peran orang tua juga. Kultur kita juga bagus orang Melayu baik-baik,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait