Batam (gokepri.com) – Wan Darussalam resmi mundur dari jabatan Kepala Bapelitbang Pemko Batam, usai ditunjuk jabatan baru sebagai Deputi Bidang Pengusahaan di BP Batam.
Pemko Batam kini menyiapkan pelaksana tugas (Plt) untuk sementara waktu sampai ada pejabat baru definitif. Wan Darussalam sebelumnya menjabat Kepala Bapelitbang sejak era Wali Kota Batam Ahmad Dahlan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid mengatakan Wan Darussalam sebelumnya memang sudah mengundurkan diri. Disisi lain pada awal Mei 2022 mendatang juga sudah masuk masa pensiun.
“Sebelum dilantik pejabat yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dari Pemko Batam. Hal ini karena pejabat tidak boleh merangkap jabatan,” kata Jefridin, Kamis 14 April 2022.
Jefridin mengatakan pihaknya sudah menunjuk Plt Kepala Bapelitbang yakin Darwina. Dalam waktu dekat pihaknya akan menyiapkan pejabat pengganti Wan Darussalam.
Ia menyebutkan ada dua metode yang akan digunakan nantinya. Pertama melalui proses lelang jabatan, dan kedua melalui job fit. Hal ini memungkinkan karena seluruh pejabat eselon dua sudah mengikuti job fit beberapa waktu lalu.
“Kalau job fit artinya mengambil dari Kepala OPD yang memenuhi syarat untuk jabatan tersebut. Hasil itu berdasarkan job fit beberapa waktu lalu, dan keputusan pimpinan pastinya,” ujarnya.
Jika ada pejabat eselon dua yang dipilih untuk menggantikan posisi pejabat sebelumnya, berarti yang dilelang adalah jabatan yang ditinggalkan pejabat tersebut.
“Misalnya pejabat dari dinas A ditunjuk untuk menggantikan Pak Wan, otomatis jabatan di dinas A tersebut yang kami lelang nanti,” sebutnya.
Untuk kandidat yang layak dan memenuhi syarat berdasarkan hasil job fit, Jefridin mengatakan belum ada nama sampai saat ini. Menurutnya, jabatan adalah titipan, jika pegawai mampu dan memenuhi syarat pasti ada kesempatan.
Selain Bapelitbang masih ada jabatan lainnya yang memasuki masa pensiun tahun ini. Jefridin menyebutkan di antaranya Kepala Dinas Perikanan (Diskan), Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Kepala Dinas Perpustakaan.
“Untuk lelang kami masih menunggu surat rekomendasi dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk pembukaan lelang,” jelasnya.
(Penulis : Romadi)









