Satu Bulan Lebih PTM Digelar di SDN 014 Berjalan Lancar, Siswa Belajar Dibagi Tiga Sesi

Penerapan protokol kesehatan (prokes) di SDN 014 Sagulung.
Penerapan protokol kesehatan (prokes) di SDN 014 Sagulung.

Batam (gokepri.com) – Sudah satu bulan lebih Pembelajaran Tatap Muka (PTM) digelar SDN 014 Sagulung berjalan lancar. Begitu pula dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) dilakukan pihak sekolah secara ketat.

Pelaksanaan PTM diterapkan di SDN 014 Sagulung menggunakan pola 50 persen dari jumlah siswa perkelasnya atau hanya diisi 20 siswa tiap kelasnya yang terbagi dalam tiga sesi. Hal ini dikarenakan ruang kelas yang ada sangat terbatas, tidak sebanding dengan jumlah rombel yang dimiliki.

Menurut Kepala Sekolah SDN 014 Sagulung, Syamsiah, SPd.SD, dari awal PTM dibuka pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan cukup ketat. Mulai siswa masuk wajib memakai masker, pengecekan suhu tubuh, dan mengharuskan siswa mencuci tangan sebelum masuk ke ruang kelas.

HBRL

“Prokes tetap kita jaga ketat, meski Batam sudah level 1. Saya sendiri selalu mewanti-wanti pada siswa dan guru saat PTM harus jaga jarak dan tetap memakai masker,” ujar Syamsiah kepada Tim Pendidikan gokepri, Senin 8 November 2021.

Bahkan Syamsiah sendiri kerap mengecek siswa di masing-masing kelas saat pembelajaran berlangsung untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Sambil mengecek jarak duduk siswa dan tak henti-hentinya Syamsiah mengingatkan pada siswa untuk tetap mematuhi prokes diterapkan pihak sekolah.

Syamsiah juga mengkalim, bahwa peralatan protokol kesehatan yang dimiliki SDN 014 Sagulung cukup lengkap sesuai disyaratkan 6 ceklist SKB 4 Menteri, mulai dari wastafel dan sabun cuci tangan yang ditempatkan di masing-masing muka kelas, persediaan masker cadangan bila mana masker siswa rusak atau kotor, hingga persediaan sanitizer disiapkan di setiap kelas.

Namun sebelum sekolah menggelar PTM, kata Syamsiah, terlebih dahulu telah meminta surat pernyataan dari orangtua siswa untuk memberikan izin anaknya mengikuti PTM, dan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Tim Satgas dari Puskesmas setempat, serta prokes diterapkan sekolahnya itu telah diverifikasi oleh Dinas Pendidikan Kota Batam.

Sementara para guru di SDN 014 Sagulung saat diwawancari Tim Pendidikan gokepri, mengatakan sejauh ini PTM diterapkan di sekolahnya berjalan lancar dan tidak ditemukan kendala apapun. Hanya saja kata mereka, para siswa pada awal PTM ini agak sedikit canggung.

Hal itu mereka maklumi karena hampir 2 tahun terbiasa dengan PJJ daring. Namun lama kelamaan para siswa menjadi terbiasa dan semakin bersemangat menerima materi pembelajaran. (aat)

Baca juga: Tingkatkan Semangat PTM, SMPN 42 Batam Gelar Kreativitas Siswa

Pos terkait