Ketentuan Beasiswa PTN dari Pemko Batam Dinilai Tak Adil

Beasiswa Pemko Batam
Dialog Refleksi Dua Periode Wali Kota Batam yang digelar di Aula Pemko Batam, Minggu, (24/10). (gokepri/Engesti)

Batam (gokepri.com) – Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji mengkritik pemberian beasiswa oleh Pemerintah Kota Batam yang hanya memilih perguruan tinggi negeri (PTN) tertentu.

Sebab, menurut mereka, masih ada pelajar yang berkuliah di perguruan tinggi negeri di Kepri yang justru tak mendapat beasiswa.

Hal itu diungkapkan oleh Firman Gani Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji dalam dialog Refleksi Dua Periode Wali Kota Batam yang di Gelar di Aula Pemko Batam, Minggu, (24/10).

HBRL

|Baca Juga: Beasiswa untuk 292 Anak di Kepri

Menurut Gani, kebijakan itu dinilai tidak adil bagi mahasiswa yang ada di Kota Batam, Kepulauan Riau.

“Peraturan Wali Kota No 22 Tahun 2008 Tentang Pemberian Beasiswa yang hanya memberikankepada universitas ungulan dinilai tidak adil. Beasiswa hanya diebrikan di universitas tertentu yakni; Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Institut Pertanian Bogor,” papar dia.

Gani menilai, Peraturan Wali Kota Peraturan Wali Kota No 22 Tahun 2008 Tentang Pemberian Beasiswa, perlu direvisi. Sebab, pemberian beasiswa bukan bukan pada kualitas Universitas tetapi lebih kepada kondisi sosial ekonomi dan prestasi mahasiswa.

“Tolak ukur pemberian beasiswa siswa itu lebih kepada kondisi sosial ekonomi dan prestasi. Apa yang menjadi urgensi pemko Batam hanya lima universitas itu saja yang diberikan Beasiswa,” katanya.

Pihaknya meminta agar kampus-kampus lain yang ada di Kepri juga dilibatkan dalam penerima beasiswa terutama UMRAH sebab UMRAH merupakan Universitas Negeri pertama di Kepri.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad memberikan alasan mengapa hanya lima Universitas tersebut yang mendapat beasiswa. Katanya, COVID-19 yang menyebabkan pemberian beasiswa itu dibatasi. Atas dasar itu lah pihaknya belum sanggup untuk memberikan beasiswa secara merata.

“Kami ada dulu sebenarnya beasiswa untuk mahasiswa hinterland, tapi karena COVID-19 jadi kami tidak sanggup,” katanya.

Meski begitu, Amsakar menyebut akan mengusulkan beasiswa bagi mahasiswa kota Batam yang berkuliah di luar maupun dalam Kepri.

“Nanti kami akan usulkan agar beasiswa itu merata untuk mahasiswa Kota Batam,” tutupnya. (Engesti)

|Baca Juga: 92 Mahasiswa UI Dapat Beasiswa Kuliah di Kampus Ternama Asia, Eropa dan AS

Pos terkait