Batam (gokepri.com) – Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia dan Singapura akan kembali ke Tanah Air melalui Batam. Hanya saja belum dipastikan berapa banyak PMI yang akan pulang ke Indonesia tersebut.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316 Batam, Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan yang juga sebagai Ketua Satgas Pemulangan PMI mengatakan selama ini Batam memang menjadi pintu masuk para PMI pulang ke Indonesia.
“Sehingga secara persiapan tak ada masalah, kami sudah melakukan persiapan untuk mengantisipasi ini,” kata Sigit di Dataran Engku Putri, Selasa (27/4/2021).
Dijelaskannya bahwa PMI yang kembali ke Tanah Air wajib menjalankan aturan yang telah ditetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Di antaranya terkait dengan isolasi dan tes swab.
Sehingga setiap PMI yang masuk ke Batam, maka wajib menjalani isolasi selama lima hari dan melakukan tes swab sebanyak dua kali. Yakni tes swab saat tiba di Batam dan saat akan kembali ke daerahnya masing-masing.
“Kita semua sudah siap, Pemko Batam juga sudah siap untuk memfasilitasi saudara-saudara kita,” katanya.
Sementara untuk antisipasi pada masa larangan mudik Lebaran, pihaknya belum memastikan apakah para PMI yang telah menjalani isolasi dan tes swab bisa langsung kembali ke daerah asalnya atau tidak mengingat terbatasnya transportasi.
“Terkait itu memang belum ada jalan ke luarnya, tapi yang jelas akan kita tampung dulu di Batam,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan terkait anggaran ada beberapa sumber yang akan diajukan Pemko Batam. Selain APBD Batam, pihaknya juga telah mengusulkan anggaran kepada BNPB untuk membantu para PMI.
“Kemudian juga ada dari BP2MI (Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia). Artinya kita coba sesuaikan dari beberapa sumber anggaran itu,” kata Amsakar.
(ard)
|Baca Juga : Pulang ke Indonesia, Pekerja Migran Wajib Karantina Lima Hari di Batam









