BATAM (gokepri) – Tim robotik dari Pondok Pesantren Karya Mas Bangsa IIBS Batam kembali menorehkan prestasi internasional. Mereka membawa pulang tiga gelar juara dari ajang 25th World Peace For Robotic Competition yang digelar di Alamis City Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 3–5 Oktober 2025.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa inovasi teknologi juga tumbuh di lingkungan pesantren. Di ajang yang diadakan oleh International Robotic Training and Competition (IRTC) tersebut, tim santri Batam meraih Juara I Best Point Soccer Berkaki 500 gram (Open Category), Juara II Soccer Berkaki 500 gram (Closed Category), dan Juara III Sumo 500 gram (Open Category).
Direktur Utama Karya Mas Bangsa IIBS Batam, Masrum, mengapresiasi dukungan banyak pihak, terutama Pemerintah Kota Batam. “Alhamdulillah, atas dukungan semua pihak, khususnya Wali Kota Batam Pak Amsakar Achmad, kami kembali bisa mengharumkan nama Batam di ajang internasional,” ujarnya, Minggu, 5 Oktober 2025.
Menurut Masrum, kemenangan ini tak hanya membanggakan pesantren, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa santri bisa bersaing di bidang teknologi global. Ia menilai, pembinaan karakter dan kedisiplinan di pesantren memberi keunggulan tersendiri bagi para peserta.
Sebelum berangkat ke Malaysia, tim robotik ini dilepas secara resmi oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad, melalui Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Batam, Efrius, di Kantor Wali Kota Batam pada Kamis, 2 Oktober 2025. Pemerintah kota, kata Efrius, berkomitmen mendukung kegiatan riset dan inovasi di kalangan pelajar.
Kemenangan santri Batam di ajang dunia ini menjadi lanjutan dari tradisi prestasi yang mereka bangun dalam beberapa tahun terakhir. Dari ruang belajar sederhana di pesantren, mereka membuktikan bahwa semangat inovasi tak mengenal batas ruang, usia, maupun latar pendidikan. (INFO)
Baca Juga: Wali Kota Batam Dukung Peningkatan SDM Lewat Kompetisi Robotik
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








