210 UMKM Kuliner di Batam Terima Sertifikat Halal Gratis

sertifikasi halal UMKM
(dokumen)

BATAM (gokepri.com) – Sebanyak 210 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Batam berhasil mendapatkan sertifikat halal gratis sepanjang tahun 2024.

Sertifikasi ini difasilitasi oleh Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kota Batam sebagai bagian dari upaya mendukung pelaku usaha kecil.

Konsultan PLUT Batam, Nurul Qamariah Adijaya, mengungkapkan bahwa pihaknya aktif memberikan edukasi sekaligus mempermudah proses pengajuan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM.

HBRL

Baca Juga: Dinas UMKM Batam Beri Pinjaman Modal Usaha Rp20 Juta Tanpa Bunga

“Kami terus berupaya memfasilitasi pengurusan sertifikat halal. Namun, keterbatasan kuota sertifikasi halal gratis menjadi salah satu kendala yang kami hadapi,” jelas Nurul, Senin (16/1/2025).

Ia menambahkan bahwa sertifikasi halal gratis hanya diberikan kepada produk dengan proses produksi sederhana, seperti keripik, kue basah, dan kue kering. Produk berbahan dasar daging, kosmetik, dan air isi ulang galon tidak termasuk dalam program ini.

“Produk dengan proses produksi rumit tidak bisa difasilitasi dalam program sertifikasi halal gratis. Meski begitu, kami tetap memberikan edukasi agar para pelaku usaha memahami pentingnya sertifikasi ini,” kata dia.

Dari total 1.800 UKM binaan PLUT Batam, sekitar 80 persen bergerak di sektor kuliner. PLUT juga menghadapi tantangan lain, seperti pengisian formulir yang sulit, waktu survei, serta proses validasi dan verifikasi yang membutuhkan waktu.

Selain memfasilitasi sertifikasi halal, PLUT Batam menjalankan program PLUT Menyapa untuk mempermudah pelaku UKM dalam pengurusan izin usaha, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), hingga desain kemasan produk.

“Melalui program PLUT Menyapa, kami turun langsung ke lapangan. Tahun ini kami mengunjungi 10 kecamatan untuk membantu pengurusan izin usaha yang diperlukan pelaku UKM,” ujar Nurul.

PLUT Batam berharap sertifikasi halal dan program pendukung lainnya dapat meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membantu pelaku usaha kecil berkembang lebih cepat. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait