Jeffry Simanjuntak Wafat, Ini Cita-cita Politiknya

Jeffry Simanjuntak

Batam (gokepri.com)- Semua politisi di Kepri dan Batam khususnya, terperanjat membaca pesan berantai via WhatsApp yang mengabarkan Anggota DPRD Batam, Jeffry Simanjuntak dirawat di Rumah Sakit Awal Bros karena serangan jantung.

“Selamat Malam Bapak2 Dewan Yth,
Assalamualaikum Wr Wb…
Dengan ini kami informasikan bahwa kondisi sahabat kita Bapak. Jeffry Simanjuntak dalam kondisi tidak sadarkan diri dikarenakan serangan jantung. Saat ini sedang dalam perawatan medis di UGD RSAB. Mohon doa yg terbaik dari Bapak2 Dewan untuk kesembuhan beliau …, ” begitu isi pesan berantai tersebut.

Kabar ini sontak membuat saya (wartawan Gokepri), kaget. Ya, berita mengejutkan itu tersiar masif, Kamis (19/11/2020) sekira pukul 19.00 WiB.

HBRL

Saya shock, karena kami (saya dan Jeffry) sekitar pukul 11.35 WIB, baru saja duduk satu meja di Kedai Kopi Limkopi, Batam Centre.

Siang itu, kami berdua memang tidak janjian menyeruput kopi bareng.

Ya, saya dan Bang Jef, memang pernah beberapa kali bertemu tidak sengaja. Pernah di sebuah mal, di laman Kantor DPRD Batam, juga warung kopi.

Dari semua pertemuan tanpa sengaja itu, Bang Jef, begitu saya akrab menyapanya, selalu lebih dulu menyalami saya setiap kali kami berjumpa.

“Sombong kali Bang Jef sekarang,” tegur saya berkelakar siang itu di Limkopi.

Bang Jef langsung mendatangi meja saya. Kami lalu berjabat tangan ala Covid-19. Kepalan tinju kami saling beradu.

“Nggak mungkinlah saya sombong, abang sehatkan?” katanya membalas sapa saya.

Bang Jef lalu duduk. Kami saling berhadapan.

Obrolan siang itu, dibuka dengan soal kans calon Walikota Batam.

“Dua-duanya punya peluang, bang,” jawab Jeffry.

Ia lantas menanggalkan kacamatanya, lalu membersihkan lensa dengan tisu dan dipakainya kembali. Saya menangkap isyarat, dia tidak mau berdiskusi panjang soal kans dua calon walikota yang kini bertarung.

“Terus, abang (target) selanjutnya apa,” tanya saya.

“Saya mau santai saja (berpolitik). Target saya tahun 2024 maju jadi calon wakil walikota. Kalau izin Allah, dua periode. Saya tak mau ambil walikota,” jawabnya penuh strategi.

“Setelah itu baru saya maju DPR RI, sudah itu saja,” tambahnya.

Bang Jef, membagi kiatnya untuk bisa mewujudkan citanya itu. Katanya, modal yang utama adalah bekerja ikhlas dan siap membantu masyarakat.

“Tentu tidak semata-mata uang. Yang paling penting adalah mau turun ke tengah-tengah masyarakat, itu sesungguhnya tugas kita sebagai politisi,” bebernya.

Obrolan kami tetiba terhenti begitu teman yang saya tunggu tiba. Bang Jef lalu berdiri, minta ijin pindah ke meja paling ujung. Di meja itu, ternyata sudah ada dua orang pria duduk. Salah seorangnya adalah rekan sejawat Bang Jef.

Dia adalah Safari Ramadhan, Ketua Partai Amanat Nasional Batam, sekaligus Anggota DPRD Batam.

Lantas, saya pun terlibat obrolan dengan teman yang sudah datang. Menu makan siang; ayam goreng sambal hijau pun ludes.

Lalu, dari meja paling ujung tadi Bang Jef dan Safari Ramadhan berjalan menghampiri saya.

“Saya duluan bang. Tiba-tiba tadi kepala saya pusing, saya pamit,” kata Bang Jef disusul Safari Ramadhan.

Itulah pertemuan terakhir saya dan Bang Jef. Sore harinya, barulah saya menerima kabar jika Bang Jef kena serangan jantung.

Malam harinya, kepada istri, saya ceritakan pertemuan kami hingga kabar Bang Jef sakit.

“Kita doakan Bang Jef segera sembuh,” kata saya kepada istri.

Besok harinya, Jumat (20/11/2020) sekitar pukul 17.55 WIB, kembali tersiar kabar. Kali ini kabar duka. Bang Jef telah meninggal dunia.

“Innalillahiwainnailaihirojiun. Keluarga besar DPW PKB PROV KEPRI turut berduka atas wafatnya sahabat kita Ketua DPC PKB Kota Batam, Bapak MUH. Jeffry Simanjuntak di Rumah Sakit Awal Bros Kota Batam, pukul 17.55 WIB,” tulis pesan tersebut yang ramai tersiar di grup-grup WhatsApp.

Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. Saya termangu. Saya kembali mengingat pertemuan dengan Bang Jef di Limkopi, Kamis siang itu.

Ya Allah…
Pertemuan, jodoh dan mati adalah rahasia Mu. Tidak seorang pun (manusia) yang tahu.

Tadi siang, Sabtu (21/11/2020), Bang Jef dimakamkan. Ramai pelayat mengantarkan jenazah ke tempat istirahat terakhirnya.

Selamat jalan Bang Jef. Abang orang baik. Semoga husnul khotimah. Aamiin. (*)

Pos terkait