Batam (gokepri.com) – Kasus Covid-19 di Kota Batam terus melandai. Data Satgas Covid-19 per 14 November 2021, sudah 95 persen atau 61 dari 64 kelurahan di Kota Batam masuk zona hijau.
Sementara 3 kelurahan lainnya masih zona kuning. Ketiga kelurahan itu adalah Sukajadi di Batam Kota, Batu Besar di Nongsa, dan Kelurahan Batu Selicin di Lubuk Baja.
Saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Batam tersisa 9 kasus. Tersebar di Kelurahan Sukajadi dengan 7 kasus serta di Batu Besar dan Batu Selicin masing-masing 1 kasus.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersyukur meluasnya zona hijau di kelurahan dan kecamatan di Batam. Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari peran seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Batam.
“Tanpa ada komitmen dan dukungan masyarakat, tentu akan sulit untuk mewujudkannya,” katanya.
Namun, pihaknya mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya, meskipun jumlah kasus Covid-19 sudah turun, potensi penularan masih ada.
“Covid-19 memang sudah melandai, tapi belum selesai. Karena itu jangan sampai kita abai,” jelasnya.
Amsakar menegaskan Pemko Batam tidak ingin terjadi lagi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam. Karena itu di setiap kesempatan pihaknya mengingatkan pentingnya protokol kesehatan.
“Jangan karena kita abai, kasus Covid-19 melonjak lagi. Sekali lagi saya sampaikan patuhi selalu protokol kesehatan,” katanya.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga mengimbau masyarakat untuk tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas. Menurutnya, protokol kesehatan perlu digalakkan kembali meski angka positif harian Covid-19 di Kepri terus melandai.
“Jangan bereuforia secara berlebihan, kita masih harus terus mewaspadai penularan virus. Sekarang di Kepri hanya tersisa 20 pasien dirawat di rumah sakit, angka tersebut harus kita jaga dan turunkan hingga nantinya tidak ada lagi kasus aktif di Kepri untuk menjadi zona hijau,” katanya. (zak)
Baca juga: Batam Masuk Zona Hijau, Warga Diminta Tetap Konsisten Patuhi Protokol Kesehatan








