Batam (gokepri.com) – Ribuan jamaah Muhammadiyah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, salat Idul Adha di lapangan Temenggung Abdul Jamal, pada Sabtu 9 Juli 2022.
Sejak pagi, jemaah yang datang dari penjuru Kota Batam sudah memadati area Temanggung Abdul Jamal. Bahkan, arus lintas di depan temenggung Abdul Jamal macet.
Meski begitu pelaksanaan salat berjamaah berjalan dengan khidmat dan lancar.
Ketua Muhammadiyah Kota Batam, Shabirum Husnum mengatakan tidak ada persiapan khusus pada perayaan solat Idul Adha kali ini. Ia juga tidak menyangka jumlah jemaah yang hadir lebih dari yang diprediksi.
“Biasanya kan hanya 700-800 orang sekarang lebih kurang ada 3000-an yang hadir,” kata dia.
Ia mengapresiasi antusias masyarakat yang hadir salat Idul Adha kali ini. Ia berharap momentum hari raya Idul Adha bisa menjadi ajang persatuan umat muslim di dunia.
“Walaupun kita berbeda, jangan di besar-besarkan tapi jadikan sebagai ajang persatuan,” katanya.
Ia juga meminta maaf kepada pengguna jalan. Sebab, sejak pagi tadi arus lalu lintas di sekitar lokasi solat jadi terganggu.
“Kami minta maaf juga tadi pagi ada yang mau kerja atau apa jadi terlambat, ini di luar prediksi kami,” kata dia.
Sementara Sekretaris Jendral MUI Pusat Amirsyah Tambunan mengatakan, tema salat Idul Adha ini adalah perjuangan menghadapi ujian dan cobaan.
Menurutnya, dengan mengangkat tema ini umat Muslim bisa lebih berdaulat dengan membangun demokrasi yang bermartabat.
“Sesuai dengan yang dicontoh kan Nabi Ibrahim dalam menghadapi cobaan ini yang patut kita contoh,” kata dia.
Dirinya juga mengajak umat Islam untuk bersatu agar tidak mudah diadu domba dan dipecah belah.
“Kalau kita tidak kuat menghadapi cobaan dan ujian kita kalah habis di makan zaman,” katanya.
Penulis: Engesti








