<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sagulung Archives &#8211; gokepri</title>
	<atom:link href="https://gokepri.com/tag/sagulung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gokepri.com/tag/sagulung/</link>
	<description>Inspirasi Bersama</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 10:28:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/cropped-IMG_5700-32x32.jpeg</url>
	<title>Sagulung Archives &#8211; gokepri</title>
	<link>https://gokepri.com/tag/sagulung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IDUL ADHA 2026: Sagulung Jadi Pusat Sebaran Kurban, Sekupang Paling Banyak Titik Salat Ied</title>
		<link>https://gokepri.com/idul-adha-2026-sagulung-jadi-pusat-sebaran-kurban-sekupang-paling-banyak-titik-salat-ied/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2026 10:07:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[hewan kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag Batam]]></category>
		<category><![CDATA[kepri]]></category>
		<category><![CDATA[kurban kambing]]></category>
		<category><![CDATA[kurban sapi]]></category>
		<category><![CDATA[masjid batam]]></category>
		<category><![CDATA[Sagulung]]></category>
		<category><![CDATA[Sekupang]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat Idul Adha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=132060</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam mendata 1.020 lokasi pelaksanaan Shalat Idul <a class="read-more" href="https://gokepri.com/idul-adha-2026-sagulung-jadi-pusat-sebaran-kurban-sekupang-paling-banyak-titik-salat-ied/" title="IDUL ADHA 2026: Sagulung Jadi Pusat Sebaran Kurban, Sekupang Paling Banyak Titik Salat Ied" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/idul-adha-2026-sagulung-jadi-pusat-sebaran-kurban-sekupang-paling-banyak-titik-salat-ied/">IDUL ADHA 2026: Sagulung Jadi Pusat Sebaran Kurban, Sekupang Paling Banyak Titik Salat Ied</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam mendata 1.020 lokasi pelaksanaan Shalat Idul Adha dan 7.011 hewan kurban menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Pendataan ini dipakai untuk memetakan pelaksanaan ibadah serta distribusi kurban.</p>
<p>Sebaran titik shalat dan hewan kurban menjadi indikator kesiapan penyelenggaraan Idul Adha di Batam. Data tersebut juga dipakai untuk membantu koordinasi antarpengurus masjid, mushala, serta petugas Kantor Urusan Agama (KUA) di tingkat kecamatan.</p>
<p>Pelaksana Harian Kepala Kantor Kemenag Kota Batam Resdin Efendi Pasaribu mengatakan, data itu merupakan rekap sementara hingga Selasa (19/5/2026).</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/muhammadiyah-tetapkan-idul-adha-2026-jatuh-pada-27-mei/">Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei</a></strong></p>
<p>“Total titik Shalat Idul Adha di Batam saat ini mencapai 1.020 titik yang terdiri dari 943 masjid, 42 mushala, dan 35 lapangan yang tersebar di 12 kecamatan,” ujar Resdin saat dihubungi dari Batam, Kamis (21/5/2026).</p>
<p>Menurut data Kemenag Batam, Kecamatan Sekupang menjadi wilayah dengan titik pelaksanaan Shalat Idul Adha terbanyak, yakni 164 lokasi.</p>
<p>Selain lokasi ibadah, Kemenag juga mencatat jumlah hewan kurban yang telah masuk pendataan mencapai 7.011 ekor. Rinciannya, 2.408 sapi dan 4.603 kambing.</p>
<p>Berdasarkan sebaran wilayah, Kecamatan Sagulung tercatat memiliki jumlah hewan kurban terbanyak dengan 980 ekor.</p>
<p>Meski demikian, Resdin memperkirakan jumlah hewan kurban masih bertambah mendekati Hari Raya Idul Adha karena proses pendataan masih berlangsung.</p>
<p>“Kemungkinan masih bertambah karena pendataan belum selesai dan masih terus diperbarui,” kata Resdin.</p>
<p>Ia menjelaskan, pendataan hewan kurban dikoordinasikan melalui petugas KUA di setiap kecamatan yang berkomunikasi langsung dengan pengurus masjid dan mushala.</p>
<p>“Kami menanyakan langsung kepada pengurus masjid dan mushala melalui petugas KUA di tiap kecamatan,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Resdin, pemetaan tersebut penting untuk mempermudah koordinasi pelaksanaan Shalat Idul Adha serta penyembelihan hewan kurban agar berlangsung tertib.</p>
<p>“Kami berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan syariat,” tutur Resdin.</p>
<p>Untuk pelaksanaan Shalat Idul Adha tingkat Kota Batam, pemerintah menyiapkan tiga lokasi utama, yakni Dataran Engku Putri Batam Centre, Masjid Baiturrahman Sekupang, dan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Batu Aji.</p>
<p>Adapun pelaksanaan kurban tingkat kota dijadwalkan berlangsung pada Rabu (27/5/2026) mulai pukul 09.00 WIB di Masjid Agung Raja Hamidah. ANTARA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/jangan-habis-di-idul-fitri-sisihkan-thr-untuk-qurban-idul-adha/">Jangan Habis di Idul Fitri, Sisihkan THR untuk Qurban Idul Adha</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/idul-adha-2026-sagulung-jadi-pusat-sebaran-kurban-sekupang-paling-banyak-titik-salat-ied/">IDUL ADHA 2026: Sagulung Jadi Pusat Sebaran Kurban, Sekupang Paling Banyak Titik Salat Ied</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Cipta Asri Tunggu Sambungan Jaringan Gas Rumah Tangga</title>
		<link>https://gokepri.com/warga-cipta-asri-tunggu-sambungan-jaringan-gas-rumah-tangga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 03:46:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[batam]]></category>
		<category><![CDATA[CAKRA]]></category>
		<category><![CDATA[Cipta Asri]]></category>
		<category><![CDATA[gas bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Jargas]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan gas]]></category>
		<category><![CDATA[Kepulauan Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PGN Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Sagulung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=131856</guid>

					<description><![CDATA[<p>Edukasi jaringan gas dan layanan kesehatan dimanfaatkan warga untuk mendorong percepatan pembangunan jargas di Perumahan <a class="read-more" href="https://gokepri.com/warga-cipta-asri-tunggu-sambungan-jaringan-gas-rumah-tangga/" title="Warga Cipta Asri Tunggu Sambungan Jaringan Gas Rumah Tangga" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/warga-cipta-asri-tunggu-sambungan-jaringan-gas-rumah-tangga/">Warga Cipta Asri Tunggu Sambungan Jaringan Gas Rumah Tangga</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Edukasi jaringan gas dan layanan kesehatan dimanfaatkan warga untuk mendorong percepatan pembangunan jargas di Perumahan Cipta Asri, Sagulung.</strong></p>
<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> — Warga Perumahan Cipta Asri RW 12, Sagulung, Batam, memanfaatkan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan sosialisasi jaringan gas (jargas) yang digelar PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Batam untuk mendorong percepatan realisasi sambungan gas rumah tangga di lingkungan mereka.</p>
<p>Kegiatan bertajuk Program Cek Kesehatan Rakyat (CAKRA) itu menyasar sekitar 200 warga dari berbagai kelompok usia. Selain layanan kesehatan gratis, PGN juga mengenalkan program jaringan gas dan pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/pgn-targetkan-150-ribu-sambungan-jargas-di-batam-subsidi-lpg-bisa-hemat-rp79-miliar-per-bulan/">PGN Targetkan 150 Ribu Sambungan Jargas di Batam, Subsidi LPG Bisa Hemat Rp79 Miliar per Bulan</a></strong></p>
<p>Area Head PGN Batam Wendi Purwanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan dan penggunaan energi gas bumi.</p>
<p>Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, pemeriksaan mata, serta penyuluhan mengenai penyakit tidak menular yang kerap tidak terdeteksi sejak awal, seperti hipertensi dan diabetes.</p>
<p>“Melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan lebih memahami pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat,” ujar Wendi dalam keterangan tertulis yang diterima di Batam, Minggu.</p>
<p>Selain aspek kesehatan, PGN memberikan sosialisasi mengenai jaringan gas, mulai dari latar belakang program, layanan PGN, hingga manfaat penggunaan gas bumi untuk rumah tangga.</p>
<p>Menurut Wendi, edukasi tersebut ditujukan agar masyarakat lebih memahami pemanfaatan energi gas bumi yang dinilai praktis dan efisien.</p>
<p>Ketua RW 12 Perumahan Cipta Asri Tahap I Poniyanto menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran layanan kesehatan dan edukasi memberi manfaat langsung bagi warga.</p>
<p>“Kami mengucapkan terima kasih kepada PGN atas pelaksanaan kegiatan ini. Kehadiran PGN yang turun langsung menyapa masyarakat, memberikan edukasi, sekaligus menghadirkan layanan kesehatan dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Poniyanto.</p>
<p>Namun, warga juga berharap pembangunan jaringan gas di lingkungan Perumahan Cipta Asri dapat segera direalisasikan.</p>
<p>Harapan tersebut muncul karena masyarakat ingin memperoleh akses langsung terhadap layanan gas bumi rumah tangga yang selama ini disosialisasikan.</p>
<p>Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi PGN Batam, masyarakat Perumahan Cipta Asri, dan tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/pgn-mulai-bangun-10-000-sambungan-jargas-di-batam-maret-2026/">PGN Mulai Bangun 10.000 Sambungan Jargas di Batam Maret 2026</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/warga-cipta-asri-tunggu-sambungan-jaringan-gas-rumah-tangga/">Warga Cipta Asri Tunggu Sambungan Jaringan Gas Rumah Tangga</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekuriti SPPG di Sagulung Bacok Atasan karena Sakit Hati</title>
		<link>https://gokepri.com/sekuriti-sppg-di-sagulung-bacok-atasan-karena-sakit-hati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2025 04:46:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[polresta barelang]]></category>
		<category><![CDATA[Sagulung]]></category>
		<category><![CDATA[SPPG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=124746</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) &#8211; Seorang sekuriti di Sagulung, Batam, membacok atasannya sendiri karena sakit hati. Polisi <a class="read-more" href="https://gokepri.com/sekuriti-sppg-di-sagulung-bacok-atasan-karena-sakit-hati/" title="Sekuriti SPPG di Sagulung Bacok Atasan karena Sakit Hati" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/sekuriti-sppg-di-sagulung-bacok-atasan-karena-sakit-hati/">Sekuriti SPPG di Sagulung Bacok Atasan karena Sakit Hati</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> &#8211; Seorang sekuriti di Sagulung, Batam, membacok atasannya sendiri karena sakit hati. Polisi menyebut serangan itu dilakukan setelah pelaku menyiapkan senjata tajam.</p>
<p>Pelaku berinisial P, 29 tahun, bekerja sebagai sekuriti di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sei Pelenggut. Ia ditangkap tim gabungan Satreskrim Polresta Barelang dan Polsek Sagulung pada Sabtu malam, 27 Desember 2025.</p>
<p>Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang Komisaris Polisi Debby Tri Andrestian mengatakan, penganiayaan tersebut dilakukan secara berencana. Pelaku menyiapkan sebilah parang sebelum menyerang korban.</p>
<p>“Pelaku sudah menyiapkan parang sebelum melakukan penganiayaan,” kata Debby dalam konferensi pers di Mapolresta Barelang, Minggu, 28 Desember 2025.</p>
<p>Peristiwa itu terjadi saat korban pulang dari tempat kerja. Pelaku menyerang dengan parang sepanjang sekitar 50 sentimeter. Akibatnya, korban mengalami luka di belakang telinga kiri dan tangan kanan.</p>
<p>Menurut Debby, motif penganiayaan bukan persoalan gaji. Pelaku mengaku tersinggung atas teguran yang diterimanya saat bekerja.</p>
<p>“Pelaku merasa sakit hati karena ditegur oleh korban,” ujar Debby.</p>
<figure id="attachment_124748" aria-describedby="caption-attachment-124748" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-124748" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/12/B2776205-BD1A-48F0-A181-7ADB1B56F024-e1766983416129.jpeg" alt="Sekuriti SPPG Batam" width="860" height="573" /><figcaption id="caption-attachment-124748" class="wp-caption-text">Polisi menunjukkan barang bukti kasus penganiayaan berencana yang melibatkan seorang sekuriti di Sagulung, Batam, Minggu, 28 Desember 2025. GOKEPRI/ENGESTI FEDRO</figcaption></figure>
<p>Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui emosinya memuncak setelah beberapa kali ditegur. “Saya sakit hati, sudah dua kali ditegur,” kata pelaku kepada penyidik.</p>
<p>Pemilik SPPG Sei Pelenggut, Ganda, menyebut pelaku memang kerap bermasalah soal kedisiplinan. Ia mengatakan pelaku sering membawa teman nongkrong di area dapur dan pernah terlibat cekcok dengan koordinator lapangan sebelumnya.</p>
<p>Polisi mengamankan pakaian korban dan pelaku serta sepeda motor yang digunakan saat beraksi. Sementara parang yang digunakan pelaku masih dicari karena dibuang saat melarikan diri.</p>
<p>Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 353 ayat (2) juncto Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berencana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/dua-tersangka-kecelakaan-kerja-asl-shipyard-ditahan/">Dua Tersangka Kecelakaan Kerja ASL Shipyard Ditahan</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/sekuriti-sppg-di-sagulung-bacok-atasan-karena-sakit-hati/">Sekuriti SPPG di Sagulung Bacok Atasan karena Sakit Hati</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Sagulung Gempar Ada Mayat Tergantung di Pohon</title>
		<link>https://gokepri.com/warga-sagulung-gempar-ada-mayat-tergantung-di-pohon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Asrul Rahmawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2022 02:22:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[kapolsek sagulung]]></category>
		<category><![CDATA[mayat tergantung di pohon]]></category>
		<category><![CDATA[polsek sagulung]]></category>
		<category><![CDATA[Sagulung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=53581</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri.com) &#8211; Warga Dapur 12 Sagulung, Batam dikejutkan oleh penemuan mayat pria yang tergantung <a class="read-more" href="https://gokepri.com/warga-sagulung-gempar-ada-mayat-tergantung-di-pohon/" title="Warga Sagulung Gempar Ada Mayat Tergantung di Pohon" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/warga-sagulung-gempar-ada-mayat-tergantung-di-pohon/">Warga Sagulung Gempar Ada Mayat Tergantung di Pohon</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BATAM (gokepri.com) &#8211; Warga Dapur 12 Sagulung, Batam dikejutkan oleh penemuan mayat pria yang tergantung di sebuah pohon, Rabu 23 November 2022.</p>
<p>Mayat itu ditemukan di depan PT Fuyuan Paper, Dapur 12 dalam kondisi tergantung menggunakan baju kemeja lengan panjang dan menghunakan celana Levi’s.</p>
<p>Tak jauh dari lokasi ditemukan motor beat dengan nomor polisi BP 2280 OC. Kondisinya mengenaskan. Warga menduga mayat pria itu mati di bunuh.</p>
<p>“Sepertinya ada dibunuh,” kata Amri warga Kavling falamboyan.</p>
<p>Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta membenarkan kejadian itu. Namun dia belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab kematian pria tersebut.</p>
<p>“Kami dapat laporan dari warga dan langsung ke lokasi,” kata dia, saat dihubungi Kamis 24 November 2022.</p>
<p>Saat ini jasad pria itu sudah di bawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/warga-sekupang-geger-ada-mayat-di-depan-kantor-fkub/">Warga Sekupang Geger ada Mayat di depan Kantor FKUB</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID:en">Google News</a></strong></p>
<p>Penulis : Engesti</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/warga-sagulung-gempar-ada-mayat-tergantung-di-pohon/">Warga Sagulung Gempar Ada Mayat Tergantung di Pohon</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Oknum RT dan RW di Batam Diduga Jadi Mafia Tanah</title>
		<link>https://gokepri.com/oknum-rt-dan-rw-diduga-jadi-mafia-tanah-di-batam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ilfitrah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2022 23:20:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[batam]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua RT dan RW]]></category>
		<category><![CDATA[mafia tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Sagulung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=34324</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batam (gokepri.com) -Oknum Ketua RT dan RW di Batam diduga menjadi mafia tanah dengan memperjualbelikan <a class="read-more" href="https://gokepri.com/oknum-rt-dan-rw-diduga-jadi-mafia-tanah-di-batam/" title="Oknum RT dan RW di Batam Diduga Jadi Mafia Tanah" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/oknum-rt-dan-rw-diduga-jadi-mafia-tanah-di-batam/">Oknum RT dan RW di Batam Diduga Jadi Mafia Tanah</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batam (gokepri.com)</strong> -Oknum Ketua RT dan RW di Batam diduga menjadi mafia tanah dengan memperjualbelikan akses jalan di Batam.</p>
<p>Kasus itu terjadi di perumahan Sumber Sari RT 02, RW 07, Kelurahan Sungai Langkai, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepri.</p>
<p>Adalah mantan Ketua RW 07 Suatri Dewi dan RT 02 Mangasa Simanjuntak  yang sekarang sudah menjadi RW di lokasi tersebut.</p>
<p>Padahal, pihak Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menetapkan bahwa di lokasi itu merupakan DMJ (Daerah Milik Jalan) atau Right of way (ROW) milik masyarakat.</p>
<p>Akibatnya, warga yang sudah terlanjur membeli tanah kesulitan mengurus keabsahan lahan milik mereka.</p>
<p>Rosmauli Sinaga (46) misalnya, warga yang sudah terlanjur membeli lahan tersebut. Ia mengatakan, dirinya, merasa ditipu oleh oknum RT dan RW. Lantaran status kepemilikan lahannya yang tidak jelas.</p>
<p>Sampai detik ini Rosmauli tidak bisa mengurus surat-surat lahanya. Walaupun dirinya telah memiliki kwitansi pembelian dari pengembang dan surat pernyataan hibah dari RT/RW setempat.</p>
<p>“Rumah kami di ROW jalan dan sudah bayar Rp 20 juta. Awalnya pengembang menjanjikan bahwa jalan akan dipindah. Tapi sekarang kan, sudah dibikin parit bagaimana mau dibikin jalan lagi? Nah kan tidak ada lagi jalan yang dijanjikan mereka (Pengembang) untuk dipindahkan,” kata Ros, Minggu 9 Januari 2022.</p>
<p>Tak hanya Rosmauli, warga lainnya yang sudah membeli lahan tersebut juga merasa ditipu. Setidaknya Sudah ada sembilan rumah yang berdiri permanen di ROW jalan itu. Bukti jual beli kavling yang diberikan kepada warga hanya beralaskan kwitansi tanpa adanya surat kepemilikan dan penjual kavling.</p>
<p>“Kan, tidak enak kalau seperti ini, kami ini bisa dibilang korban lah karena untuk mengurus yang sudah berdiri tidak bisa,” katanya.</p>
<p>Dirinya menduga, adanya kongkalikong antara pihak pengembang dalam hal ini PT Nasada Surya Abadi pihak RT dan oknum mantan RW. Saat ini pihak warga sedang melaporkan kasus tersebut ke Polda Kepri.</p>
<p>Sementara, pihak pengembang dalam hal ini PT Nasada Surya Abadi mengaku pihak RT dan RW setempat yang mengalokasikan lahan tersebut ke warga. dirinya hanya menandatangani surat pernyataan hibah yang disaksikan oleh RT dan RW setempat.</p>
<p>“Sebenarnya lahan kami yang matangkan. Cuma yang mengalokasikan kewarga dan yang buat site plan itu pejabat setempat ketua RT dan beberapa anggota pembantunya,” kata pihak pengembang PT Nasada Surya Abadi Andi Surya, saat dikonfirmasi.</p>
<p>Ia menyebut ada permainan yang dilakukan oleh oknum RT dan RW di lokasi itu.</p>
<p>“Cuma RT lama mengalokasikan ke orang entah sama siapa,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, saat awak media mengkonfirmasi kepada Mangasa Simanjuntak, RW setempat, yang diduga terlibat dalam penjualan tanah ROW jalan kepada warga.</p>
<p>Pihaknya mengaku tidak mengetahui bahwa lahan yang itu adalah ROW jalan.</p>
<p>Menurutnya, itu adalah lahan kosong yang tidak bermasalah.</p>
<p>“Saya cuma mengetahui saja. Tak pernah saya tahu itu jalan itu lahan kosong. Kalau ada masalah nantinya lahan itu ya itu masalah pembeli dengan pengembang,” katanya.</p>
<p>(penulis: engesti)</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/oknum-rt-dan-rw-diduga-jadi-mafia-tanah-di-batam/">Oknum RT dan RW di Batam Diduga Jadi Mafia Tanah</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Sagulung Batam Berang, Ada Pihak Ubah Akses Jalan Jadi Kavling</title>
		<link>https://gokepri.com/warga-sagulung-batam-berang-ada-pihak-ubah-akses-jalan-jadi-kavling/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ilfitrah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2022 01:02:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Jalan Warga Batam Dijadikan Kavling]]></category>
		<category><![CDATA[bp batam]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembang]]></category>
		<category><![CDATA[ROW]]></category>
		<category><![CDATA[Sagulung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=33783</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batam (gokepri.com) &#8211; Warga Sumber Sari RT 02, RW 07, Kelurahan Sungai Langkai, Kecamatan Sagulung, <a class="read-more" href="https://gokepri.com/warga-sagulung-batam-berang-ada-pihak-ubah-akses-jalan-jadi-kavling/" title="Warga Sagulung Batam Berang, Ada Pihak Ubah Akses Jalan Jadi Kavling" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/warga-sagulung-batam-berang-ada-pihak-ubah-akses-jalan-jadi-kavling/">Warga Sagulung Batam Berang, Ada Pihak Ubah Akses Jalan Jadi Kavling</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batam (gokepri.com)</strong> &#8211; Warga Sumber Sari RT 02, RW 07, Kelurahan Sungai Langkai, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepri berang. Sebab, akses jalan di perumahan itu telah diubah menjadi kavling dan diperjualbelikan oleh oknum tertentu.</p>
<p>Padahal, pihak Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menetapkan bahwa di lokasi itu merupakan DMJ (Daerah Milik Jalan) atau Right of way (ROW) milik masyarakat.</p>
<p>“Sudah berjalan lebih kurang lebih selama 3 tahun, sementara dari BP Batam tidak ada izin untuk pembuatan kavling dan ada yang sudah membangun rumah. Itukan, jalan umum ada semua bukti-buktinya,” kata Efendi, warga setempat, Ahad, 2 Januari 2022.</p>
<p>Efendi mengatakan, pada tahun 1998 sesuai dengan Pengalokasian Lahan (PL) oleh BP Batam lokasi tersebut benar sebagai ROW jalan akses milik masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, jika dibangun akses jalan di lokasi itu justru sangat membantu warga sekitar dalam beraktifitas. Namun, sampai saat ini akses jalan tersebut belum juga dibangun.</p>
<p>Selama ini, kata dia, banyak warga yang keberatan terkait alih fungsi jalan tersebut.</p>
<p>“Akses jalan untuk putaran mobil tidak ada. Jalan buntu. Kalau ada kebakaran bagaimana? Lori sampah untuk keluar masuk selalu mundur ini kan mengganggu ketenangan dan keselamatan warga,” katanya.</p>
<p>Saat ini pihaknya bersama warga lainya telah melaporkan hal tersebut ke Badan Pengusahaan (BP) Batam.</p>
<p>“Kami juga sudah ke BP, nanti kalau proses di BP bahwa itu benar-benar ROW jalan kita akan lapor ke Polda,” tambahnya.</p>
<p><strong>RT/RW Terlibat</strong></p>
<p>Dijelaskan Efendi, sudah ada 9 rumah yang berdiri permanen di ROW jalan itu.</p>
<p>Bukti jual beli kavling yang diberikan kepada warga hanya beralaskan kwitansi tanpa adanya surat kepemilikan, dan penjual kavling tersebut diduga oknum mantan RT dan sekarang sudah menjadi RW.</p>
<p>Dirinya menduga, adanya kongkalikong antara pihak pengembang dalam hal ini PT Nasada Surya Abadi pihak RT dan oknum mantan RW.</p>
<p>Ia menuturkan, ketiganya memiliki perannya tersendiri untuk menjual lahan tersebut kepada warga.</p>
<p>“Mereka beli lahan itu langsung ke warga sini juga dan ditandatangani oleh RT/ RW dan Pihak pengembang. Jadi mereka bagi-bagi kavling sama warga disini, pihak pengembang padahal tau bahwa lahan yang dijual itu adalah jalan berdasarkan Pengadaan langsung (PL) tapi mereka jual juga,” katanya.</p>
<p>Dirinya menyayangkan, tidak adanya koordinasi yang baik antara warga dan RT RW setempat. Ia berharap adanya jalan keluar terkait permasalahan ini.</p>
<p>“Itu masih dugaan, apakah bisa menjual jalan menjadi kavling? Mereka menjual itu kepada warga yang tidak tahu,” katanya.</p>
<p><strong>Bingung</strong></p>
<p>Rosmauli Sinaga (46) Warga Sumber Sari RT 02 RW 07, Kelurahan Sungai Langkai, Kecamatan Sagulung, Kota Batam Kepulauan Riau masih bertanya-tanya terkait status kepemilikan lahannya.</p>
<p>Namun, sampai saat ini dirinya tidak bisa mengurus surat-surat lahannya tersebut. Walaupun dirinya telah memiliki kwitansi pembelian dari pengembang dan surat pernyataan hibah dari RT/RW setempat. Sementara bangunan rumahnya sudah berdiri lokasi ROW jalan.</p>
<p>“Awalnya pengembang menjanjikan bahwa jalan akan dipindah. Tapi sekarang kan, sudah dibikin parit bagaimana mau dibikin jalan lagi? Nah kan tidak ada lagi jalan yang dijanjikan mereka (Pengembang) untuk dipindahkan,” kata Rosmauli..</p>
<p>Dirinya mengaku sangat membutuhkan akses jalan dan status kepemilikan lahannya.</p>
<p>“kami mohon adalah solusi. Kan, tidak enak kalau seperti ini, kami ini bisa dibilang korban lah karena untuk mengurus yang sudah berdiri tidak bisa,” katanya.</p>
<p><strong>Mengaku tidak tahu</strong></p>
<p>Saat awak media mengkonfirmasi kepada RW setempat yang diduga terlibat dalam penjualan ROW jalan kepada warga.</p>
<p>Pihak RW mengaku tidak mengetahui bahwa lahan yang itu adalah ROW jalan. Menurutnya, itu adalah lahan kosong yang tidak bermasalah.</p>
<p>“Saya cuma mengetahui saja. Tak pernah saya tahu itu jalan itu lahan kosong. Kalau ada masalah nantinya lahan itu ya itu masalah pembeli dengan pengembang,” kata RW 07 Mangasa Simanjuntak di rumahnya Minggu, 2 Desember 2022.</p>
<p>Mangasa beralasan, bahwa hal tersebut langsung ditanyakan kepada pengembangan yakni PT Nasada Surya Abdi.</p>
<p>Sementara pihak pengembang PT Nasada Surya Abadi yang menjual tanah row jalan kepada warga belum dapat dikonfirmasi.</p>
<p>(penulis: engesti)</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/warga-sagulung-batam-berang-ada-pihak-ubah-akses-jalan-jadi-kavling/">Warga Sagulung Batam Berang, Ada Pihak Ubah Akses Jalan Jadi Kavling</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Kronologis Ditemukannya Rasyid, Bocah yang Hilang di Sagulung</title>
		<link>https://gokepri.com/ini-kronologis-ditemukannya-rasyid-bocah-yang-hilang-di-sagulung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 May 2021 09:36:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[batam]]></category>
		<category><![CDATA[bocah hilang]]></category>
		<category><![CDATA[rasyid]]></category>
		<category><![CDATA[Sagulung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=20494</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batam (gokepri.com) &#8211; Ar Rasyid Hakim, bocah usia 2 tahun 8 bulan yang sempat hilang <a class="read-more" href="https://gokepri.com/ini-kronologis-ditemukannya-rasyid-bocah-yang-hilang-di-sagulung/" title="Ini Kronologis Ditemukannya Rasyid, Bocah yang Hilang di Sagulung" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/ini-kronologis-ditemukannya-rasyid-bocah-yang-hilang-di-sagulung/">Ini Kronologis Ditemukannya Rasyid, Bocah yang Hilang di Sagulung</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batam (gokepri.com) &#8211;</strong> Ar Rasyid Hakim, bocah usia 2 tahun 8 bulan yang sempat hilang sejak Minggu (16/5/2021) akhirnya ditemukan. Di lokasi yang tak jauh dari sebelum ia hilang, tepatnya di Kawasan Cipta Green City, Sagulung.</p>
<p>Bocah ini ditemukan pada Kamis (20/05/2021) pukul 07.45 WIB, oleh karyawan proyek Cipta Grand City saat berada di Ruko Blok F. Rasyid yang beralamat di Ruli Kampung Jawa RT06/RW26 No. 15 tersebut saat ini sudah kembali bersama orang tuanya.</p>
<p>Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf mengatakan krnonologis kejadinya yakni pada Minggu (16/5/2021) sekitar pukul 19.30 wib di Cipta Green City Sagulung, Rasyid bermain di pasir warna warni. Ia datang bersama ibunya yang bernama Nurbaiyah dan tantenya Jimma.</p>
<p>&#8220;Waktu itu ibu korban pamit kepada adiknya (Jimma) untuk membeli minuman yang tidak jauh dari tempat Rasyid bermain,&#8221; kata Yusriadi, Kamis (20/5/2021).</p>
<p>Setelah itu, Rasyid menanyakan ibunya kepada Jimma dan mengatakan ingin menyusul. Kemudian, Rasyid langsung menyusul ibunya dan tidak lagi diperhatikan oleh Jimma.</p>
<p>Tak lama kemudan ibu Rasyid datang dan bertanya kepada Jimma dimana Rasyid. Selanjutnya dijawab bahwa menyusul ibunya. Namun setelah ditunggu, Rasyid tak kunjung datang.</p>
<p>&#8220;Karena anak tak datang juga sehingga di lakukan pencarian di sekitar lapangan taman namun tak berjumpa sehingga ibu korban membuat laporan pengaduan ke Polsek Sagulung,&#8221; katanya.</p>
<p>Tindakan unit Reskrim Polsek Sagulung bersama dengan ibu korban mendatangi pengelola taman bermain dan dekat mainan tersebut ada kamera CCTv yang mengarah ke taman. Kemudian meminta rekaman CCTv tapi tidak terekam Rasyid tersebut bermain di taman .</p>
<p>Unit reskrim Polsek Sagulung juga mendatangi mantan suami ibunya yang bernama Hendri Salim di Perum Kepodang Raya Kurnia Jaya Batam. Untuk menanyakan tentang Rasyid.</p>
<p>&#8220;Tapi pengakuan mantan suaminya tidak pernah berjumpa dengan anaknya,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>| Baca Juga : <a href="https://gokepri.com/alhamdulillah-tiga-hari-hilang-rasyid-ditemukan-selamat/">Alhamdulillah, Tiga Hari Hilang Rasyid Ditemukan Selamat</a></strong></p>
<p>Selanjutnya, pada hari Kamis (20/5/2021) pukul 07.45 pihaknya mendapatkan laporan telah di temukan anak hilang oleh karyawan proyek Cipta Grand City di Ruko Blok F. Kemudian langsung di serahkan ke pihak security.</p>
<p>&#8220;Dari pihak security langsung menghubungi keluarga dari korban kemudian pihak keluarga dari korban datang langsung membawa korban ke klinik pukul 08. 10 Wib terdekat di dampingi dari pihak security yang bertugas,&#8221; jelasnya</p>
<p>Setelah melakukan medical chek up terhadap anak tersebut, anak tersebut langsung di bawa oleh ibu dan keluarganya pulang ke rumah. Pihaknya kemudian melakukan olah TKP yang mana jarak anak dengan tempat ibu membeli minuman 5 meter dan jarak antara tempat mainan anak dengan di temukan anak terakhir kali di temukan 1,5 kilometer.</p>
<p>&#8220;Dan saksi sering duduk di tempat anak tersebut di temukan yang banyak tumbuk semak-semak dan daun,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, keterangan saksi dari hari Senin sering mendengar ada anak menangis namun tidak tahu darimana asal tangisan tersebut. Namun pada hari kamis saksi menemukan anak dalam keadaan berdiri di dalam semak.</p>
<p>&#8220;Dengan wajah pucat dan kulit kaki dan tangan dalam keadaan keriput akibat kedinginan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>(ard)</p>
<p><strong>| Baca Juga : <a href="https://gokepri.com/bocah-usia-2-tahun-di-batuaji-hilang-saat-bermain-di-taman-berikut-ciri-cirinya/">Bocah Usia 2 Tahun di Batuaji Hilang Saat Bermain di Taman, Berikut Ciri-cirinya</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/ini-kronologis-ditemukannya-rasyid-bocah-yang-hilang-di-sagulung/">Ini Kronologis Ditemukannya Rasyid, Bocah yang Hilang di Sagulung</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelebaran Jalan Tembesi dan Basecamp, Warga Batuaji : Sudah Lama Kami Menanti</title>
		<link>https://gokepri.com/pelebaran-jalan-tembesi-dan-basecamp-warga-batuaji-sudah-lama-kami-menanti/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 May 2021 07:46:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Barelang]]></category>
		<category><![CDATA[Batuaji]]></category>
		<category><![CDATA[Sagulung]]></category>
		<category><![CDATA[simpang barelang]]></category>
		<category><![CDATA[simpang tembesi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=19869</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batam (gokepri.com) &#8211; Warga Batuaji dan Sagulung menyambut positif pelebaran jalan di Simpang Tembesi (Barelang) <a class="read-more" href="https://gokepri.com/pelebaran-jalan-tembesi-dan-basecamp-warga-batuaji-sudah-lama-kami-menanti/" title="Pelebaran Jalan Tembesi dan Basecamp, Warga Batuaji : Sudah Lama Kami Menanti" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pelebaran-jalan-tembesi-dan-basecamp-warga-batuaji-sudah-lama-kami-menanti/">Pelebaran Jalan Tembesi dan Basecamp, Warga Batuaji : Sudah Lama Kami Menanti</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batam (gokepri.com) &#8211;</strong> Warga Batuaji dan Sagulung menyambut positif pelebaran jalan di Simpang Tembesi (Barelang) dan Simpang Basecamp, yang dilakukan oleh Pemko Batam.</p>
<p>Pasalnya simpang tersebut selama ini sering terjadi kemacematan panjang. Terutama pada saat jam berangkat dan pulang kerja, kemacetan selalu tidak bisa dihindari.</p>
<p>Nurdin, salah satu warga mengatakan pelebaran dua simpang ini memang sudah seharusnya dilakukan pemerintah. Sebab, saat ada kemacetan tidak ada akses jalan lain.</p>
<p>&#8220;Kalau warga Batuaji atau Sagulung sudah pasti menyambut baik. Karena sudah lama kami menanti pelebaran jalan,&#8221; kata Nurdin, Jumat (7/5/2021).</p>
<p>Menurut dia, pelebaran jalan di Batuaji memang sudah seharusnya dilakukan. Karena jumlah kendaraan yang melintas saat ini tidak lagi sebanding dengan badan jalan yang ada.</p>
<p>Pihaknya berharap Pemko Batam jangan hanya fokus untuk membangun kawasan Batam Center saja. Tapi seharusnya juga wilayah Batuaji dan Sagulung yang memang pada penduduknya.</p>
<p>&#8220;Kayaknya tidak ada jalan yang tidak macet di Batuaji ini, mulai dari Top 100, Tembesi, SP, sampai Basecamp sana pasti padat merayap,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, Yumasnur mengatakan pihaknya terus menggesa tender sejumlah proyek infrastruktur di lingkungan Pemko Batam. Sehingga pekerjaan fisiknya bisa segera dikerjakan.</p>
<p><strong>|Baca Juga : <a href="https://gokepri.com/pelebaran-jalan-simpang-tembesi-dan-basecamp-mulai-dikerjakan/">Pelebaran Jalan Simpang Tembesi dan Basecamp Mulai Dikerjakan</a></strong></p>
<p>“Beberapa sudah selesai (tender), Simpang Basecamp saat ini malah sudah mulai dikerjakan,” kata Yumasnur.</p>
<p>Simpang Tembesi dan Simpang Basecamp selama ini memang menjadi prioritas Pemko Batam untuk dilakukan pelebaran jalan. Mengingat aktivitas di dua simpang tersebut selama ini sering padat dan macet.</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pelebaran-jalan-tembesi-dan-basecamp-warga-batuaji-sudah-lama-kami-menanti/">Pelebaran Jalan Tembesi dan Basecamp, Warga Batuaji : Sudah Lama Kami Menanti</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 25/28 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)

Served from: gokepri.com @ 2026-06-21 00:04:08 by W3 Total Cache
-->