<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rumput laut Archives &#8211; gokepri</title>
	<atom:link href="https://gokepri.com/tag/rumput-laut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gokepri.com/tag/rumput-laut/</link>
	<description>Inspirasi Bersama</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 May 2026 11:16:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/cropped-IMG_5700-32x32.jpeg</url>
	<title>rumput laut Archives &#8211; gokepri</title>
	<link>https://gokepri.com/tag/rumput-laut/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Budidaya Rumput Laut, Peluang Baru Nelayan Lingga</title>
		<link>https://gokepri.com/budidaya-rumput-laut-peluang-baru-nelayan-lingga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 11:16:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya laut]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor rumput laut]]></category>
		<category><![CDATA[Hilirisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepulauan Riau]]></category>
		<category><![CDATA[lingga]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Nyanyang Haris Pratamura]]></category>
		<category><![CDATA[rumput laut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=132308</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lingga disiapkan jadi sentra budidaya rumput laut. Lima ribu nelayan dilibatkan. TANJUNGPINANG (gokepri) &#8211; Pemerintah <a class="read-more" href="https://gokepri.com/budidaya-rumput-laut-peluang-baru-nelayan-lingga/" title="Budidaya Rumput Laut, Peluang Baru Nelayan Lingga" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/budidaya-rumput-laut-peluang-baru-nelayan-lingga/">Budidaya Rumput Laut, Peluang Baru Nelayan Lingga</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lingga disiapkan jadi sentra budidaya rumput laut. Lima ribu nelayan dilibatkan.</strong></p>
<p><strong>TANJUNGPINANG (gokepri)</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan pengembangan budidaya rumput laut seluas 10 ribu hektare di perairan Lingga dengan melibatkan sekitar 5.000 nelayan. Program ini diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi pesisir sekaligus memperkuat sektor kelautan berbasis masyarakat.</p>
<p>Pengembangan rumput laut dipilih karena dinilai sesuai dengan karakter wilayah Kepulauan Riau yang didominasi laut. Selain meningkatkan produksi sektor perikanan, program tersebut diarahkan untuk memperluas sumber pendapatan masyarakat pesisir.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/budidaya-rumput-laut-peluang-ekonomi-pesisir-kepulauan-riau/">Budidaya Rumput Laut, Peluang Ekonomi Pesisir Kepulauan Riau</a></strong></p>
<p>Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura mengatakan, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian terkait agar pengembangan kawasan budidaya berlangsung bertahap.</p>
<p>“Pemprov Kepri juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk pengembangan budidaya rumput laut secara bertahap,” ujar Nyanyang di Tanjungpinang, Selasa (26/5/2026).</p>
<p>Dari target pengembangan 10 ribu hektare, saat ini baru tersedia sekitar 500 hektare kawasan budidaya rumput laut di Lingga.</p>
<figure id="attachment_132309" aria-describedby="caption-attachment-132309" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-132309" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/05/6A17B4F3-68EB-4C97-B1C3-12F6A3B26D0E.jpeg" alt="Nelayan mengelola budidaya rumput laut di perairan Lingga, Kepulauan Riau." width="800" height="533" srcset="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/05/6A17B4F3-68EB-4C97-B1C3-12F6A3B26D0E.jpeg 800w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/05/6A17B4F3-68EB-4C97-B1C3-12F6A3B26D0E-768x512.jpeg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption id="caption-attachment-132309" class="wp-caption-text">Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura (tengah). ANTARA/Ogen</figcaption></figure>
<p>Menurut Nyanyang, skema budidaya akan melibatkan masyarakat pesisir. Setiap kepala keluarga direncanakan mengelola sekitar dua hektare lahan.</p>
<p>Dengan masa panen sekitar 45–60 hari, produktivitas rumput laut diperkirakan mencapai lima ton per hektare. Artinya, satu keluarga yang mengelola dua hektare berpotensi menghasilkan sekitar 10 ton rumput laut dalam satu siklus panen.</p>
<p>Pemprov Kepri memperkirakan pendapatan masyarakat dari usaha tersebut dapat mencapai Rp 8 juta hingga Rp 10 juta per bulan.</p>
<p>“Estimasi pendapatan itu berasal dari hasil panen dua hektare atau setara 10 ton rumput laut,” kata Nyanyang.</p>
<p>Pemerintah daerah juga menyiapkan pengembangan industri hilir rumput laut. Produk hasil budidaya tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi diarahkan ke industri pengolahan.</p>
<p>Rumput laut dapat diolah menjadi bahan baku kosmetik, obat-obatan, hingga pangan olahan. Langkah ini diharapkan memberi nilai tambah dan memperluas pasar.</p>
<p>“Pasar ekspor rumput laut sudah tersedia, salah satunya Tiongkok. Kami terus mendorong pengembangan dari sektor hulu hingga hilir,” ujar Nyanyang.</p>
<p>Kepri memiliki potensi pengembangan budidaya rumput laut karena sekitar 96 persen wilayahnya berupa laut. Selain Lingga, potensi serupa juga terdapat di Karimun, Bintan, Batam, hingga Natuna.</p>
<p>Namun, keberhasilan program masih bergantung pada kesiapan infrastruktur budidaya, akses pasar, serta kepastian rantai hilirisasi agar manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. ANTARA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/budi-daya-rumput-laut-di-kepri-ditingkatkan-untuk-pasok-pasar-internasional/">Budi Daya Rumput Laut di Kepri Ditingkatkan untuk Pasok Pasar Internasional</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/budidaya-rumput-laut-peluang-baru-nelayan-lingga/">Budidaya Rumput Laut, Peluang Baru Nelayan Lingga</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekspor Rumput Laut dari Batam Naik 500 Persen, Paling Banyak Dikirim ke China</title>
		<link>https://gokepri.com/ekspor-rumput-laut-dari-batam-naik-500-persen-paling-banyak-dikirim-ke-china/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Romadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jan 2022 04:53:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[batam]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[rumput laut]]></category>
		<category><![CDATA[singapura]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=36019</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batam (gokepri.com) &#8211; Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Batam mencatat <a class="read-more" href="https://gokepri.com/ekspor-rumput-laut-dari-batam-naik-500-persen-paling-banyak-dikirim-ke-china/" title="Ekspor Rumput Laut dari Batam Naik 500 Persen, Paling Banyak Dikirim ke China" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/ekspor-rumput-laut-dari-batam-naik-500-persen-paling-banyak-dikirim-ke-china/">Ekspor Rumput Laut dari Batam Naik 500 Persen, Paling Banyak Dikirim ke China</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batam (gokepri.com)</strong> &#8211; Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Batam mencatat nilai ekspor rumput laut kering dari Batam ke berbagai negara meningat 500 persen.</p>
<p>Nilainya mencapai Rp24,58 miliar pada 2021, sedangkan tahun 2020 nilai ekspor rumput laut kering hanya 4,09 miliar.</p>
<p>Kepala SKIPM Batam, M Darwin Syah Putra mengatakan kenaikan nilai ekspor rumput laut Batam tinggi tersebut disebabkan karena bertambahnya permintaan negara tujuan ekspor seiring relatif membaiknya kondisi perekonomian global, meskipun masih dalam situasi pandemi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Permintaan ekspor rumput laut Batam mengalami peningkatan yang signifikan pada 2021 dibanding tahun sebelumnya, bahkan pada awal 2022 sudah mulai ramai pengiriman,&#8221; kata Darwin, Senin 31 Januari 2022.</p>
<ul>
<li><strong>Baca Juga : <a href="https://gokepri.com/bright-pln-batam-resmikan-gudang-penampungan-dan-pengelolaan-rumput-laut/">bright PLN Batam Resmikan Gudang Penampungan dan Pengelolaan Rumput Laut</a></strong></li>
</ul>
<p>Ia menyebutkan tujuan ekspor rumput laut kering Batam pada 2021, yakni China tercatat 105 kali dengan volume 6.763, 47 ton senilai Rp23,95 miliar, Jepang 5 kali dengan volume 95,36 ton senilai Rp286,08 juta, Vietnam 2 kali dengan volume 32 ton senilai Rp342 juta dan Singapura 1 kali dengan volume 990 kg senilai Rp279 juta.</p>
<p>Sementara pada 2020, lanjut Darwin, ekspor rumput laut Batam hanya ke tiga negara, yakni China sebanyak 17 kali dengan volume 920,9 Ton senilai Rp2,50 miliar, Vietnam sebanyak 5 kali dengan volume 129 Ton senilai Rp1,28 miliar dan Jepang sebanyak 5 kali dengan volume 100 Ton senilai Rp300 juta.</p>
<p>&#8220;Potensi rumput laut Batam sangat besar, mudah-mudahan ekspornya pada tahun ini bisa lebih tinggi lagi dari tahun-tahun sebelumnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk saat ini sudah tercatat ada lima pelaku usaha yang mengekspor rumput laut dan semua dominan rumput laut yang diambil oleh masyarakat nelayan dengan cara dicabut dari alam seperti jenis Sargassum dan Spinosum, sedangkan untuk jenis Cottoni yang dibudidayakan masih sedikit.</p>
<ul>
<li><strong>Baca Juga : <a href="https://gokepri.com/rumput-laut-batam-tembus-pasar-dunia/">Rumput Laut Batam Tembus Pasar Dunia</a></strong></li>
</ul>
<p>Hal ini sejati sangat potensial dengan wilayah Kepri yang hampir 97% merupakan lautan dengan kualitas air yang baik sangat potensial untuk budidaya rumput laut ini lebih ditingkatkan lagi sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan perekonomian daerah Batam dan Kepri.</p>
<p>Terlebih untuk saat ini industri pengolahan rumput laut di Indonesia baru 40% terpakai kapasitas pabrik pengolahannya karena kekurangan bahan baku, belum lagi kebutuhan dunia.</p>
<p>Ia mengatakan pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada pelaku usaha komoditas perikanan, khususnya yang berpotensi ekspor agar mereka tetap komitmen menjaga mutu dan kualitas produk yang dikirim ke luar negeri.</p>
<p>&#8220;Makanya, dilakukan surveilan dan pengambilan sampel terjadwal pada unit pengolahan rumput laut, untuk memastikan mutunya, kemudian diterbitkan sertifikat ekspornya,&#8221; ucap Darwin.</p>
<p>Menurutnya peningkatan ini menjadi bukti bahwa masyarakat Batam mulai tertarik dan menjadikan rumput laut sebagai mata pencaharian alternatif.</p>
<ul>
<li><strong>Baca Juga : </strong><a href="https://gokepri.com/hasil-nelayan-kepri-transaksinya-harus-di-kepri/"><strong>Hasil Nelayan Kepri Transaksinya Harus di Kepri</strong></a></li>
</ul>
<p>Jika semula dianggap sampah yang mengotori tepi pantai, kini masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari rumput laut jenis Sargassum<br />
ini,</p>
<p>&#8220;Bahkan menghasilkan devisa negara setelah bisa diekspor. Saat ini rumput laut menjadi primadona masyarakat pulau-pulau di Kota Batam,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Stasiun KIPM Batam senantiasa berkomitmen penuh untuk mendukung ekspor hasil perikanan Indonesia guna menggerakkan roda perekonomian bangsa dan mendukung pemulihan ekonomi nasional.</p>
<p>(Penulis : Romadi)</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/ekspor-rumput-laut-dari-batam-naik-500-persen-paling-banyak-dikirim-ke-china/">Ekspor Rumput Laut dari Batam Naik 500 Persen, Paling Banyak Dikirim ke China</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awal Tahun 2021, Ekspor Rumput Laut Batam Capai 506 Ton</title>
		<link>https://gokepri.com/awal-tahun-2021-ekspor-rumput-laut-batam-capai-506-ton/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2021 06:36:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[batam]]></category>
		<category><![CDATA[kepri]]></category>
		<category><![CDATA[kkp]]></category>
		<category><![CDATA[rumput laut]]></category>
		<category><![CDATA[Rumput Laut Batam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=16367</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batam (gokepri.com) &#8211; Jumlah ekspor rumput laut kering asal Batam mengalami peningkatan di awal tahun <a class="read-more" href="https://gokepri.com/awal-tahun-2021-ekspor-rumput-laut-batam-capai-506-ton/" title="Awal Tahun 2021, Ekspor Rumput Laut Batam Capai 506 Ton" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/awal-tahun-2021-ekspor-rumput-laut-batam-capai-506-ton/">Awal Tahun 2021, Ekspor Rumput Laut Batam Capai 506 Ton</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Batam (gokepri.com) &#8211;</strong> Jumlah ekspor rumput laut kering asal Batam mengalami peningkatan di awal tahun 2021. Periode Januari hingga 9 Maret 2021 tercatat sekitar 506 ton rumput laut kering yang diekspor ke luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina mengatakan pada Senin (9/3/2021) lalu sebanyak 79,5 ton rumput laut kering asal Batam, diekspor ke Tiongkok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pelepasan ekspor senilai lebih dari Rp307 juta ini dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono di PT. Kencana Bumi Sukses Pulau Nipah Jembatan II,&#8221; kata Rina, Rabu (10/3/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dia, ekspor rumput laut dari Batam mengalami peningkatan yang signifikan di awal 2021. Sejak Januari hingga 9 Maret, ekspor rumput laut mencapai 506 ton. Angka ini hampir setengah volume ekspor rumput laut selama tahun 2020, yakni 1.149,92 ton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini peningkatan yang luar biasa, baru awal tahun sudah hampir setengah dari total ekspor tahun lalu,&#8221; jelas Rina.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Stasiun KIPM Batam, Anak Agung Gede Eka Susila mengatakan peningkatan ini menjadi bukti bahwa masyarakat Batam mulai tertarik dan menjadikan rumput laut sebagai mata pencaharian alternatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika semula dianggap sampah yang mengotori tepi pantai, kini masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari rumput laut jenis Sargassum ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bahkan menghasilkan devisa negara setelah bisa diekspor. Saat ini rumput laut menjadi primadona masyarakat pulau-pulau di Kota Batam,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agung menjelaska bahwa SKIPM Batam mencatat saat ini ada sekira 150 masyarakat nelayan yang menggeluti usaha rumput laut. Dari usaha tersebut, penghasilan rata-rata mencapai Rp5-6 juta setiap bulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">(ard)</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>|Baca Juga : <a href="https://gokepri.com/rumput-laut-batam-tembus-pasar-dunia/">Rumput Laut Batam Tembus Pasar Dunia</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/awal-tahun-2021-ekspor-rumput-laut-batam-capai-506-ton/">Awal Tahun 2021, Ekspor Rumput Laut Batam Capai 506 Ton</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumput Laut Batam Tembus Pasar Dunia</title>
		<link>https://gokepri.com/rumput-laut-batam-tembus-pasar-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zaki]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2021 11:10:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[batam]]></category>
		<category><![CDATA[rumput laut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=15139</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batam (gokepri.com) &#8211; Sempat dipandang sebelah mata, komoditas rumput laut kini menjadi salah satu primadona <a class="read-more" href="https://gokepri.com/rumput-laut-batam-tembus-pasar-dunia/" title="Rumput Laut Batam Tembus Pasar Dunia" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/rumput-laut-batam-tembus-pasar-dunia/">Rumput Laut Batam Tembus Pasar Dunia</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Batam (gokepri.com) &#8211; Sempat dipandang sebelah mata, komoditas rumput laut kini menjadi salah satu primadona di Kota Batam. Bahkan, selama 2020, permintaan rumput laut dari Batam tergolong tinggi untuk pasar ekspor ke berbagai negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Rumput laut kini menjadi komoditas yang menghasilkan di Batam sebagai daerah pulau,&#8221; ujar Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Batam, Anak Agung Gde Eka Susila, Senin (15/2/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agung memaparkan, merujuk data lalu lintas ekspor 2020, sebanyak 920,9 ton rumput laut jenis dried sargassum seawed telah diekspor ke Tiongkok. Nilai ekspor komoditas tersebut mencapai USD179.827,75 yang terbagi dalam 17 kali pengiriman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian frekuensi ekspor jenis spinosum mencapai 5 kali untuk pasar Vietnam. Jumlah yang diekspor sebanyak 129 ton dengan nilai sebesar USD92.791,12.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selanjutnya jenis Sargassum cutting yang sudah 5 kali kirim ke Jepang. Totalnya mencapai 100,02 ton dengan nilai USD 21,583.65,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kurun waktu setahun juga, Agung memastikan tidak ada penolakan dari pengiriman rumput laut ke negara tujuan ekspor. Total, selama 2020, SKIPM Batam melakukan 27 kali pengiriman dengan volume sebanyak 1.149,92 ton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Nilai ekspor rumput laut dari Batam selama 2020 mencapai USD294.202,52,&#8221; jelas Agung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap, tahun ini ekspor rumput laut dari Batam semakin meningkat. Terlebih komoditas ini sudah banyak membantu masyarakat nelayan yang selama ini hanya menggantungkan hidupnya dari mencari ikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga: </strong><a href="https://gokepri.com/imlek-nelayan-batam-berebut-hoki-ikan-dingkis/">Imlek, Nelayan Batam Berebut Hoki Ikan Dingkis</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, saat ini, terdapat sekitar 150 Kepala Keluarga nelayan yang bisa menghasilkan rata-rata Rp180 ribu sampai Rp200 ribu per hari atau sekitar Rp6 jutaan perbulan dari hasil rumput laut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tentu kita berharap tahun ini bisa meningkat. Dan kami dari karantina siap memberikan kemudahan pelayanan,&#8221; tandasnya. (wan)</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/rumput-laut-batam-tembus-pasar-dunia/">Rumput Laut Batam Tembus Pasar Dunia</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 23/62 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)

Served from: gokepri.com @ 2026-06-11 00:39:49 by W3 Total Cache
-->