<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KEK Kepri Archives &#8211; gokepri</title>
	<atom:link href="https://gokepri.com/tag/kek-kepri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gokepri.com/tag/kek-kepri/</link>
	<description>Inspirasi Bersama</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 02:15:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/cropped-IMG_5700-32x32.jpeg</url>
	<title>KEK Kepri Archives &#8211; gokepri</title>
	<link>https://gokepri.com/tag/kek-kepri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ekonomi Kepri Tumbuh Pesat Triwulan Pertama 2026</title>
		<link>https://gokepri.com/ekonomi-kepri-tumbuh-pesat-triwulan-pertama-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 02:15:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[bps kepri]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi Sumatera triwulan I 2026]]></category>
		<category><![CDATA[investasi batam]]></category>
		<category><![CDATA[KEK Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[PDRB Kepulauan Riau]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ekonomi Kepri 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=131292</guid>

					<description><![CDATA[<p>Industri pengolahan di Batam menjadi pendorong utama. Pemerintah provinsi mengejar target investasi Rp 86 triliun <a class="read-more" href="https://gokepri.com/ekonomi-kepri-tumbuh-pesat-triwulan-pertama-2026/" title="Ekonomi Kepri Tumbuh Pesat Triwulan Pertama 2026" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/ekonomi-kepri-tumbuh-pesat-triwulan-pertama-2026/">Ekonomi Kepri Tumbuh Pesat Triwulan Pertama 2026</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Industri pengolahan di Batam menjadi pendorong utama. Pemerintah provinsi mengejar target investasi Rp 86 triliun sepanjang 2026 untuk mempertahankan momentum.</strong></p>
<p><strong>TANJUNGPINANG (gokepri)</strong> &#8211; Ekonomi Kepulauan Riau tumbuh 7,04 persen pada triwulan I-2026 dibanding periode yang sama tahun lalu, menjadikannya provinsi dengan laju pertumbuhan tertinggi di Pulau Sumatera. Capaian ini melampaui pertumbuhan triwulan I-2025 yang tercatat 5,16 persen, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kepri.</p>
<p>Kepala BPS Kepri Toto Haryanto Silitonga menyebutkan produk domestik regional bruto Kepri atas dasar harga berlaku mencapai Rp 99,38 triliun, sementara atas dasar harga konstan tercatat Rp 57,65 triliun. Kepri juga menyumbang 7,30 persen terhadap total PDRB Pulau Sumatera pada periode ini.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/tertinggi-dalam-tiga-tahun-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-lampaui-ekspektasi-pasar/">Tertinggi dalam Tiga Tahun, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lampaui Ekspektasi Pasar</a></strong></p>
<p>Industri pengolahan tetap menjadi tulang punggung struktur ekonomi Kepri dengan porsi 42,42 persen, diikuti konstruksi sebesar 19,59 persen dan perdagangan besar-eceran serta reparasi kendaraan bermotor sebesar 9,66 persen.</p>
<p>Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan mencatat andil pertumbuhan 2,50 persen, seiring pesatnya ekspansi kawasan industri di Kota Batam.</p>
<p>Dari sisi pengeluaran, pembentukan modal tetap bruto memberikan andil pertumbuhan 3,02 persen, sedangkan konsumsi rumah tangga berkontribusi 1,80 persen.</p>
<p>Meski demikian, ada catatan yang perlu diwaspadai. Dibanding triwulan IV-2025, ekonomi Kepri mengalami kontraksi 3,54 persen. Sektor konstruksi mencatat andil negatif terbesar sebesar 1,36 persen, diikuti pertambangan dan penggalian sebesar 1,00 persen. Dari sisi pengeluaran, konsumsi pemerintah menjadi penahan pertumbuhan dengan andil negatif 2,42 persen.</p>
<p>Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyatakan pemerintah provinsi terus berupaya mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.</p>
<p>Salah satu pilar utamanya adalah menggenjot realisasi investasi senilai Rp 86 triliun sepanjang 2026.</p>
<p>Sejumlah proyek berskala besar disiapkan untuk menopang target itu. Di Batam, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus melalui Badan Pengusahaan Batam menjadi andalan. Di Bintan, pembangunan kawasan industri petrokimia di Pulau Poto dan industri baja di Pulau Numbing masuk dalam pipeline investasi.</p>
<p>Adapun KEK Thiansan di Kabupaten Lingga yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional masih menunggu penyelesaian sengketa lahan dengan TNI AL.<br />
“Bupati Lingga tengah aktif berkoordinasi membahas soal lahan PSN itu dengan TNI AL. Semoga segera ada solusi konkret,” ujar Ansar.</p>
<p>Pemerintah provinsi juga mendorong pengembangan industri rumput laut di dua kabupaten kepulauan. Di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, target lahan budidaya mencapai 5.000 hektare dengan pengelolaan oleh investor lokal asal Jawa Barat. Di Kabupaten Anambas, pembudidayaan bibit akan segera dimulai dengan target penjualan 300 ribu ton per tahun.</p>
<p>“Industri ini didukung penuh pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Dampaknya sangat positif bagi masyarakat, terutama ibu-ibu bisa bekerja dan menambah penghasilan,” kata Ansar.</p>
<p>Ansar memastikan penyebaran investasi dirancang menyasar seluruh kabupaten dan kota se-Kepri agar manfaat pertumbuhan ekonomi tidak terkonsentrasi di satu wilayah. ANTARA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/ekonomi-indonesia-tumbuh-561-persen-konsumsi-tetap-jadi-penopang/">Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Konsumsi Tetap Jadi Penopang</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/ekonomi-kepri-tumbuh-pesat-triwulan-pertama-2026/">Ekonomi Kepri Tumbuh Pesat Triwulan Pertama 2026</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kualitas Tenaga Kerja Jadi Tantangan Industri di KEK Kepri</title>
		<link>https://gokepri.com/kualitas-tenaga-kerja-jadi-tantangan-industri-di-kek-kepri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jul 2024 01:54:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Latihan Kerja di Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[KEK Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan kerja di KEK Kepri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=93139</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) &#8211; Pemerintah daerah perlu meningkatkan kualitas tenaga kerja untuk mendukung pasar kerja di <a class="read-more" href="https://gokepri.com/kualitas-tenaga-kerja-jadi-tantangan-industri-di-kek-kepri/" title="Kualitas Tenaga Kerja Jadi Tantangan Industri di KEK Kepri" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/kualitas-tenaga-kerja-jadi-tantangan-industri-di-kek-kepri/">Kualitas Tenaga Kerja Jadi Tantangan Industri di KEK Kepri</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> &#8211; Pemerintah daerah perlu meningkatkan kualitas tenaga kerja untuk mendukung pasar kerja di kawasan ekonomi khusus (KEK) di Kepulauan Riau.</p>
<p>Pengamat Ekonomi dari Universitas Internasional Batam (UIB), Kepulauan Riau, Suyono Saputra menjelaskan hingga saat ini persoalan kualitas SDM masih menjadi tantangan bagi Pemprov Kepri untuk memenuhi kebutuhan industri.</p>
<p><strong>Baca: <a href="https://gokepri.com/investasi-rp161-triliun-ini-empat-kek-baru-yang-disiapkan-pemerintah/">Investasi Rp161 Triliun, Ini Empat KEK Baru yang Disiapkan Pemerintah</a></strong></p>
<p>&#8220;Ini menjadi tantangan juga, sudah sering didiskusikan juga Pemprov Kepri bagaimana agar ada keterkaitan dengan pelaku industri dan pengelola sekolah dan perguruan tinggi, supaya jelas apa yang dibutuhkan industri dan yang disediakan sekolah,&#8221; ujar Suyono di Batam, Jumat.</p>
<p>Ia menyampaikan hal tersebut sedang digagas oleh Pemprov Kepri agar pengembangan vokasi semakin ditingkatkan. Menurut dia, selain dikembangkan oleh sekolah vokasi yang ada melalui SMK, dan Politeknik, pemerintah juga harus menjamin bahwa balai latihan kerja (BLK) juga cukup memadai seluruh SDM Kepri untuk meningkatkan skill mereka.</p>
<p>&#8220;Tujuannya supaya ada keterkaitan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja. Selama ini seperti tidak ada kecocokan antara kebutuhan industri dan SDM yang tersedia. Itu yang pelan-pelan kita perbaiki,&#8221; kata Suyono.</p>
<figure id="attachment_85997" aria-describedby="caption-attachment-85997" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-85997" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2024/04/20240423_163429.jpg" alt="kepri turis" width="800" height="533" srcset="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2024/04/20240423_163429.jpg 800w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2024/04/20240423_163429-300x200.jpg 300w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2024/04/20240423_163429-768x512.jpg 768w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2024/04/20240423_163429-696x464.jpg 696w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2024/04/20240423_163429-630x420.jpg 630w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption id="caption-attachment-85997" class="wp-caption-text">Akademisi Ekonomi dari Universitas Internasional Batam (UIB), Suyono Saputra. (ANTARA/Ogen)</figcaption></figure>
<p>Ia mengatakan dengan hadirnya BLK untuk mengisi kekosongan terhadap skill-skill tambahan bahkan skill dasar agar bisa bersaing.</p>
<p>&#8220;Anak SMK yang baru lulus juga bisa ambil vokasi di BLK untuk meningkatkan skill dasar mereka. Supaya SDM yang punya skill terbatas, bisa meningkatkan skillnya sesuai dengan pasar kerja yang ada, dan bisa bersaing,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dengan begitu, Suyono berharap baik sekolah vokasi, sekolah tinggi, atau lembaga sertifikasi menawarkan program-program yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.</p>
<p>&#8220;Jadi jangan sampai SDM yang dihasilkan itu kebingungan mau kerja dimana. Ini tantangan juga,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Adapun tiga sektor industri yang menjadi menopang perekonomian di Kepri, khususnya Batam di antaranya industri pengolahan, industri konstruksi dan jasa. ANTARA</p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/kualitas-tenaga-kerja-jadi-tantangan-industri-di-kek-kepri/">Kualitas Tenaga Kerja Jadi Tantangan Industri di KEK Kepri</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bea Cukai Lepas Ekspor Perdana 20 Ribu Ton Alumina di KEK Kepri</title>
		<link>https://gokepri.com/bea-cukai-lepas-ekspor-perdana-20-ribu-ton-alumina-di-kek-kepri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2021 02:16:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[Bintan alumina indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[KEK Kepri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=28902</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batam (gokepri.com) &#8211; Hasil koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Bea Cukai kembali melepas Ekspor <a class="read-more" href="https://gokepri.com/bea-cukai-lepas-ekspor-perdana-20-ribu-ton-alumina-di-kek-kepri/" title="Bea Cukai Lepas Ekspor Perdana 20 Ribu Ton Alumina di KEK Kepri" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/bea-cukai-lepas-ekspor-perdana-20-ribu-ton-alumina-di-kek-kepri/">Bea Cukai Lepas Ekspor Perdana 20 Ribu Ton Alumina di KEK Kepri</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batam (gokepri.com)</strong> &#8211; Hasil koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Bea Cukai kembali melepas Ekspor perdana produk unggulan dari beberapa daerah. Pertengahan Oktober lalu, Ekspor perdana berhasil dilakukan oleh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kepulauan Riau (Kepri), dan perusahaan Damar di Ambon.</p>
<p>Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman, mengatakan bahwa ekspor pedana ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Keuangan terkait program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).</p>
<p>“Bea Cukai siap menguatkan koordinasi antar unit-unit internal dan kolaborasi dengan unit eksternal dalam menjaring program dan client potensial guna menggerakan ekspor di berbagai daerah,” imbuhnya, Senin (18/10).</p>
<p>Di Tanjungpinang, Kepri, Kanwil Bea Cukai Khusus Kepri turut hadir dalam pelepasan ekspor perdana dari KEK Galang Batang oleh PT Bintan Alumina Indonesia (PT BAI), (13/10). Menggunakan dokumen Pemberitahuan Pabean KEK (PPKEK), PT BAI berhasil melakukan ekspor produk Sandy Calcined Mettalurgical Grade Alumina seberat 20 ribu ton dengan nilai Rp110 Miliar.</p>
<p>“Pemberitahuan Pabean KEK (PPKEK) merupakan tools, berupa sistem aplikasi hasil sinergi Bea Cukai, Pajak dan Lembaga Nasional Single Window (LNSW) untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kegiatan ekspor-impor di KEK. Saat ini ada 3 KEK yang ditunjuk oleh Dewan Nasional KEK untuk piloting penerapan PPKEK, yaitu KEK Galang Batang di Kepri, KEK Kendal di Jateng, dan KEK Sei Mangkei di Sumut,” jelas FIrman.</p>
<p>Firman mengatakan bahwa dengan nilai investasi yang diperkirakan akan meningkat menjadi Rp17 triliun pada akhir tahun ini, KEK Galang Batang berhasil menjadi pelopor penerapan PPKEK. Pihaknya berharap investasi besar dan keberadaan PT BAI dapat bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di Pulau Bintan dan Kepri.</p>
<p>Selanjutnya di Ambon, Bea Cukai Ambon turut hadir dalam pelepasan ekspor perdana 15 ton Damar ke Bangladesh oleh PT Parshu Indonesia di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Sabtu (16/10). Damar merupakan hasil hutan dari Pulau Seram, Maluku, yang oleh PT Parshu Indonesia akhirnya diekspor langsung dari Ambon. Selain Bea Cukai, dalam acara tersebut turut dihairi oleh Bappeda, Disperindag, Dinas Kehutanan Provinsi Maluku, Karantina Pertanian Ambon, BKIPM Ambon, Pelindo Ambon.</p>
<p>“Perlu diketahui bahwa damar sebelumnya sudah di ekspor, namun melelui Surabaya. Dalam ekspor perdana damar dari Ambon ini, PT Parshu Indonesia telah menyumbang devisa negara sebesar 37.140 USD atau sekitar Rp 522.566.000,” jelas Firman.</p>
<p>“Ekspor Provinsi Maluku menunjukkan trend yang meningkat, diversifikasi ekspor dilakukan, tidak hanya mengandalkan produk perikanan, tetapi juga sektor perkebunan, bahkan sekarang sektor kehutanan,” ujar Plh. Sekda Provinsi Maluku, Sadli le, dalam sambutannya.</p>
<p>“Saya berterimakasih kepada Bea Cukai, Karantina, dan instansi pemerintah daerah, atas bantuannya dalam pengurusan ekspor ini, selanjutnya kami berharap dapat melakukan ekspor secara kontinu,” tutup Ketut Mulyadi, Pimpinan PT Parshu Indonesia. (Can/Bisnis.com)</p>
<p><strong>|Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/juli-kek-galang-batang-rencanakan-ekspor-perdana-alumina/">Juli, KEK Galang Batang Rencanakan Ekspor Perdana Alumina</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/bea-cukai-lepas-ekspor-perdana-20-ribu-ton-alumina-di-kek-kepri/">Bea Cukai Lepas Ekspor Perdana 20 Ribu Ton Alumina di KEK Kepri</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 21/61 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)

Served from: gokepri.com @ 2026-06-23 13:01:07 by W3 Total Cache
-->