<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>iran-as Archives &#8211; gokepri</title>
	<atom:link href="https://gokepri.com/tag/iran-as/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gokepri.com/tag/iran-as/</link>
	<description>Inspirasi Bersama</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Apr 2026 04:06:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/cropped-IMG_5700-32x32.jpeg</url>
	<title>iran-as Archives &#8211; gokepri</title>
	<link>https://gokepri.com/tag/iran-as/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Negosiasi Gagal, Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak</title>
		<link>https://gokepri.com/negosiasi-gagal-blokade-selat-hormuz-picu-lonjakan-harga-minyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 04:04:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[harga minyak]]></category>
		<category><![CDATA[iran-as]]></category>
		<category><![CDATA[Selat Hormuz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=129808</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gagalnya negosiasi AS–Iran dan manuver militer di Selat Hormuz mengguncang pasar global. Harga minyak tembus <a class="read-more" href="https://gokepri.com/negosiasi-gagal-blokade-selat-hormuz-picu-lonjakan-harga-minyak/" title="Negosiasi Gagal, Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/negosiasi-gagal-blokade-selat-hormuz-picu-lonjakan-harga-minyak/">Negosiasi Gagal, Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Gagalnya negosiasi AS–Iran dan manuver militer di Selat Hormuz mengguncang pasar global. Harga minyak tembus US$100, bursa Asia melemah.</strong></p>
<p><strong>TOKYO (gokepri)</strong> — Harga minyak dunia kembali menembus level psikologis US$100 per barel pada Senin, 13 April 2026. Lonjakan ini terjadi setelah pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran gagal mencapai kesepakatan, disusul keputusan Presiden AS Donald Trump untuk memblokade pelabuhan Iran.</p>
<p>Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik sekitar 8 persen menjadi US$104,50 per barel. Sementara Brent untuk pengiriman Juni menguat 7 persen ke US$102 per barel.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/di-balik-gencatan-senjata-as-iran-10-tuntutan-tehran-menghadang-perdamaian/">Di Balik Gencatan Senjata AS-Iran, 10 Tuntutan Tehran Menghadang Perdamaian</a></strong></p>
<p>Kenaikan tajam ini menandai pembalikan arah setelah pekan sebelumnya harga sempat turun. Saat itu, pasar merespons kesepakatan gencatan senjata dua pekan yang dimediasi Pakistan. Namun situasi di lapangan tak kunjung stabil. Israel masih melancarkan serangan ke Lebanon, sementara Selat Hormuz tetap terganggu.</p>
<p>Ketegangan memuncak ketika Trump mengumumkan blokade terhadap kapal yang menuju atau keluar dari pelabuhan Iran. Ia menyatakan Angkatan Laut AS akan mengendalikan lalu lintas di selat strategis tersebut.</p>
<p>“Mulai sekarang, Angkatan Laut Amerika Serikat akan memblokade semua kapal,” tulis Trump. Ia menegaskan Iran tidak boleh mengambil keuntungan dari jalur yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia itu.</p>
<p>Militer AS menyebut operasi dimulai Senin pukul 14.00 GMT. Langkah ini secara efektif menempatkan kendali pelayaran di Teluk di bawah pengawasan Washington.</p>
<p>Iran merespons keras. Garda Revolusi menyatakan pihaknya masih menguasai Selat Hormuz dan memperingatkan potensi eskalasi. Kepala Angkatan Laut Iran Shahram Irani menyebut ancaman Trump “tidak masuk akal”.</p>
<p>Ketegangan ini mencerminkan kegagalan diplomasi tingkat tinggi antara kedua negara. Wakil Presiden AS JD Vance menyebut Washington telah memberikan “tawaran terbaik”. Namun Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menilai proses negosiasi diwarnai tuntutan sepihak dan perubahan posisi.</p>
<p>“Iran sudah sangat dekat dengan kesepakatan,” ujar Araghchi. Ia menuding adanya “maksimalisme” dari pihak AS.</p>
<p>Pengamat hubungan internasional Nicole Grajewski menilai blokade tersebut bukan sekadar tekanan politik. Menurut dia, langkah itu setara dengan kelanjutan perang secara de facto.</p>
<p>Di pasar keuangan, dampaknya langsung terasa. Bursa saham Asia kompak melemah. Indeks di Tokyo, Hong Kong, dan Seoul turun lebih dari 1 persen. Pasar di Shanghai, Sydney, Singapura, Taipei, dan Jakarta juga berada di zona merah.</p>
<p>Penguatan dolar AS turut mencerminkan meningkatnya aversi risiko. Indeks dolar naik hingga 0,5 persen ke level tertinggi dalam sepekan, 99,187. Euro, poundsterling, serta dolar Australia dan Selandia Baru melemah terhadap mata uang AS.</p>
<p>Analis pasar Fawad Razaqzada menilai akar persoalan belum berubah. “Masalah utamanya kepercayaan,” ujarnya. Ia melihat jarak antara kedua negara masih lebar.</p>
<p>Di sisi lain, konflik di Timur Tengah meluas. Upaya meredakan ketegangan antara Israel dan Hizbullah belum menunjukkan hasil konkret. Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam menyatakan terus mendorong penghentian perang dan penarikan pasukan Israel.</p>
<p>Ketidakpastian geopolitik ini memperkuat kekhawatiran inflasi global. Data terbaru menunjukkan indeks harga konsumen AS mencapai 3,3 persen pada Maret, tertinggi sejak Mei tahun lalu. Kenaikan harga energi menjadi salah satu pendorong utama.</p>
<p>Bagi pasar global, Selat Hormuz tetap menjadi titik krusial. Jalur sempit ini mengalirkan sekitar 20 persen pasokan energi dunia. Gangguan sekecil apa pun berpotensi mengguncang harga dan stabilitas ekonomi internasional. REUTERS</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/gencatan-senjata-as-iran-negosiasi-dimulai-di-islamabad/">Gencatan Senjata AS–Iran, Negosiasi Dimulai di Islamabad</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/negosiasi-gagal-blokade-selat-hormuz-picu-lonjakan-harga-minyak/">Negosiasi Gagal, Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Balik Gencatan Senjata AS-Iran, 10 Tuntutan Tehran Menghadang Perdamaian</title>
		<link>https://gokepri.com/di-balik-gencatan-senjata-as-iran-10-tuntutan-tehran-menghadang-perdamaian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 05:31:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gencatan Senjata]]></category>
		<category><![CDATA[iran-as]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=129643</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gencatan senjata AS-Iran berlaku dua pekan sejak 7 April, tapi negosiasi substantif baru saja dimulai. <a class="read-more" href="https://gokepri.com/di-balik-gencatan-senjata-as-iran-10-tuntutan-tehran-menghadang-perdamaian/" title="Di Balik Gencatan Senjata AS-Iran, 10 Tuntutan Tehran Menghadang Perdamaian" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/di-balik-gencatan-senjata-as-iran-10-tuntutan-tehran-menghadang-perdamaian/">Di Balik Gencatan Senjata AS-Iran, 10 Tuntutan Tehran Menghadang Perdamaian</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Gencatan senjata AS-Iran berlaku dua pekan sejak 7 April, tapi negosiasi substantif baru saja dimulai. Pakistan menawarkan Islamabad sebagai lokasi perundingan tatap muka yang masih dipertimbangkan Washington.</strong></p>
<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> — Iran menyodorkan 10 tuntutan kepada Amerika Serikat sebagai syarat mengakhiri perang dan salah satunya kendali permanen atas Selat Hormuz. Tuntutan itu diserahkan ke Gedung Putih melalui perantara Pakistan, sementara gencatan senjata dua pekan antara AS dan Iran mulai berlaku sejak Selasa, 7 April 2026.</p>
<p>Mengutip <em>The Guardian</em>, Kamis, 9 April 2026, 10 tuntutan Iran mencakup jaminan non-agresi dari AS, hak pengayaan uranium yang diakui penuh, pencabutan semua sanksi primer dan sekunder, kompensasi kerusakan akibat konflik, dan penarikan pasukan tempur AS dari kawasan. Namun tuntutan yang paling tajam kontroversinya adalah kendali Iran atas Selat Hormuz—jalur laut yang sebelum konflik ini sama sekali tidak berada di bawah kendali Teheran.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/gencatan-senjata-as-iran-negosiasi-dimulai-di-islamabad/">Gencatan Senjata AS–Iran, Negosiasi Dimulai di Islamabad</a></strong></p>
<p>Selat Hormuz bukan sekadar jalur pelayaran biasa. Sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintas di sana setiap harinya. Siapa yang mengendalikan selat itu, mengendalikan sebagian besar denyut energi global.</p>
<p>Senator Demokrat AS Chris Murphy tidak menyembunyikan kecemasannya. “Siapa yang tahu apakah semua itu benar, tetapi jika perjanjian ini memberi Iran hak untuk mengendalikan selat tersebut, itu akan menjadi bencana bagi dunia,” katanya, dikutip dari The Guardian.</p>
<p>Dalam masa gencatan senjata, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan kapal-kapal boleh melintas melalui Hormuz—di bawah pengelolaan militer Iran. Sebuah rencana bahkan menyebut Iran dan Oman akan mengenakan biaya hingga 2 juta dolar AS per kapal yang melintas, dengan hasil pungutan itu dipakai untuk rekonstruksi Iran. Namun sejauh mana Iran benar-benar akan melonggarkan kendalinya masih belum jelas. Dan jika perundingan perdamaian gagal, Teheran berpeluang kembali menutup selat itu sepenuhnya.</p>
<p>Di tengah ketegangan itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif tampil sebagai mediator. Ia mengundang delegasi Iran dan AS untuk bertemu langsung di Islamabad pada Jumat ini. Teheran sudah menyatakan kesediaannya hadir. AS masih mempertimbangkan.</p>
<p>Sejumlah tuntutan Iran sudah sampai ke meja Gedung Putih lewat jalur Pakistan. Trump sejauh ini belum berkomentar langsung soal tuntutan tersebut, meski pejabat AS menyebut persoalan Selat Hormuz akan tetap dibahas dalam perundingan.</p>
<p>Para analis menilai 10 tuntutan Iran itu bersifat maksimalis—dirancang bukan untuk langsung diterima, melainkan sebagai posisi pembuka dalam negosiasi yang kemungkinan panjang dan alot.</p>
<p>Dari Tel Aviv, Israel menyuarakan posisi yang lebih keras. Pemerintah Israel mendesak Iran segera membuka Selat Hormuz dan menghentikan serangan terhadap AS, Israel, serta negara-negara lain di kawasan. Israel juga menyatakan dukungannya atas upaya AS memastikan Iran tidak lagi menimbulkan ancaman nuklir, rudal, maupun “teror” dalam bentuk apapun. GUARDIAN</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/trump-ultimatum-iran-buka-selat-hormuz-atau-infrastruktur-dihancurkan/">Trump Ultimatum Iran: Buka Selat Hormuz atau Infrastruktur Dihancurkan</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/di-balik-gencatan-senjata-as-iran-10-tuntutan-tehran-menghadang-perdamaian/">Di Balik Gencatan Senjata AS-Iran, 10 Tuntutan Tehran Menghadang Perdamaian</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 23/47 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)

Served from: gokepri.com @ 2026-06-25 23:39:12 by W3 Total Cache
-->