Polsek Meral Gagalkan Penyelundupan 6 Calon PMI Ilegal ke Malaysia

Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penyelundupan PMI ilegal ke luar negeri. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Unit Reskrim Polsek Meral berhasil menggagalkan pengiriman 6 calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia, Jumat 26 April 2024 sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus didampingi Kapolsek Meral AKP Kumala Enggar Anjarani mengatakan, pembongkaran kasus itu bermula dari Unit Reskrim Polsek meral mendapat informasi dari masyarakat mengenai rencana pengiriman PMI secara illegal ke Malaysia.

Informasinya, 6 orang calon PMI ilegal itu dikirim ke Malaysia melalui pelantar kayu pabrik es di Sungai Pasir RT 01 RW 01, Kecamatan Meral.

Mereka akan diangkut menggunakan kapal motor yang terbuat dari kayu bernama KM Uusaha 2 GT 03 menuju Pulau Asam yaitu pulau yang berdekatan dengan Selat Malaka atau perbatasan Indonesia-Malaysia.

Unit Reskrim Polsek Meral berhasil mengamankan 2 orang tersangka dengan inisial D (29) dan A (56).

“Dari hasil interogasi, pelaku D mengakui bahwa rekannya inisial L (DPO) menawarkan dirinya untuk menjemput 6 orang calon PMI di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun,” ujar Kapolres.

Kemudian, 6 tersebut diantarkan ke Pulau Asam menggunakan KM Usaha 2 dengan kesepakatan akan diberikan upah sebesar Rp 1.500.000.

Apabila 6 orang calon PMI ilegal itu sudah berada di Pulau Asam, maka akan dijemput oleh kapal lain untuk dibawa ke Malaysia.

Penulis: Ilfitra

BAGIKAN