Kominfo Akan Luncurkan Universitas Digital

Perusahaan Pajak Digital
Gim Fornite buatan Epic Games International S.à r.l. Epic Games, masuk dalam daftar perusahaan yang wajib membayar pajak digital bersama tujuh perusahaan lain yang dimasukkan Dirjen Pajak. (Foto: iMore)

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan meluncurkan Universitas Digital Nasional atau Digital National University. Rencananya, institusi pendidikan tingkat tinggi tersebut akan diluncurkan pada Kuartal I 2022.

Adanya institusi pendidikan tinggi tersebut, merupakan institusi pertama yang fokus terhadap perkembangan kecakapan digital di dalam negeri dalam beberapa waktu ke depan. Begitu pentingnya institusi ini, pemerintah akan membangun di delapan kota.

Kota yang dimaksud antara lain: Yogyakarta, Depok/Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, Banjarmasin Makassar dan Manado.

“Bapak Menteri Komunikasi dan Informatika sudah mengusulkan pengembangan Sekolah Tinggi Multimedia STM Yogyakarta menjadi Digital National University yang diluncurkan pada kuartal I tahun 2022,” ujar Juru Bicara Menteri Kominfo Dedy Permadi melalui konferensi pers secara virtual pada Kamis (22/7/2021).

Menurut dia, adanya lembaga pendidikan tinggi itu akan sangat berpengaruh dalam menciptakan talenta digital di dalam negeri secara masif. Sehingga, talenta digital yang dimiliki oleh bangsa Indonesia akan semakin banyak di masa mendatang.

Mengingat, melalui institusi pendidikan formal di atas, akan membuat sumber daya manusia dalam negeri semakin berkualitas dalam menguasai ruang digital. Alhasil, akan bersinergi dengan berbagai program pelatihan informal yang dilakukan oleh Kominfo pada beberapa waktu ke depan.

“Kita memiliki optimisme yang luar biasa, tidak hanya pelatihan yang sifatnya non formal tetapi kita tidak mendorong pendidikan formal,” tuturnya.

Nantinya, kota pertama yang akan dibentuk institusi pendidikan di atas adalah Kota Yogyakarta yang berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kemudian, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) yang akan segera dibangun selanjutnya.

Dengan adanya fasilitas tersebut, Dedy optimis, dalam 15 tahun ke depan, Indonesia dapat memiliki 9 juta sumber daya manusia (SDM) yang dapat memiliki talenta digital yang dipergunakan dalam berbagai kegiatan produktif.

“Kita harus optimis dan memanfaatkan setiap peluang yang ada dengan mengikuti salah satunya program-program digital Kementerian Kominfo,” pungkasnya. (wan)

BAGIKAN