Kesehatan Menurun, Seorang Pasien Covid-19 di Batam Meninggal

Data update penanganan virus corona (Covid-19) Kota Batam per 11 Agustus 2020.

Batam (gokepri.com) – Kasus pasien terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Kota Batam yang meninggal dunia bertambah satu orang. Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam pada Selasa (11/8/2020), pasien yang meninggal dunia itu adalah seorang perempuan berinisial Ny.N usia 40 tahun. Ibu rumah tangga ini beralamat di Perumahan Putra Jaya, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 362.

Yang bersangkutan sempat mengalami pendarahan (post partum) pada 6 Agustus 2020 dan datang berobat ke RS Graha Hermine Batam. Keluhannya batuk dan pilek sejak tiga hari sebelumnya disertai kejang pada saat baru tiba di rumah sakit.

Sesuai keluhan dan kondisinya tersebut, dokter kemudian melakukan pemeriksaan secara intensif dengan melakukan pemeriksaan RDT. Hasilnya non-reaktif dan dilanjutkan rontgen thorax dengan kesan pneumonia.

“Namun kesadaran yang bersangkutan terlihat semakin menurun,” sebut Walikota Batam yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Batam, Muhammad Rudi, dalam keterangan tertulisnya.

Untuk penanganan lebih lanjut, yang bersangkutan ditempatkan di ruang perawatan ICU isolasi. Guna memperkuat penegakkan diagnosa lebih lanjut kepada yang bersangkutan, kemudian dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui terkonfirmasi positif.

“Perlu diketahui bahwa selama dalam perawatan intensif di ruang ICU isolasi rumah sakit tersebut kondisi yang bersangkutan terus semakin memburuk dan akhirnya pada tanggal 9 Agustus 2020 dinyatakan meninggal dunia,” ujar Rudi.

Dengan meninggalnya seorang pasien tersebut, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Batam yang meninggal dunia menjadi 22 orang. Sedangkan pasien yang sembuh mencapai 270 orang dari 368 pasien positif Covid-19 Batam.

Walikota Rudi kembali mengingatkan dan mengimbau seluruh masyarakat Kota Batam guna kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Jaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja, mengenakan masker jika terpaksa harus keluar rumah serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup,” imbau Rudi. (zak)

BAGIKAN