Kemenkominfo dan Google Hadirkan 2.500 Beasiswa, Ayo Daftar!

Kemenkominfo dan Google membuka beasiswa untuk bidang digital talent. Foto: ANTARA

Jakarta (gokepri.com) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Google Indonesia menghadirkan 2.500 beasiswa untuk masyarakat Indonesia. Beasiswa ini diberikan untuk mengembangkan keterampilan digital melalui inisiatif Digital Talent Scholarship (DTS).

Kepala Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi BPSDM Kementerian Kominfo Hedi M. Idris dalam keterangan persnya mengatakan melalui beasiswa tersebut diharapkan semakin banyak talenta digital yang diserap industri sesuai ilmu yang didalaminya.

Hedi mengatakan kebutuhan talenta digital saat ini masih sangat tinggi. Bahkan diprediksi pada 2023 nanti Indonesia butuh 9 juta talenta digital. Itu artinya sekitar 600 ribu orang per tahun.

Baca Juga: Beasiswa S1 dan D3 Pemprov Kepri Dibuka, Buruan Daftar!

“Google Career Certificates yang akan didapatkan para lulusan program DTS bisa menjadi jembatan meraih peluang karier yang lebih baik,” ujarnya, Kamis 28 Maret 2024.

Program DTS 2024 batch 2 ini terdiri dari empat spesialisasi keterampilan digital yang terbagi dalam dua jenis program pelatihan.

Program pertama yaitu Fresh Graduate Academy (FGA) yang dapat diikuti peserta dengan latar belakang lulusan SMK, D3, D4, dan S1, serta bagi mahasiswa tingkat akhir. Peserta dapat memilih spesialisasi keterampilan digital yaitu IT Support atau Data Analytics.

Lalu ada program Professional Academy (PROA) yang tersedia untuk peserta dari kalangan profesional yang sedang bekerja, atau pernah bekerja. Peserta dapat memilih spesialisasi keterampilan berupa Desain UX atau Project Management.

Director of Government Affairs and Public Policy Google Indonesia Putri Alam mengatakan keterlibatan Google dalam DTS batch 2 tersebut merupakan hasil dari kerja sama yang terus berlanjut.

Sejak 2018 hingga 2023, tercatat Kementerian Kominfo bersama Google telah memberikan total sertifikasi sebanyak 17.000 lewat Digital Talent Scholarship (DTS).

Putri berharap kerja sama yang berlanjut di 2024 ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta dan juga dapat menjadi jawaban bagi transformasi digital nasional. Program yang dikembangkan dalam DTS dikembangkan oleh pakar dari Google dan diverifikasi oleh perusahaan ternama juga mitra industri.

“Kami berharap modul dan pelatihan yang diberikan dapat memberikan ilmu praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” kata Putri.

Pendaftaran pelatihan FGA beasiswa Kominfo dan Google ini akan berakhir pada 18 April 2024, sedangkan untuk pelatihan PROA akan berakhir pada 21 April 2024. Seluruh pelatihan akan dilakukan secara daring mulai dari Mei hingga Juli 2024 dengan menggunakan modul dalam Bahasa Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

BAGIKAN