Jalan di Senggarang Kini Terang Benderang, Warga pun Senang

Wali Kota Tanjungpinang Rahma saat meninjau penerangan jalan di kawasan Senggarang. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (gokepri.com) –  Warga Senggarang dan Kampung Bugis senang. Sebab, setelah puluhan tahun gelap gulita kini jalan di Senggarang terang benderang dengan lampu dari penerangan jalan umum (PJU).

Ketua RT 001/RW 005 Kelurahan Senggarang, Maryono mengatakan penerangan jalan Senggarang itu telah didambakan oleh masyarakat sejak lama.

“Alhamdulillah hari ini terwujud, suasana malam hari di daerah kami sudah terang benderang,” kata Maryono, Rabu 23 November 2022 malam, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.

Rasa senang itu diungkapkannya saat Wali Kota Tanjungpinang Rahma dan Dinas Perkim serta Lurah Senggarang memantau langsung lampu PJU tersebut.

Maryono mengatakan sejak wilayah Senggarang, khususnya Kampung Bebek diterangi lampu PJU, warga jadi merasa tenang dan tidak takur keluar rumah saat malam hari.

Daerah tersebut memang terdapat banyak hutan, sehingga lampu jalan juga sangat dibutuhkan untuk mengurangi tingkat kejahatan.

“Sekarang warga juga antusias pergi ke musala untuk beribadah di malam hari, mereka tidak takut lagi,” ungkapnya.

Mewakili warganya, Maryono berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang karena memperhatikan aspirasi rakyat kecil.

Selain Maryono, rasa senang juga diungkapkan oleh Minhadilah yang sehari-hari jualan di simpang Senggarang.

Sejak ada lampu penerangan jalan, ia mengaku aktivitasnya semakin lancar, warungnya ikutan terang, dan tidak ada rasa khawatir dan takut lagi.

“Dulu waktu gelap banyak preman di jalan, bahkan ada begal. Tapi, sejak terang tidak ada lagi,” kata dia.

Dulunya, ia tidak berani jualan kalau sudah malam, tapi sekarang sampai malam pun ia berjualan. Hal itu berdampak pada  pemasukannya yang juga semakin lancar.

Wali Kota Tanjungpinang Rahma mengatakan pihaknya memang memaksimalkan penerangan di sepanjang Jalan Daeng Celak melewati beberapa kelurahan dan kampung sampai ke depan bundaran kantor wali kota.

Namun, rencana itu saat ini tengah terkendala, terutama di seputaran jembatan-jembatan yang pengelolaan dan kewenangannya berada di pemerintah Provinsi Kepri.

“Kami berharap betul pihak provinsi mau membantu menerangi jalan di seputaran jembatan,” kata Rahma.

Ia menegaskan jalan yang masuk kewenangan Pemko Tanjungpinang sudah dipasang lampu penerangan jalan dengan maksimal.

Rahma mengatakan jalan tersebut merupakan akses yang dilalui masyarakat dan sekarang sudah cukup ramai. Jika tidak diberi penerangan jalan tentu akan berbahaya di malam hari.

Baca Juga: Rumah Penerima Bansos PKH di Tanjungpinang Mulai Dilabeli

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Asrul Rahmawati

BAGIKAN