Dirawat Dua Tahun, Sapi Kurban Presiden Jokowi untuk Bintan Dinyatakan Sehat

Sapi Kurban Presiden Jokowi
Karantina Pertanian Tanjungpinang memeriksa sapi kurban Presiden RI Joko Widodo saat tiba di Pulau Bintan, Kepri, Ahad (18/7). (Humas Karantina Pertanian Tanjungpinang)

Bintan (gokepri.com) – Presiden Joko Widodo menyumbangkan menyumbang satu ekor sapi untuk kurban di hari Iduladha 1442 Hijriah di Bintan, Kepulauan Riau. Sapi diserahkan pada Minggu (18/7/2021).

Kepala Kantor Karantina Pertanian Tanjungpinang Raden Nurcahyo Nugroho memastikan sapi kurban Presiden RI Joko Widodo untuk warga Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, dalam kondisi sehat.

Raden di Tanjungpinang, Senin, menyebutkan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan dokumen persyaratan dan pemeriksaan kesehatan secara fisik saat sapi Bali itu tiba ke Pulau Bintan pada Ahad (18/7).

Dari kesehatan mata, hidung, mulut dan anus tak luput dari pemeriksaan Pejabat Karantina. Pemeriksaan ini sesuai dengan amanah Pasal 35, UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

“Kami pastikan hewan kurban Presiden Jokowi dalam kondisi sehat setelah dilakukan pemeriksaan secara cermat,” kata Raden.

Sapi kurban Presiden Jokowi itu akan disembelih di Masjid Raya Baitul Makmur Tanjung Uban, Kabupaten Bintan pada Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M pada Selasa (20/7).

Sapi tersebut telah dirawat dua tahun lebih di Peternakan Sei Temiang di Batam untuk memenuhi pesanan Presiden Jokowi.

Karantina Pertanian Tanjungpinang juga telah melakukan pemeriksaan dokumen dan kesehatan fisik terhadap enam sapi kurban Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad dan jajaran untuk masyarakat Kota Tanjungpinang. (Can/ant)

|Baca Juga: Penyelenggaraan Salat Iduladha dan Kurban 1442 H, Berikut Panduannya

BAGIKAN