<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>&#8211; gokepri</title>
	<atom:link href="https://gokepri.com/author/engesti-pedro/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gokepri.com/author/engesti-pedro/</link>
	<description>Inspirasi Bersama</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Nov 2025 11:45:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/cropped-IMG_5700-32x32.jpeg</url>
	<title>&#8211; gokepri</title>
	<link>https://gokepri.com/author/engesti-pedro/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BERLAYAR Bank Indonesia Membuka Peluang Baru Ekonomi Kepulauan</title>
		<link>https://gokepri.com/berlayar-bank-indonesia-membuka-peluang-baru-ekonomi-kepulauan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Engesti Pedro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 11:45:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BERLAYAR]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Belakang Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=122519</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bank Indonesia memperkuat fondasi ekonomi pesisir melalui program BERLAYAR (Belajar, Literasi, dan Aksi untuk Rakyat). <a class="read-more" href="https://gokepri.com/berlayar-bank-indonesia-membuka-peluang-baru-ekonomi-kepulauan/" title="BERLAYAR Bank Indonesia Membuka Peluang Baru Ekonomi Kepulauan" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/berlayar-bank-indonesia-membuka-peluang-baru-ekonomi-kepulauan/">BERLAYAR Bank Indonesia Membuka Peluang Baru Ekonomi Kepulauan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bank Indonesia memperkuat fondasi ekonomi pesisir melalui program BERLAYAR (Belajar, Literasi, dan Aksi untuk Rakyat). Program ini menjadi pintu masuk BI untuk memperluas literasi keuangan, penggunaan pembayaran digital, dan penguatan usaha kecil di pulau-pulau terluar. Dampaknya mulai terlihat di Belakang Padang.</strong></p>
<p>Salah satu yang merasakannya adalah Ayu (26), penjual nasi campur yang berjualan sejak tiga tahun lalu. Ia mengikuti pelatihan pencatatan keuangan dan pemasaran digital dalam rangkaian kegiatan BERLAYAR. Sebelum itu, usahanya berjalan tanpa catatan rapi. Setelah mempelajari cara mengatur arus kas, ia mulai menggunakan pencatatan sederhana yang memudahkan pemantauan modal dan omzet.</p>
<p>“Setelah pakai pencatatan, penjualan saya jadi lebih terukur dan malah naik,” katanya. Ia juga memanfaatkan media sosial untuk promosi, sesuatu yang sebelumnya tidak terpikirkan. Hasilnya, pelanggan baru bertambah dan pendapatannya meningkat sekitar 20–30 persen. Bagi Ayu, program ini bukan sekadar pelatihan, tetapi titik awal mengembangkan usaha dengan lebih percaya diri.</p>
<p>Camat Belakang Padang, Hanafi, menilai program ini memberi dorongan nyata bagi pelaku usaha mikro. Menurut dia, banyak usaha kecil yang mulai lebih dikenal karena pendampingan yang diberikan. Pemerintah kecamatan berharap kegiatan serupa bisa digelar kembali untuk memperluas promosi UMKM dan pariwisata Belakang Padang, terutama karena posisi pulau ini yang berada tepat di depan Singapura.</p>
<figure id="attachment_122521" aria-describedby="caption-attachment-122521" style="width: 960px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-122521" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/1D7D01B2-2405-4D17-A9BC-E2CA9597DCC7-e1763293396129.jpeg" alt="Berlayar Bank Indonesia Kepri" width="960" height="540" /><figcaption id="caption-attachment-122521" class="wp-caption-text">Salah satu UMKM yang mengikuti bazaar BERLAYAR di Belakang Padang. GOKEPRI/ENGESTI FEDRO</figcaption></figure>
<p>Meski begitu, tantangannya tetap besar. Ekonomi Belakang Padang masih bergantung pada sektor kelautan. Suyono Saputra, dosen ekonomi dari Universitas Internasional Batam, menilai masyarakat di pulau ini hidup dari menangkap, mengolah, dan menjual hasil laut. Armada nelayan kecil membatasi ekspor dan akses pasar. Keterbatasan teknologi membuat proses produksi berjalan konvensional. Infrastruktur dasar seperti air bersih, listrik, sanitasi, dan internet masih belum merata.</p>
<p>Kondisi pendidikan juga membuat sebagian besar anak muda memilih merantau. Padahal, menurut Suyono, potensi produk laut dan usaha olahan memiliki prospek kuat bila dibekali pelatihan dan penguatan usaha mikro secara berkelanjutan. Karena itu, pembangunan perbatasan tidak harus meniru modernisasi negara tetangga, tetapi memastikan kebutuhan dasar tercukupi dan pelaku usaha kecil mampu tumbuh.</p>
<p><strong>Digitalisasi sebagai Pengungkit Baru</strong></p>
<figure id="attachment_122522" aria-describedby="caption-attachment-122522" style="width: 960px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-122522" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/BAE46555-6CAF-4B2D-ACDB-2D7E69AFC7D3-e1763293467426.jpeg" alt="Berlayar Bank Indonesia Kepri" width="960" height="540" /><figcaption id="caption-attachment-122522" class="wp-caption-text">Pembukaan BERLAYAR di Belakang Padang. GOKEPRI/ENGESTI FEDRO</figcaption></figure>
<p>Melalui BERLAYAR, Bank Indonesia mencoba menutup sebagian kesenjangan tersebut. Program ini menggabungkan edukasi keuangan, pemberdayaan UMKM, dan aksi sosial dalam satu rangkaian kegiatan. Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri, Ardhienus, menyebut bahwa nama “BERLAYAR” dipilih untuk menggambarkan perjalanan bersama antara masyarakat pulau dan transformasi digital yang sedang berlangsung.</p>
<p>Belakang Padang, yang menghadap langsung ke Singapura, dinilai tepat sebagai lokasi program. Kawasan ini merupakan pintu interaksi ekonomi lintas negara sekaligus tempat budaya lokal bertemu perubahan digital. BI ingin memastikan masyarakat pulau dapat merasakan manfaat digitalisasi pembayaran secara langsung, mulai dari penggunaan QRIS, perlindungan konsumen, hingga pemahaman nilai rupiah.</p>
<p>Data transaksi QRIS menunjukkan pertumbuhan yang mencolok. Tahun 2024, Kepri mencatat 33,9 juta transaksi. Angka itu melonjak menjadi 64,9 juta transaksi hingga September 2025, dengan nilai Rp7,7 triliun. Pengguna QRIS juga meningkat dari 530 ribu pada akhir 2024 menjadi lebih dari 952 ribu orang pada September 2025. Transaksi lintas negara dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura ikut bertambah seiring perluasan pemanfaatan QRIS cross–border.</p>
<p>Digitalisasi ini turut mendorong laju ekonomi Kepri yang tumbuh 7,48 persen pada kuartal terbaru. Inflasi tetap terjaga di 3,01 persen (yoy) pada Oktober 2025, didukung program pengendalian harga pangan oleh BI bersama TP2ED dan TPID. Bagi BI, capaian tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya milik kota besar, tetapi juga pulau-pulau kecil yang menjadi garda depan Indonesia.</p>
<p>Misi BERLAYAR bukan berhenti pada kunjungan program. BI berharap masyarakat Belakang Padang dapat mengembangkan ekonomi yang lebih inklusif dan tangguh, sekaligus memperkuat perannya sebagai ikon baru ekonomi digital perbatasan. Dengan adopsi pembayaran digital yang makin luas, pelaku UMKM diharapkan lebih mudah menjangkau konsumen, memperbaiki manajemen usaha, dan menghubungkan produk mereka dengan pasar yang lebih besar.</p>
<p>Bank Indonesia melihat potensi Belakang Padang bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi sebagai simpul baru aktivitas ekonomi digital yang menghubungkan usaha kecil dengan jaringan ekonomi regional. <strong>***</strong></p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<ul>
<li><strong><a href="https://gokepri.com/potensi-menjanjikan-pulau-belakang-padang/">Potensi Menjanjikan Pulau Belakang Padang</a></strong></li>
<li><strong><a href="https://gokepri.com/qris-dan-digitalisasi-umkm-ikhtiar-yang-menggerakkan-ekonomi-pesisir/">QRIS dan Digitalisasi UMKM, Ikhtiar yang Menggerakkan Ekonomi Pesisir</a></strong></li>
</ul>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/berlayar-bank-indonesia-membuka-peluang-baru-ekonomi-kepulauan/">BERLAYAR Bank Indonesia Membuka Peluang Baru Ekonomi Kepulauan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>QRIS dan Digitalisasi UMKM, Ikhtiar yang Menggerakkan Ekonomi Pesisir</title>
		<link>https://gokepri.com/qris-dan-digitalisasi-umkm-ikhtiar-yang-menggerakkan-ekonomi-pesisir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Engesti Pedro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 11:02:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Belakang Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Qris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=122484</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi salah satu perubahan paling terasa di Pulau <a class="read-more" href="https://gokepri.com/qris-dan-digitalisasi-umkm-ikhtiar-yang-menggerakkan-ekonomi-pesisir/" title="QRIS dan Digitalisasi UMKM, Ikhtiar yang Menggerakkan Ekonomi Pesisir" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/qris-dan-digitalisasi-umkm-ikhtiar-yang-menggerakkan-ekonomi-pesisir/">QRIS dan Digitalisasi UMKM, Ikhtiar yang Menggerakkan Ekonomi Pesisir</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi salah satu perubahan paling terasa di Pulau Belakang Padang, kawasan pesisir Batam yang berhadapan langsung dengan Singapura. Inovasi kecil ini justru memberikan dampak besar pada ekonomi setempat yang hidup dari perikanan, pariwisata, dan usaha kecil.</strong></p>
<p>Salah satu yang merasakan manfaat itu adalah Salma, pedagang nasi ayam dan kue yang sudah berjualan 10 tahun di Kecamatan Belakang Padang. Di lapaknya yang ramai dikunjungi wisatawan, ia kini lebih tenang menghadapi lonjakan pembeli setiap akhir pekan. Selain untuk transaksi pembayaran secara digital, QRIS membantu pelaku UMKM dalam pencatatan transaksi dan pembentukan profil kredit mereka untuk mengakses layanan perbankan.</p>
<p>“Dulu kalau ramai, uang menumpuk dan saya takut salah hitung. Sekarang tinggal lihat laporan harian di ponsel,” katanya. Pembayaran digital, menurut dia, membuat pendapatannya meningkat dan pembukuan jauh lebih rapi. “Tak perlu uang pas. Hidup jadi lebih mudah.”</p>
<figure id="attachment_122487" aria-describedby="caption-attachment-122487" style="width: 960px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-122487" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/A006FE43-83C9-474B-8320-5503D8E6B6FC-e1763204180808.jpeg" alt="Singapura Belakang Padang" width="960" height="540" /><figcaption id="caption-attachment-122487" class="wp-caption-text">Kasir sebuah kedai di Belakang Padang menempelkan kode QRIS untuk melayani transaksi digital. Penggunaan pembayaran nontunai makin meluas setelah serangkaian program digitalisasi diterapkan di wilayah kepulauan. GOKEPRI/ENGESTI FEDRO</figcaption></figure>
<p>Di kedai kopi milik Pak Itam, ceritanya mirip. Berlokasi tepat di jalur utama dekat dermaga, kedai itu nyaris tak pernah sepi terutama ketika Belakang Padang menggelar acara besar seperti Sunset Run—program yang digagas Bank Indonesia. Wisatawan dari Batam maupun mancanegara mampir untuk menyeruput kopi hitam atau kopi tarik.</p>
<p>“Bisa scan, bisa transfer, kalau ada yang mau bayar pakai dolar Singapura atau Ringgit bisa juga,” ujar Pak Itam. Ragam metode pembayaran membuat pengunjung lebih leluasa, sekaligus mendongkrak omzetnya.</p>
<p><strong>Program Digitalisasi dan Penguatan UMKM</strong></p>
<p>Belakang Padang selama bertahun-tahun hidup dengan karakter khas kepulauan: akses terbatas, biaya angkut mahal, layanan keuangan belum merata. Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi itu mulai berubah seiring kerjasama pemerintah daerah dan Bank Indonesia Kepri.</p>
<p>Camat Belakang Padang, Hanafi, menyebut berbagai usaha mikro mulai berkembang. Produk olahan ikan, camilan laut, hingga makanan khas kini lebih dikenal berkat Bank Indonesia, promosi rutin dan digitalisasi pembayaran. QRIS menjadi salah satu pemicunya.</p>
<p>“Termasuk pemberian label halal atau sertifikat halal. Saya dorong UMKM lain segera mengurusnya,” kata Hanafi.</p>
<p>Ia menilai, pariwisata Belakang Padang sebenarnya punya daya tarik kuat. Namun akses dan fasilitas perlu ditingkatkan agar wisatawan—termasuk dari Singapura—lebih tertarik datang. Acara seperti lomba perahu layar dan balap sampan rutin digelar untuk menghidupkan kawasan.</p>
<figure id="attachment_122486" aria-describedby="caption-attachment-122486" style="width: 960px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-122486" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/89582DA2-DE86-485D-8A83-BD4B12CB9EB2-e1763204187799.jpeg" alt="Singapura Belakang Padang" width="960" height="540" /><figcaption id="caption-attachment-122486" class="wp-caption-text">Pengemudi becak menunggu penumpang di Belakang Padang. Mobilitas wisatawan meningkat seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi dan beragam kegiatan promosi daerah. GOKEPRI/ENGESTI FEDRO</figcaption></figure>
<p>Menurut Suyono, Dosen ekonomi dari Universitas Internasional Batam, fondasi ekonomi Belakang Padang masih bertumpu pada usaha mikro dan sektor kelautan. “Kehidupan masyarakat berbasis pada kearifan lokal kelautan. Mereka hidup dari laut—menangkap ikan, mengolah hasil laut, dan menjualnya,” ujarnya.</p>
<p>Namun pengembangan ekonomi belum optimal. Armada nelayan kecil membatasi ekspor hasil laut. Akses teknologi dan modernisasi pun belum merata. Infrastruktur dasar seperti air bersih, listrik, sanitasi, dan internet masih perlu dibenahi.</p>
<p>Keterbatasan pendidikan juga membuat banyak anak muda merantau ke tempat lain. Padahal, kata Suyono, potensi laut dan produk olahan bisa menjadi peluang usaha kecil yang meningkatkan pendapatan masyarakat.</p>
<p>Ia menilai pembangunan wilayah perbatasan tidak harus mengejar modernisasi negara tetangga, tetapi memastikan kebutuhan dasar pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap terpenuhi. Pelatihan, pendampingan, dan penguatan usaha mikro harus menjadi prioritas.</p>
<p><strong>Menggerakkan Ekonomi Pesisir</strong></p>
<figure id="attachment_122485" aria-describedby="caption-attachment-122485" style="width: 960px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-122485" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/353CAD05-F185-4E26-B55B-E95055FC7E0C-e1763204194954.jpeg" alt="Singapura Belakang Padang" width="960" height="540" /><figcaption id="caption-attachment-122485" class="wp-caption-text">Kapal-kapal nelayan bersandar di perairan Belakang Padang. Aktivitas melaut masih menjadi sumber penghidupan utama warga, sementara berbagai program pemberdayaan diarahkan untuk memperkuat usaha kecil berbasis hasil laut di wilayah kepulauan ini. GOKEPRI/ENGESTI FEDRO</figcaption></figure>
<p>Bank Indonesia Kepri mengambil peran penting dalam pengembangan ekonomi kepulauan. Selain menjadi otoritas moneter, BI menjalankan agenda pembangunan melalui program UMKM, digitalisasi, hingga edukasi keuangan.</p>
<p>Salah satu program kolaboratif besar adalah Gebyar Melayu Pesisir (GMP) 2025 yang mencatat transaksi Rp16 miliar, naik dari Rp13,3 miliar tahun sebelumnya. Selain itu ada Kepri Ramadhan Fair (KURMA) yang menjadi panggung promosi bagi produk lokal.</p>
<p>BI Kepri juga mengembangkan klaster UMKM binaan, mulai dari olahan hasil laut, batik maritim, hingga produk kuliner. Pendampingan manajemen, peningkatan kualitas, dan akses pasar menjadi bagian programnya.</p>
<p>“Kami berkomitmen untuk membantu UMKM naik kelas,” kata Kepala Bank Indonesia Kepri, Rony Widijarto.</p>
<p>Program terbaru BI adalah BERLAYAR (Belajar, Literasi, dan Aksi untuk Rakyat) yang digelar langsung di Belakang Padang. Kegiatan ini menggabungkan edukasi keuangan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi lokal berbasis kearifan masyarakat pulau.</p>
<figure id="attachment_117623" aria-describedby="caption-attachment-117623" style="width: 960px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-117623" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/08/30016E2E-D3FE-492C-AB7D-4E704B3D7BCA-e1755254818862.jpeg" alt="Gebyar melayu pesisir 2025" width="960" height="540" /><figcaption id="caption-attachment-117623" class="wp-caption-text">Kepala Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau, Rony Widijarto, memberikan keterangan pers dalam kegiatan Bincang Bareng Media di Kantor BI Kepri, Batam Center, Jumat (15/8). Ia menjelaskan strategi BI untuk mendorong UMKM memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi daerah. GOKEPRI/Muhammad Ravi</figcaption></figure>
<p>Digitalisasi pembayaran atau transaksi non-tunai menjadi mesin pertumbuhan baru. Per September 2025, transaksi QRIS di Kepri mencapai 64,94 juta transaksi, tumbuh 181,93 persen (yoy) dengan nilai Rp7,71 triliun. Transaksi lintas negara dengan Thailand, Malaysia, dan Singapura juga meningkat pesat.</p>
<p>Pertumbuhan ekonomi Kepri pada kuartal terbaru tercatat 7,48 persen. Rony menyebut kontribusi digitalisasi tidak kecil dalam capaian ini.</p>
<p>Di tengah pertumbuhan ekonomi yang kuat, inflasi di Kepri tetap stabil. IHK Oktober 2025 menunjukkan inflasi 0,36 persen (mtm) atau 3,01 persen (yoy). Kelompok makanan justru mengalami deflasi, sementara harga emas perhiasan naik imbas ketegangan geopolitik global.</p>
<p>Bank Indonesia bersama TP2ED dan TPID memperkuat sinergi menjaga stabilitas harga melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dengan strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.</p>
<p>“Komoditas yang paling dipantau tetap cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai merah besar,” ujar Rony.</p>
<p>Dengan pertumbuhan ekonomi yang solid, inflasi terjaga, dan UMKM yang semakin aktif, sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan pelaku usaha menjadi fondasi penting bagi ekonomi Kepulauan Riau yang lebih tangguh dan inklusif.</p>
<p>Bank Indonesia memainkan peran ganda: menjaga stabilitas moneter sekaligus mendorong pembangunan ekonomi kepulauan. Di Belakang Padang, kebijakan digitalisasi pembayaran melalui QRIS, penguatan UMKM, program klaster, hingga edukasi melalui BERLAYAR mempercepat aktivitas ekonomi, meningkatkan transaksi, memperluas akses keuangan, dan sekaligus menjaga inflasi tetap terkendali.</p>
<p>Dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan inflasi yang terkendali, sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM terbukti menjadi fondasi kuat bagi ekonomi Kepulauan Riau yang tangguh dan berdaya saing. Keberhasilan ini sangat bergantung pada upaya berkelanjutan dari semua pihak, memastikan kesejahteraan menjangkau hingga ke pulau-pulau terdepan seperti Belakang Padang. <strong>***</strong></p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/potensi-menjanjikan-pulau-belakang-padang/">Potensi Menjanjikan Pulau Belakang Padang</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/qris-dan-digitalisasi-umkm-ikhtiar-yang-menggerakkan-ekonomi-pesisir/">QRIS dan Digitalisasi UMKM, Ikhtiar yang Menggerakkan Ekonomi Pesisir</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potensi Menjanjikan Pulau Belakang Padang</title>
		<link>https://gokepri.com/potensi-menjanjikan-pulau-belakang-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Engesti Pedro]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 14:37:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[belakang padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=122437</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hasan, nelayan di Kelurahan Tanjung Sari, memulai hari ketika gelap belum surut. Ia berangkat menjelang <a class="read-more" href="https://gokepri.com/potensi-menjanjikan-pulau-belakang-padang/" title="Potensi Menjanjikan Pulau Belakang Padang" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/potensi-menjanjikan-pulau-belakang-padang/">Potensi Menjanjikan Pulau Belakang Padang</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hasan, nelayan di Kelurahan Tanjung Sari, memulai hari ketika gelap belum surut. Ia berangkat menjelang subuh menuju perairan sekitar Pulau Kasu, Teluk Sunti, hingga Pulau Sambu. Hasil tangkapannya beragam—ikan, sotong, udang, hingga siput gonggong yang menjadi kuliner khas Belakang Padang.</strong></p>
<p>“Kalau cuaca bagus hasilnya lumayan,” kata pria 51 tahun itu. “Tapi kalau angin besar, kadang pulang bawa sedikit saja.” Pada musim ikan melimpah, tangkapan diolah menjadi ikan asin dan gonggong kering yang dijual ke restoran atau dibawa ke Batam. Aktivitas ini menjadi usaha rumahan yang dikelola ibu-ibu ketika bapak-bapaknya melaut. Nilai tambah seperti inilah yang memberi ruang baru pada ekonomi setempat.</p>
<p>Apa yang digambarkan Hasan mencerminkan denyut ekonomi Kecamatan Belakang Padang. Kecamatan yang dijuluki Pulau Penawar Rindu ini menjadi beranda Indonesia di jalur pelayaran internasional Selat Malaka. Meski kecil, wilayah ini memainkan peran penting bagi ekonomi maritim Batam.</p>
<p>Belakang Padang menawarkan gambaran yang jarang muncul dalam peta ekonomi Batam. Wilayah ini bukan sekadar kampung nelayan, tetapi simpul maritim dengan potensi wisata, perikanan, dan usaha kecil yang terus bertumbuh dari kearifan lokal. Infrastruktur yang lebih baik, aktivitas ekonomi yang makin beragam, dan identitas budaya yang kuat menjadikan kecamatan ini salah satu kawasan pesisir yang patut diperhatikan di Kepulauan Riau.</p>
<p>Potensi itu terlihat jelas saat memasuki Belakang Padang. Pelabuhannya kini lebih nyaman, transportasinya terkelola rapi, dan kegiatan ekonomi lebih hidup. Di tengah perubahan itu, kehidupan masyarakat tetap berakar pada laut.</p>
<p>Sektor perikanan sudah lama menjadi tulang punggung Belakang Padang. Data dari SKIPM Batam menunjukkan bahwa ekspor hasil perikanan dari Pelabuhan Laut Belakang Padang mencapai lebih dari 2.000 ton pada 2019 atau sekitar 15 ton per malam, dengan nilai Rp141,83 miliar. Volume itu menurun pada 2020 akibat pandemi, tetapi aktivitas perikanan tetap menjadi fondasi ekonomi lokal. Bahkan dalam waktu-waktu tertentu seperti hari raya dan akhir tahun, permintaan ikan dari Singapura melalui Belakang Padang sangat tinggi. Ikan Dingkis dan kerapu yang sering diburu warga Singapura.</p>
<p>Memandang Singapura juga bisa dari Belakang Padang. Selain berwisata pantai, pelancong bisa menikmati Singapura yang tampak begitu dekat-jaraknya 20 kilometer. Pada malam hari, gemerlap lampu-lampu Negeri Singa itu seperti kota modern di atas lautan, kontras dengan Belakang Padang yang tenang.</p>
<p>Dengan letaknya yang strategis dan kehidupan lokal yang autentik, Pulau Belakang Padang menjadi destinasi menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati perbatasan Indonesia-Singapura secara langsung dari sisi yang berbeda. Tantangannya mengoptimalkan potensi ekonomi dan wisata.</p>
<p><strong>Mengenal Pulau Penawar Rindu</strong></p>
<figure id="attachment_122438" aria-describedby="caption-attachment-122438" style="width: 1200px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-122438" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/500FEAFA-1EF6-42C6-9C90-D46CF60A2DF0.jpeg" alt="Belakang Padang" width="1200" height="800" srcset="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/500FEAFA-1EF6-42C6-9C90-D46CF60A2DF0.jpeg 960w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/500FEAFA-1EF6-42C6-9C90-D46CF60A2DF0-768x512.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-122438" class="wp-caption-text">Peserta beradu kecepatan saat mengikuti lomba sampan layar di Dataran Elang laut Pulau Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (17/8/2022). Perlombaan sampan layar tersebut dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna</figcaption></figure>
<p>Belakang Padang merupakan satu dari 12 kecamatan di Kota Batam, dibentuk melalui pemekaran pada 2005. Secara geografis, Belakang Padang berada di salah satu jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia, perlintasan Selat Malaka dan Selat Singapura. Kecamatan ini terdiri dari enam kelurahan.</p>
<p>Enam kelurahan itu yakni Kasu, Pemping, Pulau Terong, Sekanak Raya, Tanjung Sari, dan Pecong. Pulau-pulau terluarnya—Nipa, Pelamping, dan Batu Berhenti—menjadi titik beranda Indonesia yang paling dekat dengan Singapura, sekitar 12 mil.</p>
<p>Daratannya seluas 68 kilometer persegi didominasi bentang datar dan bukit landai. Kasu menjadi kelurahan terluas, sementara Tanjung Sari menjadi pusat aktivitas ekonomi dan yang paling padat penduduk dengan 26 persen populasi. Populasi Belakang Padang lebih dari 21 ribu jiwa pada 2024.</p>
<p>Belakang Padang memiliki sejarah panjang sebagai gerbang aktivitas perdagangan lintas-batas. Pada 1957, kawasan ini menjadi kelurahan dalam Kecamatan Tanjung Pinang ketika penduduknya sekitar 30 kepala keluarga. Ketergantungan pada Singapura berlangsung cukup lama karena akses dari daratan Riau terbatas. Warga Melayu dan Tionghoa hidup berdampingan, menjual hasil laut dan kebun ke negara tetangga. Interaksi penduduk Melayu dan Tionghoa membentuk karakter sosial yang majemuk hingga saat ini.</p>
<p>Perubahan besar datang setelah pemerintah di era Presiden Soeharto mengembangkan Pulau Sambu sebagai pusat logistik minyak dan Pulau Batam sebagai kawasan perdagangan bebas. Penduduk bertambah cepat, dan aktivitas ekonomi semakin beragam.</p>
<p>Data BPS 2025 menunjukkan ekonomi Belakang Padang lebih ditopang sektor maritim, transportasi air, perdagangan kecil-menengah, dan wisata. Pertanian darat sangat terbatas. Pada 2024 tidak ada produksi biofarmaka, tanaman hias, atau sayuran musiman. Aktivitas yang pernah berjalan pada 2023, seperti panen tomat 1.080 kuintal dan ketimun 540 kuintal, tidak berlanjut pada 2024. Ketergantungan pangan dari Batam dan daerah lain masih kuat.</p>
<p>Selain perikanan, Belakang Padang menjadi destinasi wisata favorit warga Batam. Ia menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari Batam. Jaraknya hanya 15–20 menit dari Pelabuhan Sekupang dengan tiket Rp20.000, tetapi atmosfernya jauh lebih santai dan otentik. Becak motor menunggu wisatawan yang ingin berkeliling kampung lalu menikmati Teh Tarik legendaris di Kopi Ameng. Panorama pulau-pulau kecil, pasir putih, dan siluet gedung-gedung Singapura di kejauhan menambah daya tarik destinasi yang terus berkembang ini.</p>
<p>Wisata budaya menjadi daya tarik lain. Permainan gasing di gelanggang Datuk Setia Amanah sering menarik perhatian wisatawan mancanegara. Event seperti pacu sampan atau Sea Eagle Race juga menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas lokal. Selain itu, klenteng tua di Tanjung Sari—yang banyak dikunjungi wisatawan Singapura dan Korea—menjadi bukti sejarah akulturasi yang panjang.</p>
<p>Tak salah jika pulau ini diberi nama Pulau Penawar Rindu, yang menurut penuturan turun temurun dari masyarakat, konon katanya, nama ‘Penawar Rindu’ muncul dari kalangan para pendekar pantun yang sering datang dan pergi ke Belakang Padang. Para pendekar pantun membuat ungkapan ‘Penawar Rindu’‎ ditujukan kepada orang yang pernah mengunjungi Belakang Padang dan kemudian kembali lagi ke sana untuk mengobati rindunya.</p>
<p><strong>Geliat Usaha Kecil dan Wisata</strong></p>
<figure id="attachment_122439" aria-describedby="caption-attachment-122439" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-122439" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/C63D9649-9F27-4986-8085-FEDDF4D2C080.jpeg" alt="Belakang Padang Batam" width="1280" height="720" srcset="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/C63D9649-9F27-4986-8085-FEDDF4D2C080.jpeg 960w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/C63D9649-9F27-4986-8085-FEDDF4D2C080-200x112.jpeg 200w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/C63D9649-9F27-4986-8085-FEDDF4D2C080-300x170.jpeg 300w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/C63D9649-9F27-4986-8085-FEDDF4D2C080-768x432.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-122439" class="wp-caption-text">Pertokoan di Belakang Padang. GOKEPRI/ENGESTI FEDRO</figcaption></figure>
<p>Selain perikanan, Belakang Padang mulai menunjukkan geliat baru di sektor wisata dan UMKM. Camat Belakang Padang, Hanafi, menyebut berkat dukungan Bank Indonesia dan pemerintah daerah, membuat usaha kcil di wilayah itu tumbuh pesat. Produk rumput laut, keripik ikan, dan kudapan khas setempat makin dikenal lewat promosi digital. Sistem pembayaran nontunai seperti QRIS juga membantu transaksi dan memperluas akses pasar.</p>
<p>“Termasuk sertifikasi halal. Saya mendorong pelaku UMKM lain segera mengurusnya,” kata Hanafi.</p>
<p>Dari sisi pariwisata, kata dia, potensi alam dan budaya Belakang Padang cukup menjanjikan, namun akses dan fasilitas masih perlu pembenahan. Letaknya yang berhadapan langsung dengan Singapura menjadi peluang besar menarik pelancong. “Makanya event seperti perahu layar dan balap sampan digelar di sini, biar mereka datang,” ujar Hanafi.</p>
<figure id="attachment_114861" aria-describedby="caption-attachment-114861" style="width: 960px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-114861" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/06/54AC5A5B-7977-4A64-B0A2-39988E3D3F85-e1751015493682.jpeg" alt="QRIS Antarnegara" width="960" height="540" /><figcaption id="caption-attachment-114861" class="wp-caption-text">QRIS terpajang di sebuah warung di Belakang Padang, Batam, yang menjadi salah satu destinasi autentik bagi wisatawan. Sistem pembayaran ini mempermudah transaksi bagi pedagang lokal dan turis asing. GOKEPRI/Engesti Fedro</figcaption></figure>
<p>Ia berharap program pelatihan pemasaran digital, sertifikasi halal, serta pengembangan produk lokal bisa memperkuat fondasi ekonomi Belakang Padang. “Potensi perikanan, wisata, dan UMKM harus terus dikembangkan secara berkelanjutan.”</p>
<p>Dalam pandangan Hanafi, Belakang Padang bukan hanya pulau perbatasan, tapi ruang hidup dengan potensi ekonomi dan budaya yang kuat. Dengan kolaborasi, ia yakin masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan dan membawa daerah ini menjadi pusat ekonomi baru di Kepulauan Riau.</p>
<figure id="attachment_122441" aria-describedby="caption-attachment-122441" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-122441" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/28970582-E1D2-40A0-9BF0-D7E2B9C9F5FA.jpeg" alt="Belakang Padang Batam" width="1280" height="853" srcset="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/28970582-E1D2-40A0-9BF0-D7E2B9C9F5FA.jpeg 960w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2025/11/28970582-E1D2-40A0-9BF0-D7E2B9C9F5FA-768x512.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-122441" class="wp-caption-text">GOKEPRI/ENGESTI FEDRO</figcaption></figure>
<p>Dosen ekonomi Universitas Internasional Batam, Suyono Saputra, menilai Belakang Padang selama ini ditopang usaha mikro dan nelayan. “Kehidupan masyarakatnya berbasis kearifan lokal kelautan. Mereka hidup dari laut—menangkap, mengolah, lalu menjual hasilnya,” ujarnya.</p>
<p>Sebagian besar tangkapan dimakan sendiri, sisanya dijual di pulau maupun ke Batam. Namun ekspor hasil laut masih terbatas karena armada kecil dan orientasi pasar yang masih domestik.</p>
<p>Kendala utama, kata Suyono, adalah minimnya akses teknologi dan modernisasi. Air bersih, listrik, sanitasi, dan internet masih perlu diperkuat. “Ini prioritas agar masyarakat Belakang Padang tidak tertinggal.”</p>
<p>Pendidikan menjadi soal lain. Banyak anak muda hanya menamatkan SMP atau SMA, lalu merantau. Padahal peluang usaha pengolahan hasil laut, keripik ikan, dan budidaya rumput laut cukup besar.</p>
<p>Wilayah perbatasan, kata Suyono, memang tak harus meniru modernisasi negara tetangga, namun harus memastikan warganya tak tertinggal dari sisi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Fokus utama tetap pada penguatan ekonomi berbasis sumber daya lokal.</p>
<p>Menurutnya, pendampingan dan pelatihan menjadi kunci agar usaha mikro berbahan laut bisa naik kelas. Peluang pasar terbuka, bukan hanya lokal tetapi juga nasional bahkan internasional.</p>
<p>Belakang Padang memiliki modal kuat untuk berkembang sebagai pusat ekonomi maritim dan wisata budaya. Potensi perikanan, kedekatan dengan Singapura, dan pertumbuhan UMKM menjadi kombinasi yang jarang dimiliki kecamatan lain. Pemerintah daerah menargetkan penguatan kolaborasi dan inovasi untuk memastikan wilayah ini tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas.</p>
<p>Jika pembangunan berlanjut secara konsisten, Belakang Padang dapat bergerak dari sekadar pintu gerbang perbatasan menjadi simpul ekonomi biru yang terhubung dengan Batam, Kepri, dan pasar regional. <strong>***</strong></p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/membuka-gerbang-ekonomi-ke-asia-tenggara-lewat-qris/">Membuka Gerbang Ekonomi ke Asia Tenggara Lewat QRIS</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/potensi-menjanjikan-pulau-belakang-padang/">Potensi Menjanjikan Pulau Belakang Padang</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekonomi Kepri Solid Berkat UMKM dan Bank Indonesia</title>
		<link>https://gokepri.com/ekonomi-kepri-solid-berkat-umkm-dan-bank-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Engesti Pedro]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 01:29:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=122021</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada investasi besar dan industri padat modal. Sektor Usaha <a class="read-more" href="https://gokepri.com/ekonomi-kepri-solid-berkat-umkm-dan-bank-indonesia/" title="Ekonomi Kepri Solid Berkat UMKM dan Bank Indonesia" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/ekonomi-kepri-solid-berkat-umkm-dan-bank-indonesia/">Ekonomi Kepri Solid Berkat UMKM dan Bank Indonesia</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada investasi besar dan industri padat modal. Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga memegang peran vital dalam menjaga ketahanan dan keberlanjutan ekonomi daerah.</p>
<p><strong>BATAM, Engesti Fedro</strong></p>
<p>Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kini mencatat kinerja ekonomi yang menggembirakan. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Kepri pada triwulan III 2025 tumbuh sebesar 7,48 persen (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 7,14 persen. Secara kumulatif, ekonomi Kepri tumbuh 6,60 persen (ctc)dan tetap menjadi yang tertinggi di Sumatera.</p>
<p>Di tengah laju pertumbuhan tersebut, UMKM menjadi salah satu penggerak utama roda perekonomian Kota Batam.</p>
<p>Data BPS Provinsi Kepri mencatat, jumlah UMKM di Batam mencapai 75.575 unit hingga akhir 2024. Sektor yang paling banyak digeluti adalah kuliner, karena fleksibilitasnya terhadap permintaan pasar dan kemudahan pengembangan.</p>
<p>Sementara itu, data Dinas UMKM Batam per 30 April 2025 menunjukkan terdapat 1.748 pelaku usaha aktif binaan, terdiri dari 1.376 pelaku usaha kuliner, 199 pelaku industri kreatif, 88 pelaku jasa, 46 pelaku usaha obat, 11 pelaku pertanian dan peternakan, serta satu pelaku usaha perikanan.</p>
<p>Dengan jumlah yang besar tersebut, sektor UMKM mampu menyerap 156.997 tenaga kerja, memberikan kontribusi signifikan terhadap penurunan angka pengangguran di Batam.</p>
<p>Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Batam juga mencatat sebanyak 1.694 pelaku UMKM telah terdaftar sebagai binaan dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga Maret 2025.</p>
<p>Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Batam, Salim, menjelaskan bahwa salah satu syarat agar UMKM bisa menjadi binaan adalah memiliki NIB.</p>
<p>“Ini total keseluruhan datanya bisa bertambah,” ujarnya usai meresmikan Gebyar UMKM di Alun-Alun Batam belum lama ini.</p>
<p>Menurutnya, UMKM bukan sekadar bisnis skala kecil, tetapi fondasi ekonomi Batam yang menjaga stabilitas, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong inovasi bagi pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>“UMKM ini tulang punggung masyarakat. Pemerintah daerah harus terus memberi dukungan. UMKM sangat bergantung pada stabilitas ekonomi, makanya kalau ada krisis, pasti ikut terganggu,” ujar Salim.</p>
<p>Untuk memperkuat ketahanan UMKM, pemerintah juga telah meluncurkan program pinjaman tanpa bunga dengan plafon maksimal Rp20 juta yang disalurkan melalui Bank BTN sebagai mitra resmi Pemerintah Kota Batam.</p>
<p>Hingga awal November 2025, program ini baru tersalurkan kepada 16 pelaku usaha. Meski serapannya belum optimal, Dinas UMKM berkomitmen terus mendorong percepatan penyaluran dan mencari solusi atas kendala teknis maupun administratif.</p>
<p>“Kendalanya ada di proses verifikasi perbankan, BI Checking dan SLIK OJK, serta keterbatasan jangkauan bank penyalur. Tapi kami terus dorong pelaku UMKM melengkapi syarat agar bisa memanfaatkan pinjaman nol persen,” tegasnya.</p>
<p>Kinerja intermediasi keuangan di Kepulauan Riau juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan laporan Bank Indonesia Kepri, kredit perbankan tumbuh 20,61 persen (yoy) pada triwulan III 2025, dengan peningkatan signifikan pada pembiayaan UMKM yang tumbuh 12,96 persen (yoy).</p>
<p>Di sisi lain, investasi terus mengalir dengan pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 9,05 persen (yoy), mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi daerah. Kondisi ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas usaha di sektor pendukung industri dan perdagangan.</p>
<p><strong>Bank Indonesia Kepri Dorong UMKM Naik Kelas</strong></p>
<p>Tak hanya Pemerintah Kota Batam, Bank Indonesia Kepri juga berperan penting sebagai otoritas moneter sekaligus agen pembangunan ekonomi daerah melalui kebijakan pengembangan UMKM.</p>
<p>Pertama, melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam berbagai agenda strategis, seperti Gebyar Melayu Pesisir (GMP) 2025 yang mencatat total transaksi mencapai Rp16 miliar, naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp13,3 miliar. Selain itu, kegiatan Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2025 juga menjadi wadah penting bagi promosi produk UMKM lokal.</p>
<p>Kedua, BI Kepri mengembangkan program klaster UMKM binaan seperti olahan hasil laut, batik maritim, dan kuliner. Program ini menyediakan pelatihan manajemen, akses pasar, serta peluang promosi di berbagai pameran nasional dan internasional.</p>
<p>“Kami berkomitmen untuk membantu UMKM naik kelas,” ujar Kepala Bank Indonesia Kepri, Rony Widijarto, di sela kegiatan diseminasi laporan perekonomian Kepri.</p>
<p>Ketiga, BI Kepri juga mendorong adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sistem pembayaran digital untuk memperluas transaksi. Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan, BI memperluas akses pembiayaan yang inklusif bagi UMKM.</p>
<p>Menurut Rony, digitalisasi turut menjadi katalis dalam menjaga momentum ekonomi Kepri. Hingga September 2025, transaksi QRIS mencapai 64,94 juta transaksi, melonjak 181,93 persen (yoy) dengan total nilai Rp7,71 triliun, atau naik 140,62 persen (yoy).</p>
<p>“Transaksi QRIS lintas negara dengan Thailand, Malaysia, dan Singapura juga tumbuh pesat sejak implementasinya, memperkuat konektivitas ekonomi Kepri dengan kawasan ASEAN,” ujarnya.</p>
<p>Pertumbuhan ekonomi Kepri yang mencapai 7,48 persen juga tidak lepas dari kontribusi digitalisasi sistem pembayaran ini. Meningkatnya aktivitas transaksi digital membuktikan bahwa masyarakat dan pelaku usaha kini semakin aktif dalam ekosistem ekonomi digital yang efisien dan inklusif.</p>
<p><strong>Inflasi Terkendali, Sinergi Terjaga</strong></p>
<p>Di tengah pertumbuhan ekonomi yang kuat, inflasi di Kepulauan Riau tetap terkendali. Indeks Harga Konsumen (IHK) Oktober 2025 mencatat inflasi 0,36 persen (mtm) atau 3,01 persen (yoy), masih dalam kisaran target nasional. Tekanan inflasi tertahan oleh deflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau (-0,18 persen mtm), meski ada kenaikan harga emas perhiasan akibat gejolak geopolitik global.</p>
<p>Bank Indonesia bersama Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memperkuat sinergi menjaga stabilitas ekonomi dan pengendalian harga pangan melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP)yang menekankan strategi 4K: Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.</p>
<p>“Beberapa komoditas yang terus dipantau antara lain cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai merah besar, mengingat kontribusinya terhadap inflasi pangan di Kepri,” tutur Rony.</p>
<p>Dengan pertumbuhan ekonomi 7,48 persen, inflasi yang terkendali, serta pembiayaan UMKM yang terus meningkat, sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM terbukti menjadi fondasi kuat bagi ekonomi Kepulauan Riau yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing. <strong>***</strong></p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/bagaimana-industri-hulu-migas-menggerakkan-ekonomi-kepri/">Bagaimana Industri Hulu Migas Menggerakkan Ekonomi Kepri</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/ekonomi-kepri-solid-berkat-umkm-dan-bank-indonesia/">Ekonomi Kepri Solid Berkat UMKM dan Bank Indonesia</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiket Roro Batam-Kuala Tungkal Ludes Terjual, Layanan Buka Kembali Besok</title>
		<link>https://gokepri.com/tiket-roro-batam-kuala-tungkal-ludes-terjual-layanan-buka-kembali-besok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Engesti Pedro]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Apr 2023 05:15:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Batam ke kuala tungka;]]></category>
		<category><![CDATA[beli tiket roro batam tungkal]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal tujuan tungkal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=63434</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) &#8211; Pelabuhan ASDP Telaga Punggur di Batam menghentikan sementara penjualan tiket untuk penumpang <a class="read-more" href="https://gokepri.com/tiket-roro-batam-kuala-tungkal-ludes-terjual-layanan-buka-kembali-besok/" title="Tiket Roro Batam-Kuala Tungkal Ludes Terjual, Layanan Buka Kembali Besok" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/tiket-roro-batam-kuala-tungkal-ludes-terjual-layanan-buka-kembali-besok/">Tiket Roro Batam-Kuala Tungkal Ludes Terjual, Layanan Buka Kembali Besok</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> &#8211; Pelabuhan ASDP Telaga Punggur di Batam menghentikan sementara penjualan tiket untuk penumpang ke tujuan Kuala Tungkal. Hal ini dikarenakan tiket yang tersedia telah habis terjual dan over kapasitas.</p>
<p>&#8220;Ini sudah over kapasitas, jadi kami setop dulu penjualan tiket pejalan kaki,&#8221; kata General Manager PT ASDP Batam, Marsadik Selasa 18 April 2023.</p>
<p>Ia mengatakan para penumpang yang tertarik bisa membeli tiket di keesokan harinya. Namun, ia menambahkan daftar online masih berlangsung, meskipun masuk dalam daftar tunggu karena kuota telah penuh hingga 21 April 2023. &#8220;Untuk hari ini saja yang habis, besok mungkin tidak. Karena besokkan ada dua kapal,&#8221; kata dia.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/rute-lintas-negara-kapal-roro-batam-johor-bahru-dikaji/">Rute Lintas Negara Kapal Roro Batam-Johor Bahru Dikaji</a></strong></p>
<p>Marsadik mengimbau para pemudik untuk tetap tertib dalam antrean guna menjaga keselamatan bersama dan mematuhi protokol kesehatan. Ia juga mengatakan proses mudik melalui pelabuhan ASDP berjalan lancar tanpa ada kendala, berkat sistem online yang diterapkan.</p>
<p>&#8220;Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat untuk proses mudik tahun ini. Kami maunya setiap tahun harus lebih baik dari tahun sebelumnya,&#8221; kata Marsadik.</p>
<p>Meski begitu, ia menegaskan para pemudik harus selalu memperhatikan kapasitas dan ketersediaan tiket sebelum memulai perjalanan. Hal ini untuk meminimalkan kemungkinan kekecewaan dan memastikan keselamatan selama proses mudik.</p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>Editor: Candra Gunawan</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/tiket-roro-batam-kuala-tungkal-ludes-terjual-layanan-buka-kembali-besok/">Tiket Roro Batam-Kuala Tungkal Ludes Terjual, Layanan Buka Kembali Besok</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov Kepri Salurkan Dana Bagi Hasil Pajak Rp60 Miliar untuk Batam</title>
		<link>https://gokepri.com/pemprov-kepri-salurkan-dana-bagi-hasil-pajak-rp60-miliar-untuk-batam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Engesti Pedro]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Apr 2023 04:48:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Diky Wijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BP2RD]]></category>
		<category><![CDATA[pajak kendaraan batam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=63431</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) &#8211; Dana bagi hasil pajak untuk Batam dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) <a class="read-more" href="https://gokepri.com/pemprov-kepri-salurkan-dana-bagi-hasil-pajak-rp60-miliar-untuk-batam/" title="Pemprov Kepri Salurkan Dana Bagi Hasil Pajak Rp60 Miliar untuk Batam" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pemprov-kepri-salurkan-dana-bagi-hasil-pajak-rp60-miliar-untuk-batam/">Pemprov Kepri Salurkan Dana Bagi Hasil Pajak Rp60 Miliar untuk Batam</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> &#8211; Dana bagi hasil pajak untuk Batam dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada triwulan pertama tahun 2023 mencapai Rp60 miliar.</p>
<p>Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepri, Diky Wijaya, mengungkapkan pajak yang dikelola oleh Pemerintah Kepri meliputi pajak kendaraan bermotor, pajak bea nama kendaraan, pajak bahan bakar minyak, dan pajak rokok. Dana bagi hasil ini akan terus dibagikan setiap tahun secara bertahap. &#8220;Pendistribusiannya tiap triwulan, tahun 2022 lalu sudah kami salurkan,&#8221; ujar Diky, Selasa 18 April 2023.</p>
<p>Pada 2022, Kota Batam menerima Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak dari Kepri sebesar Rp262 miliar. Diky menyebutkan bahwa hasil tersebut merupakan dukungan dari Pemerintah Kepri terhadap pembangunan Kota Batam melalui sektor pajak.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/pajak-kendaraan-bermotor-primadona-pad-kepri-target-tahun-ini-rp13-t/">Pajak Kendaraan Bermotor Primadona PAD Kepri, Target Tahun Ini Rp1,3 T</a></strong></p>
<p>Tujuan dari penyaluran DBH pajak ini adalah untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Kepri. &#8220;Dana bagi hasil yang sudah kami selesaikan pada tahun lalu mencapai Rp262 miliar untuk Batam,&#8221; kata Diky.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Kepri berharap penyaluran DBH pajak ini dapat membantu mempercepat pembangunan di wilayah Batam serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, diharapkan penyaluran DBH pajak ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak sehingga pendapatan daerah dapat meningkat.</p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>Editor: Candra Gunawan</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pemprov-kepri-salurkan-dana-bagi-hasil-pajak-rp60-miliar-untuk-batam/">Pemprov Kepri Salurkan Dana Bagi Hasil Pajak Rp60 Miliar untuk Batam</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengamanan Arus Mudik, Polda Kepri Laksanakan Operasi Ketupat Seligi 2023</title>
		<link>https://gokepri.com/pengamanan-arus-mudik-polda-kepri-laksanakan-operasi-ketupat-seligi-2023/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Engesti Pedro]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Apr 2023 05:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Arus mudik di Kepri 2023]]></category>
		<category><![CDATA[kapolda kepri irjen tabana bangun]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik lebaran 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=63334</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) &#8211; Polda Kepri melaksanakan Operasi Ketupat Seligi 2023 untuk pengamanan arus mudik dan <a class="read-more" href="https://gokepri.com/pengamanan-arus-mudik-polda-kepri-laksanakan-operasi-ketupat-seligi-2023/" title="Pengamanan Arus Mudik, Polda Kepri Laksanakan Operasi Ketupat Seligi 2023" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pengamanan-arus-mudik-polda-kepri-laksanakan-operasi-ketupat-seligi-2023/">Pengamanan Arus Mudik, Polda Kepri Laksanakan Operasi Ketupat Seligi 2023</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> &#8211; Polda Kepri melaksanakan Operasi Ketupat Seligi 2023 untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Kepolisian telah memetakan titik-titik yang selama ini digunakan sebagai jalur mudik lebaran sebagai upaya manajemen lalu lintas.</p>
<p>Polda Kepri bersama pihak melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka hari raya idul Fitri tahun 2023. Kegiatan di gelar di Dataran engku putri, Senin 17 April 2023. Operasi ini dilakukan guna memastikan kesiapan dalam mengamankan seluruh rangkaian arus mudik dan arus balik lebaran 1444 Hijriah.</p>
<p>&#8220;Semua instansi terkait terlibat untuk mengamankan arus mudik di wilayah kita,&#8221; Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun, Senin 17 April 2023. Kapolda meminta semua jajaran yang terlibat untuk mengevaluasi titik-titik kemacetan yang terjadi pada arus mudik dan balik pada tahun-tahun sebelumnya.</p>
<figure id="attachment_63337" aria-describedby="caption-attachment-63337" style="width: 696px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2023/04/4BF9CB63-AF0E-42E8-8E9A-7273E37D16DD-e1681707731709.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-63337" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2023/04/4BF9CB63-AF0E-42E8-8E9A-7273E37D16DD-1024x768.jpeg" alt="Operasi ketupat seligi 2023" width="696" height="522" /></a><figcaption id="caption-attachment-63337" class="wp-caption-text">Foto: gokepri/Engesti</figcaption></figure>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/kapolda-kepri-patroli-laut-dan-kawasan-pesisir-ini-tujuannya/">Kapolda Kepri Patroli Laut dan Kawasan Pesisir, Ini Tujuannya</a></strong></p>
<p>Dia menekankan kepada seluruh jajaran untuk bisa mengantisipasi serta menyiapkan seluruh kesiapan dengan baik dan matang agar meminimalisir kemacetan. &#8220;Polda Kepri melaksanakan di semua kewilayahan. Tapi untuk di tingkat provinsi kita bergabung dengan satuan tugas pengamanan di Batam,&#8221; kata dia.</p>
<p>Tabana berharap seluruh rangkaian pelaksanaan pengamanan libur Lebaran 2023 dapat berjalan dengan aman dan lancar.</p>
<p>&#8220;Pergerakan penumpang cukup besar per April saja sudah hampir 7.000 pemudik. Oleh karena itu personel keamanan bisa siaga dan buat pemudik bisa lebih waspada. Barang-barang berharga bisa dititipkan ke polres dan Polsek,&#8221; kata dia.</p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>Editor: Candra Gunawan</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pengamanan-arus-mudik-polda-kepri-laksanakan-operasi-ketupat-seligi-2023/">Pengamanan Arus Mudik, Polda Kepri Laksanakan Operasi Ketupat Seligi 2023</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baznas Batam Buka 18 Stan Pembayaran Zakat hingga Malam Takbiran</title>
		<link>https://gokepri.com/baznas-batam-buka-18-stan-pembayaran-zakat-hingga-malam-takbiran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Engesti Pedro]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Apr 2023 04:14:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[bayar zakat di Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Stan baznas di Batam]]></category>
		<category><![CDATA[zakat digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=63331</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam membuka 18 stan untuk melayani <a class="read-more" href="https://gokepri.com/baznas-batam-buka-18-stan-pembayaran-zakat-hingga-malam-takbiran/" title="Baznas Batam Buka 18 Stan Pembayaran Zakat hingga Malam Takbiran" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/baznas-batam-buka-18-stan-pembayaran-zakat-hingga-malam-takbiran/">Baznas Batam Buka 18 Stan Pembayaran Zakat hingga Malam Takbiran</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam membuka 18 stan untuk melayani pembayaran zakat masyarakat. Stannya tersebar di pusat perbelanjaan, pelabuhan, bandara hingga rumah sakit.</p>
<p>Langkah ini untuk mendukung penerimaan Zakat Mal dan Zakat Fitrah di Kota Batam menjelang Idul Fitri 1444 Hijriah/2023 Masehi. &#8220;Awalnya kiami buka 22. Tapi yang bertahan hanya 18 karena tidak ada pembayaran,&#8221; kata Kepala BAZNAS Batam, Muhith Marzuki, Senin 17 April 2023.</p>
<p>Belasan stan itu berada di mal, pelabuhan, bandara, dan rumah sakit. Stan melayani masyarakat hingga malam takbiran pukul 21.00 WIB. Sejauh ini, jumlah zakat yang telah terkumpul dari stan-stan tersebut ialah Rp69 juta. &#8220;Biasanya dua hari jelang lebaran lebih banyak,&#8221; kata Muhith.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/gaji-pns-pemprov-kepri-dipotong-zakat-25-persen-mulai-januari-2022/">Gaji PNS Pemprov Kepri Dipotong Zakat 2,5 Persen Mulai Januari 2022</a></strong></p>
<p>Setelah terhimpun, Baznas Batam akan menyalurkan zakat tersebut melalui sejumlah program yakni Batam Cerdas, Batam Taqwa, Batam Peduli, Batam Sehat, dan Batam Makmur.</p>
<p>Walikota Batam Muhammad Rudi yang membayar zakatnya lewat Baznas meminta agar masyarakat agar membayar zakat ditempat yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. &#8220;Seluruh masyarakat Batam untuk taat menjalankan salah satu rukun Islam ini,&#8221; kata dia.</p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>Editor: Candra Gunawan</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/baznas-batam-buka-18-stan-pembayaran-zakat-hingga-malam-takbiran/">Baznas Batam Buka 18 Stan Pembayaran Zakat hingga Malam Takbiran</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korea Selatan Buka Akses Penerbangan ke Batam, Buah dari Kongsi dengan Incheon</title>
		<link>https://gokepri.com/korea-selatan-buka-akses-penerbangan-ke-batam-buah-dari-kongsi-dengan-incheon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Engesti Pedro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Apr 2023 10:59:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan Incheon Batam]]></category>
		<category><![CDATA[penerbangan korea ke Batam]]></category>
		<category><![CDATA[PT Bandara Internasional Batam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=63258</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) &#8211; Langkah Korea Selatan membuka akses penerbangan ke Kota Batam akan mendorong sektor <a class="read-more" href="https://gokepri.com/korea-selatan-buka-akses-penerbangan-ke-batam-buah-dari-kongsi-dengan-incheon/" title="Korea Selatan Buka Akses Penerbangan ke Batam, Buah dari Kongsi dengan Incheon" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/korea-selatan-buka-akses-penerbangan-ke-batam-buah-dari-kongsi-dengan-incheon/">Korea Selatan Buka Akses Penerbangan ke Batam, Buah dari Kongsi dengan Incheon</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> &#8211; Langkah Korea Selatan membuka akses penerbangan ke Kota Batam akan mendorong sektor pariwisata. Buah dari kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) bandara yang melibatkan Incheon International Airport Corporation (IIAC).</p>
<p>Jeju Air, maskapai penerbangan asal Negeri Ginseng, akan memulai layanan penerbangan sewa atau charter flight ke Batam dari Incheon, Seoul, pada 19 Mei 2023. Strategi bisnis ini sudah diumumkan Jeju Air baru-baru ini. Selain Batam, Jeju Air juga melayani penerbangan ke Manado mulai 18 Mei.</p>
<p>Informasi ini juga sudah diaminkan oleh otoritas Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Pikri Ilham Kurniansyah, menjelaskan sudah menjalin komunikasi dengan Jeju Air tentang penerbangan charter dari Incheon, Korea Selatan ke Batam, Indonesia.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/penerbangan-dari-incheon-ke-batam-dimulai-19-mei-2023/">Penerbangan dari Incheon ke Batam Dimulai 19 Mei 2023</a></strong></p>
<p>&#8220;19 Mei 2023 sudah dimulai,&#8221; kata Pikri Sabtu 15 April 2023. Ia menyatakan rute penerbangan dari Incheon ke Batam merupakan gebrakan baru sebagai permulaan untuk menangkap peluang wisatawan mancanegara asal Korea Selatan.</p>
<p>Hang Nadim terus melakukan komunikasi intens dengan Incheon agar rute penerbangan itu bisa ditetapkan dan bahkan menjadi penerbangan berjadwal atau reguler. Begitu pula dengan rute internasional lainnya. &#8220;Sekarang masih charter dulu sebagai langkah awal. Nanti kalau sudah ada pembahasan lebih lanjut dengan Incheon, baru bisa kami tetapkan,&#8221; kata Pikri lagi.</p>
<p>Bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Batam, nantinya, para turis Korea Selatan akan melakukan berbagai aktivitas di Batam. Mulai dari golf, kuliner hingga sosial aktivitas lainnya. &#8220;Nanti ada travel lokal yang handle,&#8221; kata dia.</p>
<p>Bandara Hang Nadim terus melakukan pembenahan, perbaikan terminal satu masih terus digesa. Pikri memastikan renovasi terminal 1 Bandara Hang Nadim Batam tidak mengganggu operasional di bandara internasional itu. &#8220;Selama proses renovasi tetap akan berjalan seperti biasa. Akan dibuat parsial secara bertahap tanpa menggangu operasional,&#8221; kata dia.</p>
<p>Pengembangan jaringan rute internasional Bandara Hang Nadim bukan baru tahun ini digarap. Sejak dikelola PT BIB, bandara ini sudah menyepakati perjanjian untuk rute Incheon, Korea Selatan-Hang Nadim. Kemudian ada juga penjajakan dengan Lion Air untuk rute Bangkok-Batam.</p>
<p>Sebagai gambaran, PT Bandara Internasional Batam adalah pengelola baru Bandar Udara Hang Nadim sejak pertengahan 2022. Pikri dipercaya untuk menakhodai PT BIB yang menjadi bisnis properti grup PT Angkasa Pura I (persero).</p>
<p>BIB, dibentuk oleh konsorsium pemenang tender dan entitas hasil kongsi Angkasa Pura I, Incheon International Airport Corporation dan PT Wijaya Karya Tbk. (WIKA) (persero). Selain mengembangkan desain terminal penumpang kedua, Incheon juga ikut mencari potensi pasar penumpang internasional.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/peningkatan-batu-ampar-manfaatkan-perjanjian-ik-cepa/">Peningkatan Batu Ampar Manfaatkan Perjanjian IK-CEPA</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>Editor: Candra Gunawan</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/korea-selatan-buka-akses-penerbangan-ke-batam-buah-dari-kongsi-dengan-incheon/">Korea Selatan Buka Akses Penerbangan ke Batam, Buah dari Kongsi dengan Incheon</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Air Minum Tanpa Mikroplastik dan Robot Pembersih Rumah</title>
		<link>https://gokepri.com/air-minum-tanpa-mikroplastik-dan-robot-pembersih-rumah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Engesti Pedro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Apr 2023 03:19:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Air minum tanpa mikroplastik]]></category>
		<category><![CDATA[Modena robot vacuum]]></category>
		<category><![CDATA[Robot Vacuum Cleaner RV 6040 GXBK]]></category>
		<category><![CDATA[Water Filtration WE 1310 BGWH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=63237</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) &#8211; Modena Home Center Batam memperkenalkan produk terbaru yang inovatif untuk memudahkan pelanggan <a class="read-more" href="https://gokepri.com/air-minum-tanpa-mikroplastik-dan-robot-pembersih-rumah/" title="Air Minum Tanpa Mikroplastik dan Robot Pembersih Rumah" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/air-minum-tanpa-mikroplastik-dan-robot-pembersih-rumah/">Air Minum Tanpa Mikroplastik dan Robot Pembersih Rumah</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> &#8211; Modena Home Center Batam memperkenalkan produk terbaru yang inovatif untuk memudahkan pelanggan dalam menerapkan gaya hidup sehat di rumah.</p>
<p>Produk Water Filtration WE 1310 BGWH memiliki fitur canggih yang mampu memberikan kualitas dan rasa air minum yang lebih baik. Sedangkan Robot Vacuum Cleaner RV 6040 GXBK melakukan pembersihan rumah secara efisien dan tidak repetitif.</p>
<p>Branch Manager Modena Batam, Yappar Darmawan, menyatakan Water Filtration WE 1310 BGWH mampu meminimalisir kontaminasi partikel mikroplastik di setiap liter air yang dikonsumsi melalui proses penyaringan Double Filtration System.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/kompor-tanam-modena-mudahkan-tradisi-memasak-di-momen-imlek/">Kompor Tanam Modena Mudahkan Tradisi Memasak di Momen Imlek</a></strong></p>
<p>Robot Vacuum Cleaner RV 6040 GXBK dirancang dengan berbagai fitur menarik seperti Advanced Gyroscopic Navigation yang memungkinkan gerakan gesit dan bebas intervensi di berbagai permukaan sehingga dapat melakukan pembersihan yang efisien dan tidak repetitif dengan pembersihan zig-zag.</p>
<p>Adapula fitur Smart Mop System, yakni sistem pengepel cerdas yang secara otomatis mendeteksi permukaan kotor sehingga membuat produk ini dapat menyesuaikan pengaturan untuk hasil pembersihan maksimal. Produk ini dilengkapi dengan fitur Deep Clean Mode sehingga kotoran lebih kuat dan bulu halus lebih mudah untuk dibersihkan. &#8220;Koleksi produk-produk terbaru ini agar menjadi solusi rumah tangga,” jelas Yappar, kemarin.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Yappar juga mengungkapkan Modena Home Center Batam tidak hanya menyediakan produk-produk terbaru mereka, tetapi juga berbagai jenis kompor dan perabotan masak lainnya. Semua produk tersebut tersedia di lokasi Modena Home Center Batam yang berada di Ruko Nagoya Gateway Blok A No. 6, Batam.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/modena-keluarkan-produk-terbaru-seri-marvel-kompor-gas-bh-1725-terinspirasi-iron-man/">Modena Keluarkan Produk Terbaru Seri Marvel, Kompor Gas BH 1725 Terinspirasi Iron Man</a></strong></p>
<p>Modena Home Center Batam berkomitmen untuk terus menghadirkan rangkaian home appliance yang inovatif, lengkap, dan mudah dijangkau oleh konsumen. Hal ini dibuktikan oleh perkembangan pesat Modena Home Center Batam sejak tahun 2019. Modena merupakan salah satu merek global consumer electronics ternama yang didirikan sejak tahun 1960-an di Italia Utara. Sejak tahun 1980-an, Modena telah melakukan pergeseran strategis operasionalnya ke benua Asia.</p>
<p>Yappar menambahkan dengan adanya perkembangan pesat Kota Batam dalam beberapa tahun belakangan ini, banyak muncul apartemen dan pemukiman rumah modern baru. Oleh karena itu, Modena Home Center Batam berkomitmen untuk menjawab permintaan masyarakat dengan terus menghadirkan produk-produk terbaru mereka.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/hemat-listrik-produk-modena-gunakan-solar-panel/">Hemat Listrik, Produk Modena Gunakan Solar Panel</a></strong></p>
<p>Modena Home Center Batam sudah menjadi one-stop shopping khusus produk home appliance untuk pelanggan Modena di Kota Batam. Banyaknya pelanggan Modena yang datang dan melakukan pembelian lebih dari satu produk Modena untuk kitchen set mereka di rumah menjadi salah satu tolak ukur kepercayaan masyarakat kepada Modena.</p>
<p>Bagi warga Batam, Kepulauan Riau, yang merasa penasaran dengan Modena bisa kunjungi dan mengikuti Instagram : @modenaindonesia dan @mhc_batam.</p>
<p>Atau pelanggan bisa langsung kunjungi website Modena di modena.com untuk mengetahui informasi dan fitur-fitur canggih dari produk Modena. Hingga berbicara langsung dengan Modena customer care melalui nationwide call center di 1500715 atau Whatsapp 081511500715.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/merasakan-kualitas-produk-rumah-tangga-modena/">Merasakan Kualitas Produk Rumah Tangga Modena</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>Editor: Candra Gunawan</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/air-minum-tanpa-mikroplastik-dan-robot-pembersih-rumah/">Air Minum Tanpa Mikroplastik dan Robot Pembersih Rumah</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 20/143 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)

Served from: gokepri.com @ 2026-08-15 00:15:13 by W3 Total Cache
-->