9 Siswa Langsung Kontrak Kerja, SMKN 6 Batam Syukuran Family Gathering

Siswa Jurusan Pengelasan SMKN 6 Batam foto bersama kepala sekolah dan majelis guru dalam kegiatan Family Gathering di Pantai Turi Beach Hotel, Nongsa, Minggu (11/4/2021). Saat ini SMKN 6 Batam sedang menerapkan SMK Pusat Keunggulan.
Siswa Jurusan Pengelasan SMKN 6 Batam foto bersama kepala sekolah dan majelis guru dalam kegiatan Family Gathering di Pantai Turi Beach Hotel, Nongsa, Minggu (11/4/2021). Saat ini SMKN 6 Batam sedang menerapkan SMK Pusat Keunggulan.

Batam (gokepri.com) – Meski belum lulus sekolah, namun sebanyak 9 siswa jurusan Pengelasan di SMKN 6 Batam langsung menerima kontrak kerja dari perusahan pengelasan di kawasan industri Kabil. Sebagai rasa bersyukur, ke-9 siswa tersebut bersama rekan sekelasnya menggelar syukuran yang dikemas dalam acara Family Gathering Jurusan.

Acara ini juga dalam upaya membangun keakraban dan menjalin silaturahmi antara siswa dan guru, serta pelaku industri. Di samping itu juga, syukuran karena mereka telah selesai mengikuti ujian keahlian dan ujian akhir sekolah.

Kegiatan ini dilaksanakan di Pantai Turi Beach Hotel dengan melakukan kemping bersama di sekitar pantai hotel tersebut. Para siswa yang berjumlah lebih dari 30 orang ini terlihat cukup ceria mengikuti kegiatan Family Gathering. Apalagi mereka cukup bebas dan leluasa mengekspresikan diri karena bermalam di pantai dengan menggunakan tenda kemping yang dibuat perkelompok.

Menurut Kepala Sekolah SMKN 6 Batam, Deden Suryana MPd, bahwa acara ini digagas sebagai rasa syukur karena para siswa jurusan pengelasan telah menyelesaikan ujian, baik ujian potensi keahlian maupun ujian sekolah. Di samping itu juga konsep family gathering ini juga bentuk silaturami dan perpisahan bagi jurusan pengelasan yang sebentar lagi mereka akan lulus dan meninggalkan sekolah.

“Family Gathering ini sebagai ajang silaturahmi para siswa, karena mereka sebentar lagi akan lulus sekolah. Di samping itu juga, bentuk syukuran para siswa sebagian telah diterima bekerja di perusahaan dan telah menyelesaian ujian keahlian serta ujian akhir sekolah,” ujar Deden saat menghadiri Family Gathering siswa jurusan pengelasan, Minggu (11/4/2021).

Dijelaskan Deden, jurusan pengelasan di SMKN 6 Batam ini merupakan angkatan pertama. Makanya jumlahnya hanya satu kelas saja. Namun demikian sebagian siswa telah terserap dunia industri dan langsung dikontrak bekerja.

“Untuk mendapatkan pekerjaan ini, sebelumnya siswa telah mengikuti prakerin di perusahaan dan ikut seleksi serta telah mengikuti uji kompetensi. Seperti dilakukan PT SMOA sebanyak 18 siswa ikut seleksi, namun yang lolos hanya 9 orang yang benar-benar memenuhi syarat kualifikasi diterapkan perusahaan tersebut,” katanya.

Deden meyakini bila kedepannya para lulusan akan lebih banyak lagi diterima perusahaan. Apalagi saat ini SMKN 6 Batam sedang mempersiapkan diri ditunjuk sebagai SMK Pusat Keunggulan (PK) dari Kementerian. Terutama untuk jurusan Mesin.

“Saat ini kita sedang berusaha mengejar bantuan untuk SMK PK. Sebuah program dapat meningkatkan kinerja dan kualitas pada jurusan yang diterapkan. Dan tahun ini kita coba mengangkat SMK PK untuk jurusan permesinan, mengingat jurusan ini telah memiliki kelas industri dan sudah memiliki sinkronisasi kurikulum industri, serta teaching factory,” ucapnya. (aat/r)

BAGIKAN