5 Rumah di Batuampar Hancur Tertimbun Longsor

Lonsgor
Sejumlah rumah di Kecamatan Batuampar hancur tertimbun tanah longsor. FOTO:gokepri.com/ARD

Batam (gokepri.com) – Sejumlah rumah di Kecamatan Batuampar hancur tertimbun tanah longsor. Dampak hujan lebat yang mengguyur Kota Batam beberapa hari terakhir.

Camat Batuampar, Tukijan mengatakan ada dua titik tanah longsor di wilayahnya. Pertama yakni di RT04 RW12 Tanjungsengkuang dan RT2 RW5 Sei Tering.

“Di Tanjungsengkuang ada 3 rumah yang rusak berat, di Sei Tering ada 2 rumah yang satu tertimbun satunya lagi bagian dapurnya,” kata Tukijan, Selasa (12/1/2021).

Pihaknya saat ini sudah melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan penanganan korban dampak longsor tersebut. Di antaranya dengan Dinas Sosial dan dinas lainnya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan hasil peninjauan di lapangan longsor terjadi karena lokasinya yang sangat curam. Saat ini pihaknya mengaku sudah melakukan upaya penanggulangan di lokasi longsor tersebut.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat meninjau tanah longsor di Batuampar. (FOTO:gokepri.com/ARD)

“Tadi saya sudah minta Disperkimtan untuk agar dibuat batu miringnya, karena pohon-pohon di sini tak bisa menahan air hujan yang lebat kemarin,” kata Amsakar.

Amsakar juga mengimbau agar masyarakat yang tinggal di rumah-rumah yang dekat lokasi longsor tersebut agar meningkatkan kewaspadaan. Karena masih ada potensi longsor susulan jika hujan lebat kembali turun.

“Yang kita tinjau ada dua lokasi, saya minta tadi yang rumahnya kira-kira dekat lokasi longsor untuk waspada,” katanya.

Disinggung terkait penanganan bencana alam yang terjadi dalam dua pekan terakhir di Kota Batam, Amsakar mengaku bahwa anggaran yang memungkinkan untuk digunakan adalah Belanja Tidak Terduga (BTT) sekitar Rp23 miliar.

Hanya saja mekanisme untuk menggunakan anggaran tersebut harus ada aturan yang jelas seperti Perwako. Sehingga ini yang membuat terkesan penanggulangan bencana sedikit lambat.

“Biar aman tata kelola keuangan harus jelas, itu mungkin yang membuat sedikit lamban penggunaan dana BTT ini,” katanya.

(ARD)

|Baca Juga : Batam Diguyur Hujan Lebat, Banjir Kembali Melanda

Masyarakat Diminta Waspadai Pohon Tumbang

BAGIKAN